Pemerintah dapat Rp105 miliar dari cukai rokok elektronik

Jakarta (ANTARA) – Kepala seksi tarif cukai dan harga dasar II Ditjen Bea Cukai, Agus Wibisono mengatakan pemerintah meraih pendapatan sebesar Rp105 miliar dari cukai rokok elektronik di tahun 2018.

Sedangkan untuk tahun ini, Agus berharap bisa mendapatkan cukai lebih banyak lagi dari rokok elektronik. Rokok elektronik mendapat cukai sebesar 57 persen. Sedangkan cukai untuk rokok bukan elektronik sebesar 10 persen.

Agus mengatakan penerapan tarif ini sifatnya dinamis karena setiap tahunnya bea cukai akan melakukan pengujian.

“Pungutan cukai adalah pungutan dari barang-barang yang memiliki dampak”, kata Agus saat menjadi pembicara di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat.

Maraknya rokok elektronik yang akhirnya memiliki dampak dalam masyarakat menjadikan pemerintah mengambil pungutan cukai dari rokok elektronik.

Liquid dalam rokok elektronik menjadi legal pada tahun 2018. Rokok elektronik adalah produk lain dari tembakau oleh karena itu liquid elektronik menjadi legal.

“Perkembangan teknologi tidak bisa kita hindari”, tambah Agus.

Dia menambahkan perkembangan teknologi yang terus berkembang ini menjadi pr tersendiri bagi pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan-kebijakan. 

Baca juga: Penjualan Rokok Elektronik Naik
Baca juga: Pakar nilai rokok elektronik jadi konsumsi alternatif

Pewarta: Ganet Dirgantara dan Alya Rahma Widyanti
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bupati Aceh Barat Ingatkan pengusaha bayar pajak

Pajak adalah bagian dari suksesnya pembangunan, sudah menjadi kewajiban selaku warga negara untuk taat membayar pajak serta melaporkan SPT tepat waktu

Banda Aceh (ANTARA) – Bupati Aceh Barat H Ramli MS mengingatkan pengusaha maupun perseorangan untuk membayar pajak serta menyampaikan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak tepat waktu.

“Pajak adalah bagian dari suksesnya pembangunan, sudah menjadi kewajiban selaku warga negara untuk taat membayar pajak serta melaporkan SPT tepat waktu,” kata Bupati Aceh Barat Ramli MS usai menyampaikan SPT di Meulaboh, Jumat.

Bupati menyebutkan, pajak merupakan sumber pendapatan negara dan pemerintah daerah. Pajak digunakan untuk pembangunan yang dimanfaatkan masyarakat.

Oleh karena itu, dengan membayar pajak, maka penerimaan sumber pendapatan keuangan negara akan lebih meningkat. Pajak merupakan kewajiban badan usaha maupun perseorangan

“Pajak ini sumber pembangunan karena dari rakyat dan dikembalikan lagi kepada rakyat melalui pembangunan sejumlah infrastruktur dan sarana publik,” kata Ramli MS.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Meulaboh Budi Setiawan mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati Aceh Barat yang telah menyampaikan SPT tepat waktu.

“Penyampaian SPT dapat dilakukan dengan sistem daring melalui telepon genggam maupun komputer. Pengisian SPT bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun,” kata dia.

SPT yang disampaikan terbagi dalam dua, yaitu SPT PPh orang pribadi, paling lambat disampaikan akhir Maret 2019 dan SPT PPh badan, paling lambat disampaikan akhir April 2019.

Oleh karena itu, Budi Setiawan mengimbau seluruh wajib pajak di wilayah kerja KPP Pratama Meulaboh, meliputi Aceh Barat, Aceh Jaya dan Nagan Raya, untuk segera melaporkan SPT.

Budi Setiawan juga mengingatkan Kepada pegawai di lingkungan KPP Pratama Meulaboh, Budi Setiawan mengingatkan untuk memberikan pelayanan maksimal, membantu dan memudahkan wajib pajak menyampaikan pelaporan SPT.

“Sampaikan SPT lebih awal agar lebih nyaman. SPT juga bisa disampaikan di KPP Pratama Meulaboh maupun KP2KP Calang dan KP2KP Suka Makmur,” kata dia.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden tinjau progres rehabilitasi gempa

(Antara) – Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana meninjau kemajuan proyek rehabilitas dan rekonstruksi pascagempa di Lombok Barat, NTB.  Presiden menyatakan anggaran untuk  proyek pascagempa tersebut  sebesar Rp5,1 triliun saat ini telah di tangan pemerintah daerah.

Rupiah akhir pekan melemah 23 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore melemah 23 poin menjadi Rp14.163 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.140 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta,  mengatakan, salah satu sentimen negatif bagi rupiah yaitu Uni Eropa yang sepakat memberikaan perpanjangan waktu hingga 22 Mei 2019 jika proposal Brexit disetujui oleh parlemen Inggris pekan depan. Jika tidak ada persetujuan dari parlemen pekan depan, perpanjangan waktu hanya berlaku sampai 12 April 2019.

“Jadi kalau sampai tidak ada restu dari parlemen pada pekan depan, Inggris punya waktu sebulan untuk bersiap menghadapi mimpi buruk yaitu keluar dari Uni Eropa tanpa kompensasi apa-apa alias No-Deal Brexit,” ujar Ibrahim.

Selain itu, sentimen eksternal lain yaitu terkait perang dagang dimana negosiator dari AS dan Tiongkok dijadwalkan bertemu di Beijing untuk mengadakan pembicaraan baru minggu depan.

Sesuai informasi bahwa negosiator AS tidak menargetkan cepat tercapainya kesepakatan perdagangan. Sebaliknya, tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan selama pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan pesaingnya dari Tiongkok Xi Jinping di Mar-a- Lago kira-kira sebelum akhir April 2019 mendatang.

Dari domestik, naiknya harga minyak jenis “light sweet” ke level 59,76 dolar AS per barel pada pukul 15.38 WIB memberi tekanan pada rupiah.

“Perkembangan harga minyak mentah dunia menjadi sentimen negatif hari ini bagi rupiah,” ujar Ibrahim.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka menguat Rp14.136 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.136 per dolar AS hingga Rp14.163 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.157 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.102 per dolar AS.***1***
(T.C005/ )

Pewarta: Citro Atmoko

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Darmin ingatkan perang dagang jadi tantangan global selanjutnya

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengingatkan bahwa perang dagang akan menjadi tantangan ekonomi global selanjutnya setelah sentimen dari kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) mulai mereda.

“Tantangan besar global, ketika The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga, itu perang dagang,” kata Darmin saat ditemui di Jakarta, Jumat.

Darmin menjelaskan saat ini belum ada kesepakatan baru yang menandakan berakhirnya perang dagang antara China dan AS, sehingga ketidakpastian global ini belum akan usai dalam waktu dekat.

“Belum ada posisi jelas, tidak maju dan tidak mundur. Kita lihat saja karena yang pasti dua-duanya merugi dan sama-sama terpengaruh pertumbuhan ekonominya,” katanya.

Ia menambahkan persoalan perundingan perang dagang yang tidak bisa selesai dalam waktu cepat, bisa mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia dalam jangka pendek.

“Masalah dengan perang dagang adalah, sekali dimulai, menghentikannya juga tidak mudah. Ini dampaknya lebih besar untuk kita, karena dua negara tersebut menjadi tujuan ekspor terbesar,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan terdapat solusi dari permasalahan perdagangan global ini agar tekanan eksternal yang dapat mengganggu perekonomian nasional makin berkurang. “Buat kita, kalau perang dagang itu dapat diredam, apalagi bisa diselesaikan, akan baik sekali,” kata Darmin.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan AS sedang mempertimbangkan akan menahan tarif pada produk China hingga batas waktu yang dianggap substansial. Padahal, AS sudah menerapkan bea tarif impor barang China total senilai 250 miliar dolar AS.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan penyataan Trump ini menandakan perang dagang belum akan reda dalam waktu dekat. ***1***

Pewarta: Satyagraha
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sultan wacanakan pembangunan embung antisipasi banjir di Bantul

Bantul (ANTARA) – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mewacanakan pembangunan embung atau tempat menampung air untuk  mengantisipasi banjir akibat luapan sungai di Kabupaten Bantul saat terjadi hujan deras.

“Mungkin dicarikan tanahnya dulu untuk membuat  embung saja karena (aliran sungai) Oya ini bebannya kalau musim hujan sangat besar,” kata Sultan usai mengunjungi lokasi terdampak bencana alam di Pedukuhan Wunut, Desa Sriharjo, Imogiri, Bantul, Jumat.

Pedukuhan Wunut merupakan salah satu lokasi terdampak bencana banjir di Bantul akibat aliran air Sungai Oya meluap pascahujan deras yang mengguyur daerah itu pada Minggu (17/3) malam.

Menurut Sultan, dengan membangun embung di wilayah utara diharapkan bisa mengurangi volume air hujan yang mengarah ke selatan melalui sungai tersebut, sebab akan tertampung di bangunan embung itu.

“Saya jadi Gubernur itu tidak pernah Bantul membuat irigasi kecuali rehab, karena memang rata-rata (pembangunan) di sebelah timur yang masih rusak semua, satu satunya cara kalau mau permanen sebelum mengalir ke sini dicegat di utara,” katanya.

“Solusinya saya buatkan embung saja, disudet (buat aliran ke embung) agar air ada yang masuk, jadi beban ke selatan sedikit,” kata Raja Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat tersebut.

Sultan mengatakan, pembangunan embung tersebut akan menggunakan  tanah Sultan atau Sultan Ground, namun demikian Sultan belum menentukan lokasi karena masih dikomunikasikan dengan pemerintah daerah.

Sultan mengatakan, di Sleman atau DIY bagian utara sudah ada embung Tambakboyo yang dibangun pemerintah pusat, kemudian di Sriten Gunung Kidul atau DIY sisi timur untuk menampung kelebihan air hujan.

“Pembangunan nanti kami lihat dulu tanahnya Sultan Ground ada di mana, dibuatkan embung seperti di Sriten kan daya tampung 500 ribu kubik, jadi kan otomatis (air) yang lari ke sini (Bantul) sudah berkurang,” katanya.***1***

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI: posisi kewajiban investasi internasional Indonesia meningkat

Jakarta (ANTARA) – Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada akhir 2018 mencatat peningkatan net kewajiban, didorong oleh naiknya posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN).

Pada akhir triwulan IV 2018, PII Indonesia mencatat net kewajiban 317,8 miliar dolar AS atau 30,5 persen dari produk domestik bruto (PDB), meningkat dari posisi net kewajiban pada akhir triwulan III 2018 yang tercatat 292,5 miliar dolar AS atau 28,0 persen dari PDB, demikian info terbaru Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Jumat.

BI menilai perkembangan PII Indonesia pada triwulan IV 2018 itu masih tetap sehat. Hal ini tercermin dari rasio neto kewajiban PII Indonesia terhadap PDB yang relatif stabil di kisaran rata-rata negara “”peers” sebesar 30,5 persen.

Di samping itu, struktur neto kewajiban PII Indonesia juga didominasi oleh instrumen berjangka panjang. Meski demikian, BI akan tetap mewaspadai risiko neto kewajiban PII terhadap perekonomian.

Ke depan, BI meyakini kinerja PII Indonesia akan semakin baik sejalan dengan terjaganya stabilitas perekonomian dan berlanjutnya pemulihan ekonomi Indonesia didukung oleh konsistensi dan sinergi bauran kebijakan moneter, pendalaman pasar keuangan, fiskal, dan reformasi struktural.

Dijelaskan, peningkatan net kewajiban PII Indonesia tersebut disebabkan oleh peningkatan posisi KFLN yang lebih besar dari peningkatan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN).

Peningkatan posisi KFLN Indonesia, yang terutama didorong oleh besarnya aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi langsung dan investasi portofolio, merupakan cerminan kepercayaan investor yang tinggi terhadap prospek perekonomian domestik.

Pada akhir triwulan IV 2018, posisi KFLN naik 5,0 persen (qtq) atau sebesar 31,9 miliar dolar AS menjadi 664,8 miliar dolar AS. Peningkatan posisi KFLN juga dipengaruhi oleh faktor perubahan lainnya seperti revaluasi positif atas nilai aset finansial domestik sejalan dengan peningkatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan faktor pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang berdampak pada peningkatan nilai instrumen investasi berdenominasi rupiah.

Posisi AFLN Indonesia juga meningkat terutama didorong oleh transaksi perolehan AFLN dalam bentuk cadangan devisa. Posisi AFLN pada akhir triwulan IV 2018 tercatat naik 1,9 persen (qtq) atau sebesar 6,5 miliar dolar AS menjadi 347,0 miliar dolar AS.

Peningkatan posisi AFLN lebih lanjut tertahan oleh faktor perubahan lainnya seperti revaluasi negatif atas AFLN, sejalan dengan penurunan rata-rata indeks saham negara-negara penempatan AFLN dan faktor penguatan nilai tukar dolar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia.

Pewarta: Ahmad Buchori
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI tergetkan pertumbuhan ekonomi Kepri lebihi nasional

Kepri itu pariwsata, kembangkan Bintan, Anambas dan Kampung Vietnam

Batam (ANTARA) (ANTARA) – Bank Indonesia menargetkan ekonomi provinsi Kepulauan Riau bisa segera pulih, dan angka pertumbuhannya melebihi nasional yang ditargetkan 5 persen hingga 5,4 persen pada tahun ini.

“Targetnya, ekonomi Kepri tidak mau di bawah nasional. Target nasional 5-5,4 persen, Kepri harus di atas,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi usai menyaksikan serah terima jabatan kepala perwakilan BI Kepri di Batam, Jumat.

Pertumbuhan ekonomi Kepri sempat melambung pada 2010, hingga mencapai 8,3 persen, jauh di atas rata-rata nasional 6,1 persen. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi Kepri melambat, hingga hanya mencapai sekitar 2 persen di 2017.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Kepri, antara lain menurunkan biaya logistik di industri pengolahan, meningkatkan kemudahan perizinan dan memberikan insentif fiskal.

“Kepri itu pariwsata, kembangkan Bintan, Anambas dan Kampung Vietnam,” kata dia.

Rosmaya Hadi berharap Kepala Perwakilan BI yang baru, Fadjar Majardi dapat mengembalikan lagi pertumbuhan Kepri. Apalagi menurut dia, Fadjar memiliki kemampuan di bidang ekonomi makro yang baik.

“Fajar, figur ekonomi makro bobotnya lebih tinggi, cocok untuk menggerakkan perkembangan ekonomi, jangan sampai di bawah nasional,” kata dia.

Ia juga berpesan agar Fadjar melanjutkan kinerja baik yang sudah dilakukan Kepala Perwakilan BI sebelumnya, Gusti Raizal Eka Putra, antara lain berhasil menekan inflasi dan memastikan keberadaan rupiah di setiap daerah di Kepri yang berbatasan dengan empat negara, yaitu Vietnam, Malaysia, Singapura dan Thailand.

Di tempat yang sama, Fadjar mengatakan masih akan memetakan potensi yang ada di Kepri.

“Melihat dulu potensi untuk dikembangkan. Jangka pendek dan jangka panjangnya,” kata dia.

Menurut dia, Kepri memiliki keunikan, karena lokasinya dekat dengan Singapura. Potensi pariwisatanya pun berbeda dengan Bali, karena wisman yang datang bisa berulang-ulang kembali ke kota itu.

Sebelum ditempatkan sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI Kepri, Fadjar bertugas di kantor perwakilan BI di DKI Jakarta.

Baca juga: Industri manufaktur topang ekonomi Kepri

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah berpeluang menguat, pasar fokus sentimen kebijakan The Fed

Fokus investor global masih pada Amerika Serikat terkait the Fed dan trade-deal antara AS-China

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat, berpotensi menguat seiring fokus pasar yang masih terimbas sentimen kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) dan perang dagang.

Kurs rupiah sendiri pagi ini dibuka melemah 18 poin menjadi Rp14.158 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.140 per dolar AS.

“Fokus investor global masih pada Amerika Serikat terkait the Fed dan trade-deal antara AS-China,” kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat.

Dari Eropa, Uni Eropa (UE) memberi batas waktu untuk Inggris melakukan Brexit pada 12 April 2019 kendati tidak ada kesepakatan dengan catatan jika Withdrawal Agreement tidak disetujui oleh House of Commons pada minggu depan, tetapi jika disetujui maka diberikan perpanjangan waktu hingga 22 Mei 2019.

Beberapa waktu lalu, Perdana Menteri Inggris Theresa May juga gagal meyakinkan Parlemen Inggris terhadap proposal Brexit dalam dua kali pengambilan suara. Ada kemungkinan Inggris akan keluar dari Uni Eropa (UE) tanpa kesepakatan.

“Namun demikian krisis Brexit ini tidak memberi pengaruh signifikan pada pergerakan pasar global,” kata Lana.

Dari domestik, sentimen positif datang yaitu Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang pada Kamis (21/3) kemarin memutuskan suku bunga acuan 7 Day Reverse Repo Rate tetap 6 persen, begitupun untuk deposit facility tetap 5,25 persen, dan lending facility 6,75 persen. BI juga menyatakan tetap melakukan kebijakan akomodatif untuk mendorong perbankan menyalurkan kredit.

Lana memperkirakan, rupiah pada hari ini akan bergerak menguat menuju kisaran antara Rp14.100 sampai Rp14.140 per dolar AS.

Baca juga: Analis: IHSG berpotensi terus menguat, imbas kebijakan Bank Sentral AS

Baca juga: Dolar menguat setelah pound Inggris jatuh akibat Brexit

Baca juga: Yuan China melemah 94 basis poin terhadap dolar

Baca juga: Dolar AS diperdagangkan mendekati 111 yen

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar AS diperdagangkan mendekati 111 yen

Tokyo (ANTARA) – Kurs dolar AS berpindah tangan di kisaran paruh atas 110 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Jumat pagi, sebagian besar sejalan dengan levelnya di New York semalam (Kamis).

Ketika pasar dibuka, dolar dikutip pada 110,82-83 yen dibandingkan dengan 110,75-85 yen pada Kamis (21/3) di New York.

Euro, sementara itu, diambil pada 1,1374-1374 dolar dan 126,06-07 yen terhadap 1,1370-1380 dolar dan 126,00-10 yen dalam perdagangan Kamis (21/3) sore di New York.

Pasar keuangan di Jepang ditutup pada Kamis (21/3) untuk hari libur nasional.

Baca juga: Dolar menguat setelah pound Inggris jatuh akibat Brexit

Baca juga: Meski menguat seiring kebijakan Bank Sentral AS, namun rupiah diprediksi turun

Baca juga: Harga minyak turun akibat pasokan makin ketat

Baca juga: Harga emas naik didukung pendekatan sabar Bank Sentral AS

Baca juga: Wall Street berakhir lebih tinggi, saham Apple Inc melonjak

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Jumat pagi melemah 18 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi, bergerak melemah 18 poin menjadi Rp14.158 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.140 per dolar AS.

Baca juga: Dolar menguat setelah pound Inggris jatuh akibat Brexit

Baca juga: Akhir pekan IHSG dibuka menguat 9,08 poin

Baca juga: Dolar AS diperdagangkan mendekati 111 yen

Baca juga: Yuan China melemah 94 basis poin terhadap dolar

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi tak mau Indonesia terjebak negara berpenghasilan menengah

Kunci untuk lepas dari jebakan negara berpenghasilan menengah adalah adanya infrastruktur yang siap, pembangunan SDM secara nyata dan reformasi struktural baik kelembagaan maupun penyederhanaan aturan

Jakarta (ANTARA) – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo tidak ingin Indonesia terjebak menjadi negara berpenghasilan menengah seperti dialami banyak negara lain.

“Kita tak mau terjebak pada middle income trap, negara lain banyak yang terjebak, kita tidak seperti mereka,” kata Jokowi ketika menghadiri deklarasi dukungan 10.000 pengusaha kepada Jokowi-Ma’ruf di Istora GBK Senayan Jakarta, Kamis malam.

Ia menyebutkan pemerintah harus menggeser strategi pembangunan dengan konsentrasi pada pembangunan SDM.

“Pembangunan infrastruktur tetap jalan, namun pembangunan SDM mutlak kita lakukan,” katanya.

Menurut dia kunci untuk lepas dari jebakan negara berpenghasilan menengah adalah adanya infrastruktur yang siap, pembangunan SDM secara nyata dan reformasi struktural baik kelembagaan maupun penyederhanaan aturan.

Baca juga: Jokowi ingin ada penurunan pajak korporasi
Baca juga: Jokowi hadiri deklarasi dukungan pengusaha untuk Jokowi-Maruf
Baca juga: Jokowi: Kalau hitungannya untung-rugi MRT tidak akan ada

“Kalau tiga ini tidak dikerjakan secara konkret, kita akan terjebak pada middle income trap,” katanya.

Sebab itu, lanjut dia, ke depan pemerintah akan mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar yang menjangkau hingga mahasiswa.

Selama ini hanya ada KIP untuk SD hingga SMA/SMK. Tahun 2019 akan diperluas hingga mahasiswa atau KIP kuliah.

“Akan ada KIP kuliah, anak anak yang tak mampu bisa kuliah di dalam maupun luar negeri,” katanya.

Menurut dia, pemerintah juga akan mengeluarkan Kartu Prakerja. Kartu ini diberikan kepada lulusan SMA, SMK, akademi, universitas yang ingin masuk ke dunia kerja.

“Mereka akan kita training dan beri pelatihan sehingga siap masuk dunia industri. Itu gratis dibiayai negara dan untuk mendorong orang senang masuk kita berikan insentif honor dalam kartu termasuk yang terkena PHK,” kata Jokowi.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan tantangan Indonesia pada 2020 antara lain adalah naik dari kelompok negara berpenghasilan menengah menjadi kelompok negara berpenghasilan menengah atas.

Baca juga: Pengusaha ProJokowi akui capaian Presiden Jokowi sangat banyak
Baca juga: Indo Barometer: Jokowi unggul dalam kepribadian dan kemampuan

“Karena masih pada siklus yang sangat awal dalam pembahasaan pokok pokok kebijakan ekonomi 2020, jadi kita tadi menyampaikan apa tantangan-tantangan pembangunan kita, umpamanya apa yang sudah dicapai selama ini dan bagaimana Indonesia maju dari middle income country menjadi negara yang upper middle income country,” kata Sri Mulyani usai mengikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (6/3/2019)

Menkeu menjelaskan dalam sidang kabinet paripurna itu, dirinya menyampaikan kepada presiden dan wapres serta kabinet mengenai rancangan kebijakan ekonomi makro dan pokok pokok kebijakan fiskal 2020, sesuai dengan siklus persiapan RAPBN 2020.

“Jadi tadi yang dibahas mengenai bagaimana pandangan jangka menengah panjang yang dipresentasikan Menteri Bappenas mengenai Rencana Kerja Pemerintah (RKP) maupun RPJMN, arahnya dan pondasi dasarnya yang akan dijadikan landasan untuk menyusun RAPBN 2020,” katanya.

Pewarta: Agus Salim
Editor: Apep Suhendar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jusuf Kalla: Butuh infrastruktur agar ekonomi bergerak cepat

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pembangunan infrastruktur yang dijalankan pemerintah saat ini sebagai upaya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi ke depannya.

“Setelah 73 tahun merdeka infrastruktur kita masih jauh tertinggal,” kata Jusuf Kalla dalam bincang-bincang yang diselenggarakan wadah #Inikerjaku di Jakarta, Kamis.

Infrastruktur itu sama dengan prasarana atau sebelum sarana, jadi kalau ingin maju bangun dulu prasarananya, jelas Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla mengatakan pemerintah memang mengalokasikan dana cukup besar untuk infrastruktur tujuannya agar ekonomi dapat bergerak lebih cepat.

“Jakarta – Surabaya dulu mungkin butuh waktu 24 jam, namun dengan adanya Tol Trans Jawa mungkin hanya membutuhkan waktu 8 jam saja,” kata Jusuf Kalla dalam bincang-bincang dipandu Gupta Sitorus.

Menurut Jusuf Kalla, hadirnya infrastruktur akan mempercepat pergerakan barang serta menekan biaya/ efisiensi energi.

Jusuf Kalla juga menyampaikan hadirnya infrastruktur akan membuat karakter masyarakat berubah kalau dulu sering marah-marah karena kena macet, maka sekarang ini menjadi lebih disiplin dan lebih teratur.

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Faisal Basri sebut konsep pembangunan ekonomi capres tak meyakinkan

Perekonomian Indonesia memang tumbuh, tetapi lelet…

Jakarta (ANTARA) – Pakar ekonomi Faisal Basri mengatakan dua calon presiden (capres) yang bersaing dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tidak ada yang meyakinkan dari sisi pembangunan ekonomi, sehingga perlu peran dari masyarakat sipil agar tidak bergantung pada pemimpin.

“Perekonomian Indonesia memang tumbuh, tetapi lelet. Angka pengangguran turun, tapi definisi pengangguran tidak jelas,” kata Faisal dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis.

Faisal mengatakan pendapatan per kapita Indonesia saat ini di angka 3.500 dolar Amerika Serikat (AS). Bila pertumbuhan setiap tahun hanya lima persen hingga enam persen, maka pada 2030 hanya akan menjadi 8.500 dolar AS.

“Angka itu masih akan jauh dari negara lain. Kalau seperti ini terus, masa depan kita tua nanti akan sengsara,” ujarnya.

Faisal menyoroti kebijakan pemberian sertifikat tanah kepada rakyat. Menurut dia, rakyat diberi tanah satu hektare, tetapi kemudian bingung untuk mengembangkannya secara produktif.

Seharusnya, program pemberian sertifikat tanah itu melibatkan masyarakat sipil, seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang selama ini bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi.

“Jadi tanah tetap milik rakyat, tapi ACT terlibat dalam pengelolaannya agar lebih produktif sehingga meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.

Faisal mengatakan Indonesia merdeka hampir bersamaan dengan beberapa negara lain seperti Malaysia, Filipina, dan Korea. Namun, negara-negara tersebut telah berhasil melampaui perekonomian Indonesia.

“Korea Selatan terus meroket. Pendapatan per kapita Filipina juga sudah menyusul kita. China saat 1997, lebih menderita daripada Indonesia, tetapi saat ini mereka sudah menyusul kita,” katanya.

ACT bekerja sama dengan Global Wakaf mengadakan diskusi bertajuk “Sharing with the Master” bertema “Meneropong Masa Depan Makro Ekonomi Nasional dan Peran Strategis Wakaf dalam Pengentasan Kemiskinan”.

Diskusi tersebut menghadirkan Faisal Basri dengan dipandu praktisi komunikasi Zaim Uchrowi sebagai moderator.

Baca juga: Menperin: IKM jadi tulang punggung ekonomi nasional, ini buktinya

Baca juga: Menperin ingatkan IKM manfaatkan segera teknologi digital

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri PUPR targetkan akhir 2019 selesaikan pembangunan 29 bendungan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan bahwa hingga tahun 2018, sebanyak 55 dari 65 bendungan sudah dalam tahap konstruksi di mana 14 bendungan di antaranya sudah rampung atau dalam tahap penyelesaian akhir konstruksi.

“Insya Allah tahun 2019 akan diselesaikan lagi sebanyak 15 bendungan. Sehingga sampai akhir 2019 akan selesai 29 bendungan,” kata Basuki Hadimuljono dalam rilis PUPR yang diterima, di Jakarta, Kamis.

Ia juga menyebutkan bahwa untuk menggenapi target 65 bendungan, pada tahun 2019 ini juga akan dimulai pembangunan 10 bendungan baru.

Untuk membangun bendungan tidak dapat selesai dalam satu atau dua tahun, namun membutuhkan waktu tiga sampai lima tahun. Dengan begitu, sisa dari 65 bendungan yang dibangun akan selesai seluruhnya pada tahun 2023.

Kebutuhan pembiayaan untuk membangun 65 bendungan tersebut diperkirakan mencapai Rp82,5 trliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Basuki mengingatkan bahwa dari 7,2 juta hektare lahan irigasi yang ada di Indonesia, hanya 11 persen yang mendapatkan suplai air dari bendungan.

Rampungnya 65 bendungan nanti akan menambah luas lahan pertanian yang mendapat suplai irigasi premium atau irigasi dari air bendungan menjadi sekitar 20 persen.

Sebelumnya, Kementerian PUPR menyatakan, sebanyak 65 bendungan yang telah, sedang, dan akan dibangun pemerintah dinilai akan menahan arus air sehingga mereduksi banjir hingga 13.355 meter kubik/detik.

“Total 65 bendungan itu akan mereduksi banjir 13.355 meter kubik/detik,” kata Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Hari Suprayogi.

Pembangunan sebanyak 65 bendungan baru pada periode tahun 2015-2019 termasuk salah satu program andalan pemerintahan Kabinet Kerja saat ini.

Hari memaparkan bahwa selama kurun waktu tahun anggaran 2015-2019, pemerintah menargetkan pembangunan 65 buah bendungan yang salah satu fungsinya sebagai pengendali banjir.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, bendungan yang selesai dibangun sampai tahun anggaran 2018 adalah 17 bendungan, yang berpotensi mereduksi banjir hingga sekitar 3.400 meter kubik/detik.

Sementara bendungan “ongoing” atau yang sedang dikerjakan pada saat ini pada tahun 2015-2019 berjumlah 39 buah yang diperkirakan bakal mereduksi banjir 7.101 meter kubik/detik. Sedangkan bendung yang akan dimulai pembangunannya pada tahun 2019 ini ada sebanyak sembilan bendungan, yang akan mereduksi banjir 2.853 meter kubik/detik.

Untuk program antisipasi banjir dari pihaknya, antara lain adalah pemeliharaan tanggul dan tebing sungai, pemeliharaan kanal banjir, peneusuran terhadap sungai-sungai utama yang mengalami kerusakan dan berpotensi mengalami banjir.
Baca juga: PUPR: 65 bendungan reduksi banjir 13.355 m3 per detik
Baca juga: Kementerian PUPR terus pantau ketinggian air Bendungan Bili-Bili di Gowa
Baca juga: PUPR: Bendungan Rotiklot atasi persoalan air Atambua

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Kamis sore menguat setelah pengumuman suku bunga BI

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore, menguat setelah pengumuman kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Kurs rupiah Kamis sore menguat 48 poin menjadi Rp14.140 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.188 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis, mengatakan kebijakan BI yang mempertahankan BI 7Day Reverse Repo Rate di level 6 persen menjadi sentimen internal yang positif bagi rupiah hari ini.

“Bahkan jika kondisi tetap stabil, seperti laju inflasi yang ‘santai’ atau defisit transaksi berjalan bisa lebih terkendali, maka bukan tidak mungkin BI akan menurunkan suku bunga acuan. Andai langkah ini ditempuh, maka akan menjadi bahan bakar untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi,” ujar Ibrahim.

Menurut Ibrahim, dengan rupiah yang cenderung menguat dan laju inflasi domestik yang “santai” alias baru 2,57 persen (tahun ke tahun/yoy) sampai Februari dan terendah sejak November 2009, mungkin sudah saatnya BI mulai mempertimbangkan untuk masuk menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dengan cara relaksasi kebijakan suku bunga.

“Namun itu dengan catatan defisit transaksi berjalan bisa lebih terkendali,” katanya.

Dari eksternal, sentimen positif yang mendorong rupiah menguat yaitu The Fed yang secara tiba-tiba mengakhiri siklus kenaikan suku bunga yang telah berlangsung sejak tiga tahun lalu. Sikap tersebut mengabaikan proyeksi dua kali kenaikan yang dibuat Desember 2018, di tengah tanda-tanda pelemahan ekonomi AS yang kian mengemuka.

Sedangkan sentimen negatif bagi pergerakan rupiah hari ini, lanjut Ibrahim, yaitu ketakutan akan Brexit yang kacau telah kembali ke pasar Eropa setelah pidato dari Perdana Menteri Theresa May Rabu (20/3) malam, yang menguraikan tidak ada pilihan lain selain Perjanjian Penarikan yang telah dua kali ditolak oleh parlemen, atau Brexit “tanpa kesepakatan dalam delapan hari”.

Selain itu, perkembangan harga minyak mentah dunia menjadi sentimen negatif bagi rupiah. Pada pukul 15:30 WIB, harga minyak jenis “light sweet ” menguat ke level 60,11 dolar AS per barel. Ketika harga minyak naik, maka biaya impor komoditas ini akan lebih mahal.

“Devisa yang ‘terbakar’ untuk keperluan impor menjadi lebih banyak sehingga menambah tekanan di transaksi berjalan. Rupiah pun punya kesempatan untuk melemah karena fondasi yang kembali rapuh,” ujar Ibrahim.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka menguat Rp14.105 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.093 per dolar AS hingga Rp14.140 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.102 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.231 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI yakin bunga The Fed hanya naik sekali pada 2019-2020

Jakarta (ANTARA) –
Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank Sentral AS, dari dua kali untuk 2019-2020 menjadi hanya satu kali, menyusul sinyalemen “kesabaran” normalisasi yang terus diperlihatkan pimpinan The Fed, Jerome Powell.

Usai Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral bulanan, Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa sinyalemen penundaan kenaikan suku bunga The Fed membawa imbas positif bagi perekonomian Indonesia, dengan aliran modal asing yang masuk dan tekanan yang berkurang akibat meredanya ketidakpastian.

Pada Rabu malam waktu setempat, Bank Sentral AS, The Fed pada Maret ini mempertahankan suku bunga acuan pada 2,25 – 2,5 persen atau median 2,375 persen. Penetapan suku bunga itu sesuai ekspetasi pelaku pasar. The Fed juga mengubah sinyalemen untuk arah kebijakan suku bunga dalam jangka menengah, yang menyiratkan jumlah kenaikan suku bunga acuan yang lebih rendah dalam dua tahun ke depan.

Sejalan dengan itu, sikap Bank Sentral Eropa (ECB) juga semakin melunak (dovish) karena perkiraan perlambatan pertumbuhan ekonomi di Benua Biru dan laju inflasi yang rendah.

“Dot Plot (arah bunga acuan untuk jangka menengah) The Fed yang semula naik dua hingga tiga kali, kini hanya naik sekali. Kemudian sikap dovish (melunak) juga ditunjukkan ECB,” ujarnya.

Oleh karena perkembangan kebijakan moneter negara-negara maju itu, Bank Sentral juga pada Kamis ini mempertahankan suku bunga acuan “7-Day Reverse Repo Rate” sebesar enam persen.

Dengan dipertahankannya suku bunga acuan pada Maret ini, Bank Sentral tercatat sudah empat kali menahan suku bunga acuan di level enam persen.

Penetapan kebijakan suku bunga itu juga diiringi suku bunga fasilitas penyimpanan dana di BI (Depocit Facility/DF) 5,25 persen dan suku bunga penyediaan dana ke perbankan (Lending Facility/LF) 6,75 persen.

Meski demikian, BI masih mengorientasikan kebijakan suku bunga acuan untuk ketahanan stabilitas dari tekanan eksternal. Sementara kebijakan makroprudensial BI, ujar Perry, diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Salah satu kebijakan makroprudensial terbaru yang dilonggarkan BI adalah peningkatan rasio intermediasi makroprudensial (RIM) perbankan dari 80-92 persen menjadi 84-94 persen.

Peningkatan batas atas dan batas bawah RIM itu akan mendorong perbankan untuk lebih agresif menyalurkan kredit. Bank Sentral berharap pertumbuhan kredit dapat mencapai 12 persen atau di batas atas sasaran pertumbuhan kredit tahun ini yang sebesar 10-12 persen..***1***

Pewarta oleh Indra Arief Pribadi

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah dukung penciptaan tenaga kerja untuk industri konstruksi

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah mendukung berbagai upaya peningkatan penguasaan teknologi maupun penciptaan tenaga kerja yang berkualitas dengan sertifikat kompetensi keahlian untuk mendukung pengembangan industri konstruksi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa kebijakan ini harus dilakukan karena masih banyak pencari kerja dalam industri konstruksi yang belum terserap di dunia kerja.

“Untuk itu, peningkatan kompetensi bagi peserta didik terutama pada pendidikan tinggi melalui lembaga pelatihan juga perlu digagas,” kata Darmin dalam  pembukaan pekan SDM Ahli Konstruksi Indonesia.

Menurut dia, berbagai kegiatan “soft skill” untuk meningkatkan kompetensi ini dapat meningkatkan nilai tambah para pekerja dalam industri konstruksi.
Selain itu, kurikulum dalam pendidikan tinggi ikut dikembangkan agar selaras dengan kebutuhan industri dan siap kerja dalam waktu cepat.

“Selain kurikulum, tenaga pengajar atau instruktur untuk pendidikan dan pelatihan vokasi juga menjadi faktor yang menjadi perhatian,” ujar Darmin.
Darmin juga mengingatkan peran industri konstruksi saat ini sangat besar untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan mendorong kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

“Infrastruktur diperlukan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah yang dapat memperkuat sistem logistik nasional sehingga dampak ekonomi dapat segera dirasakan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, ia ikut menekankan pentingnya pemenuhan standarisasi bangunan yang mencakup aspek keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan.

Standarisasi tersebut diselaraskan dalam kecepatan dan kepastian pemberian izin membangun bangunan dan sertifikat laik fungsi bangunan melalui sistem informasi bangunan gedung. “Dengan adanya sistem ini, proses diharapkan menjadi lebih efektif dan memperjelas koordinasi antar perangkat daerah,” katanya.

Sebelumnya, data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018 menyatakan jumlah tenaga kerja konstruksi di Indonesia mencapai 8,3 juta orang. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar 20 persen atau sekitar 1,6 juta orang yang tergolong sebagai tenaga ahli konstruksi.

Namun, tenaga ahli konstruksi yang sudah mempunyai Sertifikat Kompetensi Keahlian sesuai data Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional baru mencapai 195.312 orang. Dengan demikian, masih ada sekitar 1,4 juta tenaga ahli konstruksi yang harus menjalani proses sertifikasi. ***1***

Pewarta: Satyagraha
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI kembali pertahankan suku bunga acuan enam persen

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen pada rapat dewan gubernur periode 20-21 Maret 2019 di tengah semakin melunaknya (dovish) kebijakan suku bunga negara-negara maju yang membawa dampak positif ke perekonomian Indonesia.

“Dot Plot dari Bank Sentral The Federal Reserve yang semula naik dua hingga tiga kali, kini (diperkirakan) hanya naik sekali tahun ini, kemudian sikap ‘dovish’ (melunak) Bank Sentral Eropa (Europan Central Bank/ECB). Arah kebijakan moneter negara maju di dunia tidak seketat dari perkiraan sebelumnya,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers Rapat Dewan Gubernur di Jakarta, Kamis.

Dengan dipertahankannya suku bunga acuan pada Maret ini, Bank Sentral tercatat sudah empat kali menahan suku bunga acuan di level enam persen. Kebijakan BI ini juga tidak lepas dari perubahan kebijakan Bank Sentral The Fed yang semakin melunak dan “sabar” dalam menaikkan suku bunga acuan karena perlambatan pertumbuhan ekonomi AS.

BI mengubah proyeksinya terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed menjadi hanya satu kali untuk 2019-2020 dari dua kali pada periode yang sama.

Baca juga: BI diperkirakan kembali pertahankan suku bunga enam persen

Baca juga: Jokowi sebut BI tunjukkan “taring” dalam menjaga rupiah
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden Jokowi bagi 5.000 sertifikat tanah di Bogor

Bogor (ANTARA) – Presiden Joko Widodo membagikan 5.000 sertifikat tanah kepada warga Kota Bogor dan Kabupaten Bagor, Jawa Barat, Kamis.

Jokowi tiba di lokasi pembagian sertifikat di Lapangan Parkir Bogor Nirwana Residence sekitar pukul 12.00 WIB.

Sertifikat tanah untuk rakyat ini dibagikan kepada 4.000 warga Kota Bogor dan 1.000 warga dari Kabupaten Bogor.

Dalam pembagian sertifikat tanah untuk rakyat ini, Jokowi didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan A Djalil, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Bupati Bogor Ade Yasin.

Jokowi mengatakan pembagian sertifikat tanah bagi rakyat sangat penting. Mengingat selama ini dirinya kerap mendapat laporan banyaknya sengketa tanah dan lahan antara masyarakat dengan masyarakat maupun masyarakat dengan perusahaan.

“Setiap saya pergi ke kampung, setiap saya pergi ke desa, di daerah-daerah manapun, di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTB, NTT, Maluku, Papua, semuanya mengeluhkan sengketa lahan, tanah, ” kata Jokowi.

Kepala Negara menyebutkan sengketa tanah inni terjadi karena masyarakat tidak memegang tanda bukti hak hukum atas tanah, yang dikenal masyarakat sertifikat tanah.

Presiden menyebut di seluruh Indonesia, keluar 116 juta sertifikat, tapi di 2015 baru keluar 46 juta sehingga kurang 80 juta belum pegang bukti hak hukum atas tanah tersebut.

“Sehingga terjadi konflik tanah, karena 80 juta masyarakat belum pegang itu (sertifikat), karena sebelumnya ngurusnya ruwet,” ungkapnya.

Untuk itu, Presiden mengatakan mempercepat pembuatan sertifikat yang sebelumnya 500 ribu per tahun sehingga dipercepat penyelesaiannya.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil mengatakan bahwa tahun ini seluruh Kota Bogor ditergetkan 100 persen bersertifikat.

“Perintah bapak untuk mempercepat mana yang mungkin kita selesaikan, Alhamdulillah Kota Bogor akhir tahun ini Insya Allah tanah 100 persen terdaftar,” katanya.

Namun dia mengaku masih ada beberapa lahan yang belum bersertifikat hingga akhir tahun ini karena masih sengketa atau ketidakjelasan dasar hukum.

“Yang belum akan segera kami selesaikan secepatnya,” janji Sofyan Djalil.

Sedangkan untuk Kabupaten Bogor yang wilayahnya sangat luas, Sofyan Djalil menargetkan 2025 seluruh tanahnya akan bersertifikat.

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bertemu milenial, Sri Mulyani ditanya soal pengendalian konsumsi rokok

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani ditanya soal kebijakan pemerintah dalam mengendalikan tingginya angka konsumsi rokok di kalangan muda dan anak-anak, saat bertemu kaum milenial dalam acara National Town Hall on Youth Engagement di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis.

Wanita yang akrab dipanggil Ani itu menuturkan, rokok memang merupakan salah satu komoditas yang memberikan dampak sangat buruk bagi kesehatan sehingga pemerintah membatasi penggunaan atau konsumsinya, salah satunya dari sisi fiskal yaitu dengan menerapkan cukai terhadap rokok.

“Jadi kami melakukan pemungutan cukai bagi komoditas yang diharapkan dikurangi konsumsinya. Makanya barang yang mengandung metil alkohol, bir sampai dengan minuman keras dan rokok, kami kenakan cukai,” ujarnya.

Menurut Ani, konsumsi rokok yang berlebihan, terutama oleh anak-anak, akan berdampak buruk bagi kesehatannya pada masa mendatang. Di sisi lain, industri rokok juga menyerap tenaga kerja. Petani-petani tembakau dan cengkih pun juga terkait dengan rokok selaku produsen bahan bakunya. Faktor-faktor tersebut menjadi pertimbangan pemerintah dalam menerapkan tarif cukai rokok.

“Kalau sekarang merokok, apalagi anak-anak dan dampak buruk kesehatannya pada masa depan, dibandingkan ongkos petani dan kerja para buruh rokok, mana yang harus didahulukan. Makanya dalam roadmap cukai rokok, ini akan bertahap naik dengan memberikan sinyal kepada industri rokok dan pemerintah daerah,” kata Menkeu.

Kementerian Keuangan  melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai saat ini terus berupaya mengurangai peredaran rokok ilegal yang dalam dua tahun terakhir terus turun. Pada 2017, peredaran rokok ilegal mencapai 10,9 persen. Sedangkan pada 2018 lalu, berhasil diturunkan menjadi 7,03 persen.

“Munculnya rokok ilegal sekarang sudah bisa kami tekan ke level 7 persen dan kami ingin makin rendah menjadi  3 persen. Jadi koordinasi kami dengan aparat penegak hukum dan bagaimana nanti kami berkoordinasi dengan pemda, menjadi sangat penting,” ujar Sri Mulyani. ***1***
(T.C005/ )

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Meski menguat seiring kebijakan Bank Sentral AS, namun rupiah diprediksi turun

…rupiah pada hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.150 sampai Rp14.180 per dolar AS

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat seiring kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat AS, Federal Reserve (Fed) yang mempertahankan suku bunga.

Kurs rupiah menguat 94 poin menjadi Rp14.094 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.188 per dolar AS

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis, mengatakan, selain memutuskan Fed Fund Rate tetap di kisaran 2,25-2,5 persen, The Fed juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,1 persen dari perkiraan sebelumnya 2,3 persen dan untuk 2020 menjadi 1,9 persen dari dua persen.

“Proyeksi ini juga menjadi acuan The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunganya selama tahun 2019 ini pada level saat ini, dan ada potensi turun di tahun 2020 dan 2021,” ujar Lana.

The Fed juga menaikkan proyeksi untuk tingkat pengangguran untuk tahun 2019 dari 3,5 persen menjadi 3,7 persen, dan untuk tahun 2020 dari 3,6 persen menjadi 3,8 persen, serta untuk tahun 2021 dari 3,8 persen menjadi 3,9 persen.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi The Fed yang melambat dan diikuti dengan tingkat pengangguran yang meningkat, menjadi indikasi ada fase melambat perekonomian AS, walaupun belum dapat dikatakan sebagai resesi, yang secara definisi menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang turun bahkan negatif pada fase depresi yaitu resesi yang dalam,” kata Lana.

Lana memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.150 sampai Rp14.180 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.102 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.231 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Kamis pagi menguat 94 poin

Baca juga: Harga emas “rebound” setelah Bank Sentral AS pertahankan suku bunga

Baca juga: Harga minyak AS naik di atas 60 dolar akibat pengetatan pasokan
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Kamis pagi menguat 94 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak menguat 94 poin menjadi Rp14.094 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.188 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar jatuh setelah Bank Sentral AS pertahankan tahan suku bunga

Dolar berada di bawah tekanan terhadap sejumlah besar mata uang di seluruh dunia

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS turun tajam terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (Fed) mempertahankan suku bunga acuan stabil dan para pembuat kebijakannya mengabaikan proyeksi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini, karena bank sentral menandai perkiraan perlambatan dalam ekonomi.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal fund di 2,25 persen hingga 2,50 persen, bank sentral mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global dan tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di masa mendatang pada kisaran target suku bunga Federal Fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini,” katanya.

Dalam perubahan besar dalam perspektifnya, The Fed sekarang juga memperkirakan untuk menaikkan biaya pinjaman hanya sekali lagi sampai 2021, dan tidak lagi mengantisipasi perlunya menjaga inflasi dengan kebijakan moneter yang ketat.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,6 persen menjadi 95,806, terendah sejak 4 Februari. Indeks sempat tergelincir di bawah rata-rata pergerakan 200 hari.

Terhadap yen, dolar AS melemah 0,6 persen, pada langkah untuk hari terburuknya dalam lebih dari dua bulan.

“Dolar berada di bawah tekanan terhadap sejumlah besar mata uang di seluruh dunia,” kata Associate Manager Portfolio Manulife Asset Management, Chuck Tomes di Boston.

“Secara keseluruhan tampaknya The Fed mampu memperkuat pandangan dovish mereka karena tidak ada kenaikan suku bunga pada tahun ini dan hanya satu kenaikan suku bunga untuk tahun 2020,” katanya.

“Itu lebih dovish daripada yang diperkirakan banyak orang di margin, meskipun pasar sedang mencari Fed dovish hari ini,” kata Tomes.

Setelah pertemuan kebijakan dua hari yang menandai peralihan ke postur yang kurang agresif, The Fed juga mengatakan akan memperlambat pengurangan bulanan kepemilikan obligasi pemerintah dari 30 miliar dolar AS menjadi 15 miliar dolar AS mulai Mei.

“Fakta bahwa mereka telah mengumumkan normalisasi neraca, saya pikir tentu cukup dovish juga,” kata Gennadiy Goldberg, ahli strategi suku bunga di TD Securities di New York.

Pedagang-pedagang suku bunga AS yang bertaruh pada spekulasi bahwa The Fed akan memangkas biaya pinjaman pada awal 2020, dengan kontrak fed fund untuk penyerahan Januari 2020 menyiratkan pedagang memperhitungkan peluang penurunan suku bunga sebesar 48 persen pada pertemuan kebijakan Fed pertama pada 2020.

Kurs dolar AS bertahan pada kenaikan terhadap sterling karena investor tetap waspada terhadap prospek mata uang Inggris, ketika Perdana Menteri Theresa May meminta penundaan singkat Brexit setelah kegagalannya untuk meratifikasi kesepakatan perceraian.

Pasar sebagian besar telah memperhitungkan kemungkinan Brexit yang tidak ada kesepakatan, tetapi ketidakpastian tentang bagaimana dan kapan Inggris akan meninggalkan Uni Eropa telah membatasi kenaikan mata uang pound. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Harga emas “rebound” setelah Bank Sentral AS pertahankan suku bunga

Baca juga: Harga minyak AS naik di atas 60 dolar akibat pengetatan pasokan

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak AS naik di atas 60 dolar akibat pengetatan pasokan

Laporan itu bullish karena penarikan persediaan minyak mentah yang besar

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah AS naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) ke level tertinggi empat bulan di atas 60 dolar AS per barel setelah data pemerintah AS menunjukkan pengetatan pasokan minyak domestik, tetapi kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global karena perang perdagangan AS-Cina yang sedang berlangsung.

Kontrak berjangka minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April yang berakhir Rabu (20/3), naik 0,8 dolar AS atau 1,36 persen, menjadi ditutup pada 59,83 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. WTI mencapai tertinggi sesi di 60,12 dolar AS per barel, tertinggi sejak 12 November tahun lalu.

Kontrak acuan minyak mentah WTI yang lebih aktif untuk pengiriman Mei, naik 0,94 dolar AS atau 1,6 persen, menjadi menetap di 60,23 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengirimam Mei naik 0,89 dolar AS atau 1,32 persen, menjadi menetap di 68,50 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak naik setelah Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat penurunan besar dan tak terduga dalam persediaan minyak mentahnya karena permintaan ekspor dan penyulingan yang kuat.

Dalam pekan yang berakhir 15 Maret, persediaan minyak mentah komersial AS turun 9,6 juta barel dari minggu sebelumnya,dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 309.000 barel, EIA mengatakan Rabu (20/3) dalam laporan mingguannya.

Penarikan persediaan tersebut merupakan yang terbesar sejak Juli 2018 dan membawa stok ke level terendah sejak Januari.

Persediaan bensin dan sulingan atau destilat turun lebih besar dari yang diperkirakan. Stok bensin turun 4,6 juta barel, sementara persediaan sulingan turun 4,1 juta barel.

“Laporan itu bullish karena penarikan persediaan minyak mentah yang besar, itu merupakan fungsi dari tingkat impor yang rendah dan volume ekspor yang tinggi,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York. “Persediaan yang secara keseluruhan menurun dalam minyak mentah dan produk-produk olahan menyoroti pengetatan pasar.”

Harga minyak mentah telah naik hampir sepertiga tahun ini, didorong oleh pengurangan pasokan di antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, serta sanksi-sanksi AS terhadap eksportir minyak Iran dan Venezuela.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Minggu (17/3) bahwa OPEC mungkin perlu memperpanjang pengurangan minyak sampai akhir 2019 di tengah meningkatnya persediaan global.

Sementara itu, Menteri energi Uni Emirat Arab mengatakan dia mengharapkan OPEC menyelesaikan piagam kerja sama jangka panjang dengan mitra non-OPEC pada Juni.

Lembaga pemeringkat S&P Global menaikkan asumsi harga minyak Brent kembali ke 60 dolar AS per barel pada Rabu (20/3), didukung pemotongan produksi oleh OPEC dan Rusia.

Namun, perang dagang selama delapan bulan antara China dan Amerika Serikat telah mengkhawatirkan pasar global yang sudah cemas dengan tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi tahun ini.

Ada berbagai sinyal apakah kebuntuan antara dua ekonomi teratas dunia itu dapat segera diselesaikan.

Washington mengumumkan bahwa Menteri Keuangan Steven Mnuchin berencana melakukan perjalanan ke China minggu depan untuk putaran perundingan perdagangan lainnya dengan para pejabat senior China.

“Pembicaraan perdagangan AS-China terus menghadirkan risiko biner untuk pasar minyak dan aset-aset berisiko lainnya,” kata Ahli Strategi BNP Paribas Harry Tchilinguirian kepada Reuters Global Oil Forum.

Analis mengatakan pelambatan ekonomi dapat segera mengurangi konsumsi bahan bakar, menahan permintaan minyak mentah.

Kepercayaan bisnis Asia bertahan di dekat posisi terendah tiga tahun pada kuartal pertama ketika perang perdagangan AS-China berlarut-larut, menarik turun ekonomi global yang sudah berada di jalur menurun, sebuah survei Thomson Reuters/INSEAD menemukan.

Baca juga: Bank Sentral AS pertahankan suku bunga, sesuai ekspektasi

Baca juga: Harga emas “rebound” setelah Bank Sentral AS pertahankan suku bunga

Baca juga: Khawatir harga minyak dunia, Jonan lakukan terobosan penuhi target PNBP

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Sentral AS pertahankan suku bunga, sesuai ekspektasi

Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global serta tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar…

Washington (ANTARA) – Bank Sentral Amerika Serikat,  Federal Reserve (Fed)  pada Rabu (20/3) mempertahankan suku bunga acuannya tak berubah setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari, dalam sebuah langkah yang memenuhi ekspektasi pasar dan mencerminkan pendekatan “sabar” bank sentral mengenai perubahan kebijakan moneter.

Untuk mendukung tujuan mendorong lapangan kerja maksimum dan stabilitas harga, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan mempertahankan kisaran target untuk suku bunga Federal Fund pada 2,25 persen hingga 2,50 persen, kata bank sentral dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip dari Xinhua.

FOMC, badan pembuat kebijakan moneter The Fed, terus melihat ekspansi berkelanjutan dari kegiatan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja yang kuat, dan inflasi mendekati target simetris Komite 2,0 persen sebagai hasil yang paling mungkin, kata pernyataan itu.

“Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global serta tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di masa mendatang pada kisaran target untuk suku bunga Federal Fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini,” katanya.

Dalam pernyataan terpisah, The Fed mengatakan pihaknya bermaksud untuk mengakhiri pengurangan kepemilikan agregat sekuritas pada akhir September. Proses, yang dikenal sebagai Normalisasi Neraca, yang dimulai pada Oktober 2017.

Bank sentral berniat untuk memperlambat pengurangan kepemilikan surat-surat berharga negara dengan mengurangi batas atas penukaran bulanan dari level saat ini sebesar 30 miliar dolar AS menjadi 15 miliar dolar AS mulai Mei, menurut pernyataan itu.

Baca juga: Analis: Tren IHSG menguat seiring ekspektasi ditahannya suku bunga The Fed

Baca juga: Analisis perkirakan rupiah akan bergerak melemah tipis

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah hanya menyerap Rp8,98 triliun dari lelang sukuk

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menyerap dana Rp8,98 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp29,69 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan jumlah dana diserap memenuhi target indikatif sebesar Rp8 triliun.

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS20092019 mencapai Rp1,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,39955 persen dan imbalan secara diskonto. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 20 September 2019 sebesar Rp7,6 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 6,375 persen dan tertinggi 7,125 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS014 sebesar Rp4,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,28995 persen dan tingkat imbalan 6,5 persen.
Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2021 ini mencapai Rp13,9 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,1875 persen dan tertinggi 7,5 persen.

Untuk seri PBS019, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,18 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,37822 persen dan tingkat imbalan 8,25 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 September 2023 ini mencapai Rp2,04 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 7,34375 persen dan tertinggi 7,625 persen.

Untuk seri PBS021, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,25 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,65620 persen dan tingkat imbalan 8,5 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 November 2026 ini mencapai Rp1,5 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,625 persen dan tertinggi 8,125 persen.

Untuk seri PBS022, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,03 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,30208 persen dan tingkat imbalan 8,625 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 April 2034 ini mencapai Rp2,08 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,25 persen dan tertinggi 8,71875 persen.

Untuk seri PBS015, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,32 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,82447 persen dan tingkat imbalan 8,00 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Juli 2047 ini mencapai Rp2,479 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,75 persen dan tertinggi 9,28125 persen.

Sebelumnya, pada lelang sukuk, Selasa (5/3), pemerintah juga menyerap dana sebesar Rp8,9 triliun dengan penawaran yang masuk Rp23,1 triliun.

Baca juga: Analisis perkirakan rupiah akan bergerak melemah tipis

Baca juga: Analis: Tren IHSG menguat seiring ekspektasi ditahannya suku bunga The Fed

Pewarta: Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analisis perkirakan rupiah akan bergerak melemah tipis

…nilai tukar rupiah relatif stabil di kisaran Rp14.200-an per dolar AS

Jakarta (ANTARA) – Meski Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi masih melanjutkan penguatan yang terjadi dalam tiga hari beruntun, namun analis pasar memperkirakan mata uang Indonesia itu bakal bergerak turun tipis.

Kurs rupiah menguat tiga poin menjadi Rp14.230 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.233 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, di Jakarta, Rabu, mengatakan penguatan rupiah terjadi seiring dengan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed), yang diprediksi tidak akan menaikkan suku bunga.

“Bank Sentral AS, The Fed, yang melakukan pertemuan FOMC pada 19-20 Maret ini, kemungkinan akan tetap mempertahankan suku bunganya di 2,5 persen sebagaimana saat ini,” ujar Lana.

Ekspektasi tersebut, lanjut Lana, sesuai dengan pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang menilai suku bunga Fed Fund Rate (FFR) saat ini sudah mendekati normalnya, ditambah data-data ekonomi AS yang relatif belum menunjukkan perubahan signifikan.

Hasil pooling Bloomberg mencatat, lebih dari 90 persen analis memperkirakan The Fed akan memutuskan suku bunga tetap pada FOMC yang digelar pada hari ini, waktu setempat.

“Kemungkinan keputusan tetap ini juga akan diikuti Bank Indonesia yang mengadakan Rapat Dewan Gubernur pada 20-21 Maret ini. Dengan mempertahankan suku bunga acuan 7DRR tetap pada enam persen yang juga didukung dengan perkembangan data makro yang relatif masih stabil, termasuk nilai tukar rupiah bakal relatif stabil di kisaran Rp14.200-an per dolar AS,” kata Lana.

Lana memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.240 sampai Rp14.260 per dolar AS.

Pada pukul 9.44 WIB, nilai tukar rupiah masih menguat tiga  poin menjadi Rp14.230 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.233 per dolar AS.

Baca juga: Analis: Tren IHSG menguat seiring ekspektasi ditahannya suku bunga The Fed

Baca juga: Dolar melemah, pedagang bertaruh kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Baca juga: Harga emas naik didukung pelemahan dolar

Baca juga: Harga minyak bervariasi di tengah ekspektasi kenaikan stok AS

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah menguat tipis, hanya tiga poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak menguat tiga poin menjadi Rp14.230 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.233 per dolar AS.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka menguat 6,61 poin

Baca juga: Dolar melemah, pedagang bertaruh kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Baca juga: Harga emas naik didukung pelemahan dolar

Baca juga: Qatar bakal luncurkan bank energi terbesar senilai 10 miliar dolar

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pahlawan Ekonomi efektif kembangkan industri kreatif di Surabaya

Setiap orang mempunyai multi talenta yang bisa dikembangkan. Jadi karena itu, kami memfasilitasi warga sesuai apa yang mereka miliki, itu yang akhirnya kita kembangkan

Surabaya (ANTARA) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menilai program Pahlawan Ekonomi yang telah dijalankan sejak 2010 cukup efektif dalam upaya mengembangkan industri kreatif di kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pahlawan, Jatim.

Tri Rismaharini, di Surabaya, Rabu, mengatakan melalui Pahlawan Ekonomi, industri kreatif di Kota Surabaya tidak akan pernah mati.

“Setiap orang mempunyai multi talenta yang bisa dikembangkan. Jadi karena itu, kami memfasilitasi warga sesuai apa yang mereka miliki, itu yang akhirnya kita kembangkan,” kata Risma.

Wali Kota Risma juga membeberkan bahwa warga yang kurang mampu adalah suami yang berpenghasilan di bawah rata-rata dan bekerja sendiri. Artinya, lanjut dia, mesin kedua yaitu istri harus berpenghasilan.

Untuk itu, kata dia, melalui program Pahlawan Ekonomi, pemkot mengerakkan ibu-ibu di Kota Surabaya agar bisa mandiri dan membantu menopang kebutuhan rumah tangga.

Risma menjelaskan pihaknya menggerakkan ibu-ibu dari keluarga kurang mampu untuk diajari dan mengakses ekonomi baru melalui program Pahlawan Ekonomi. Berawal dari 89 kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergabung di Pahlawan Ekonomi menjadi 1.600 kelompok UMKM di antaranya kuliner, kriya dan fashion.

Tak hanya itu, Wali Kota Risma juga memberikan strategi terkait pembentukan, pengolahan, serta bagaimana membuat pelaku UMKM agar tetap stabil menghasilkan omzet yang tinggi, salah satunya memberikan pelatihan kepada pegiat UMKM agar meningkatkan kualitas pada produk yang dipasarkan.

“Kami fasilitasi mereka dengan memberi pelatihan setiap seminggu sekali yaitu pelatihan pengelolaan keuangan, pelatihan memasarkan, pelatihan tentang produk. Kita juga memberikan fasilitas izin, dan itu Pemkot Surabaya yang mendanai,” katanya.

Selain itu, wali kota pertama di Surabaya juga memberikan masukan kepada Komisi X DPR RI terkait Rancangan UU Ekonomi Kreatif yang saat ini sedang dibahas. Risma menyampaikan secara detail runtutan terkait program-program yang dimiliki Pemkot Surabaya, khususnya dalam hal pengembangan dunia industri kreatif. ***1***

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak bervariasi di tengah ekspektasi kenaikan stok AS

…April akan terlalu dini untuk membuat keputusan produksi untuk semester kedua

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah dunia bervariasi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena pasar memperkirakan peningkatan persediaan minyak Amerika Serikat (AS), dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengisyaratkan kemungkinan perpanjangan kesepakatan pengurangan produksi yang sedang berlangsung hingga paruh kedua tahun ini.

Patokan AS minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun 0,06 dolar AS menjadi menetap pada 59,03 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei, naik 0,07 dolar AS menjadi ditutup pada 67,61 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah meningkat minggu lalu, menurut jajak pendapat terbaru Reuters. Perkiraan tersebut muncul sebelum data mingguan resmi stok minyak AS yang ditetapkan akan dirilis oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu (19/3).

OPEC dan sekutunya, termasuk Rusia, yang dikenal dengan OPEC+ telah mengisyaratkan bahwa akan mungkin untuk memperpanjang kesepakatan pengurangan pasokan yang sedang berlangsung sebesar 1,2 juta barel per hari, yang akan berakhir pada Juni, sesuai dengan kondisi pasar.

Baca juga: Negara-negara OPEC dan non-OPEC bahas perkembangan pasar di Azerbaijan

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Senin (18/3) bahwa April akan terlalu dini untuk mempertimbangkan keputusan perpanjangan, namun mereka akan terus melakukan upaya untuk mencari pasar yang seimbang, menurut S&P Global Platts.

“Konsensus yang kami dengar … adalah bahwa April akan terlalu dini untuk membuat keputusan produksi untuk semester kedua,” katanya. “Selama level persediaan meningkat, dan kami jauh dari level normal, kami akan tetap di jalurnya, membimbing pasar menuju keseimbangan.” Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Qatar bakal luncurkan bank energi terbesar senilai 10 miliar dolar

Baca juga: Harga emas naik didukung pelemahan dolar

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI Jakarta proyeksikan pertumbuhan regional 6-6,4 persen pada 2019

Jakarta (ANTARA) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Trisno Nugroho memproyeksikan pertumbuhan ekonomi regional pada 2019 berada dalam kisaran 6 persen-6,4 persen.

“Pertumbuhan 2019 itu ‘overall’ 6 persen-6,4 persen,” kata Trisno dalam diskusi dengan media di Jakarta, Selasa.

Trisno menjelaskan mesin pertumbuhan pada 2019 masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah yang menjadi penyumbang perekonomian Jakarta pada 2018.Meski demikian, pada triwulan I-2019, pertumbuhan ekonomi Jakarta diperkirakan masih berada dalam kisaran 5,5 persen-6 persen.

“Karena awal tahun biasanya memang agak rendah, terus baru naik pada triwulan berikutnya,” katanya.

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada 2018 tercatat sebesar 6,17 persen atau lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,1 persen.

Perekonomian ibukota didukung oleh peningkatan konsumsi rumah tangga karena adanya dukungan inflasi yang rendah serta konsumsi pemerintah karena adanya peningkatan nominal pencairan THR.Meski demikian, kegiatan investasi tahun lalu tumbuh melambat, karena berkurangnya kegiatan pembangunan konstruksi, walau terdapat peningkatan investasi proyek transportasi .

Kegiatan ekspor terbantu oleh ekspor jasa karena adanya penyelenggaraan Asian Games 2018 yang mampu mendatangkan wisatawan mancanegara.

Sementara itu, impor meningkat karena menguatnya konsumsi domestik dan investasi non bangunan, khususnya impor dalam bentuk “rolling stock” untuk pembangunan moda transportasi LRT dan MRT.

Untuk prospek jangka menengah, perekonomian Jakarta diperkirakan dapat tumbuh 6,3 persen-6,7 persen pada 2022, karena wilayah ini mempunyai potensi ekonomi maupun pengembangan sumber pertumbuhan baru dan dapat meminimalkan permasalahan yang menghambat pertumbuhan.

Baca juga: Ekonomi Jakarta kuartal III diperkirakan tumbuh 6,3-6,7 Persen
Baca juga: BI yakin devisa pariwisata 2019 Jakarta tidak turun

Pewarta: Satyagraha
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI yakin devisa pariwisata 2019 Jakarta tidak turun

Jakarta (ANTARA) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Trisno Nugroho menyakini target devisa dari sektor pariwisata pada 2019 tidak mengalami penurunan karena jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tetap tinggi.

“Kita sementara positif, karena Jakarta adalah tempat orang asing pertama masuk,” ujar Trisno dalam diskusi dengan media di Jakarta, Selasa.

Trisno optimistis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta pada 2019 dapat mendekati tiga juta orang karena saat ini pembenahan tempat wisata, penyelenggaraan seminar maupun pertunjukan budaya di ibukota telah teragendakan dengan baik.

Selain itu, beberapa upaya sudah dilakukan oleh Bank Indonesia perwakilan Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi untuk menjaga turis asing supaya mau menetap lebih lama dan meningkatkan kegiatan belanja.

Strategi itu antara lain memperbanyak promosi di media sosial, menempatkan petugas di titik strategis dan memberikan petunjuk informasi wisata yang lebih luas serta memperbanyak titik foto yang unik di berbagai destinasi wisata.
Kemudian, memperbanyak ajang olahraga dan budaya, membenahi paket wisata pribadi maupun open trip, memperbaiki sistem transportasi dari dan menuju tempat wisata serta meningkatkan fasilitas wisata yang sesuai kebutuhan dan karakteristik.

Meski demikian, ia mengakui, kondisi yang sama tidak terjadi di tempat lain, karena beberapa daerah wisata unggulan, salah satunya Mandalika di Nusa Tenggara Barat, sedang melakukan pembenahan setelah terdampak dari bencana gempa bumi.

“Mungkin di daerah bencana, jadi berkurang seperti di Mandalika. Ini dapat mengurangi target, karena wisatawan mancanegara dari luar negeri turun,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah menurunkan target devisa dari sektor pariwisata, dari sebelumnya sebesar 20 miliar dolar AS menjadi 17,6 miliar dolar AS karena berbagai alasan. Meski demikian, target kedatangan wisatawan mancanegara pada 2019 tidak mengalami revisi yaitu tetap 20 juta orang.

Baca juga: Capaian PAD DKI tahun 2019 dari pariwisata menunjukan tren positif
Baca juga: Pariwisata dioptimalkan sebagai sumber baru pertumbuhan Jakarta

Pewarta: Satyagraha
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI yakin devisa pariwisata 2019 Jakarta tidak menurun

Jakarta (ANTARA) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Trisno Nugroho menyakini target devisa dari sektor pariwisata pada 2019 tidak mengalami penurunan karena jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tetap tinggi.

“Kita sementara positif, karena Jakarta adalah tempat orang asing pertama masuk,” ujar Trisno dalam diskusi dengan media di Jakarta, Selasa.

Trisno optimistis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta pada 2019 dapat mendekati tiga juta orang karena saat ini pembenahan tempat wisata, penyelenggaraan seminar maupun pertunjukan budaya di ibukota telah teragendakan dengan baik.

Selain itu, beberapa upaya sudah dilakukan oleh Bank Indonesia perwakilan Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi untuk menjaga turis asing supaya mau menetap lebih lama dan meningkatkan kegiatan belanja.

Strategi itu antara lain memperbanyak promosi di media sosial, menempatkan petugas di titik strategis dan memberikan petunjuk informasi wisata yang lebih luas serta memperbanyak titik foto yang unik di berbagai destinasi wisata.
Kemudian, memperbanyak ajang olahraga dan budaya, membenahi paket wisata pribadi maupun open trip, memperbaiki sistem transportasi dari dan menuju tempat wisata serta meningkatkan fasilitas wisata yang sesuai kebutuhan dan karakteristik.

Meski demikian, ia mengakui, kondisi yang sama tidak terjadi di tempat lain, karena beberapa daerah wisata unggulan, salah satunya Mandalika di Nusa Tenggara Barat, sedang melakukan pembenahan setelah terdampak dari bencana gempa bumi.

“Mungkin di daerah bencana, jadi berkurang seperti di Mandalika. Ini dapat mengurangi target, karena wisatawan mancanegara dari luar negeri turun,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah menurunkan target devisa dari sektor pariwisata, dari sebelumnya sebesar 20 miliar dolar AS menjadi 17,6 miliar dolar AS karena berbagai alasan. Meski demikian, target kedatangan wisatawan mancanegara pada 2019 tidak mengalami revisi yaitu tetap 20 juta orang.

Baca juga: Capaian PAD DKI tahun 2019 dari pariwisata menunjukan tren positif
Baca juga: Pariwisata dioptimalkan sebagai sumber baru pertumbuhan Jakarta

Pewarta: Satyagraha
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu sebut pencairan dana bantuan sosial naik 70,1 persen

Kenaikan nominal dan sasaran PKH itu sesuai Undang-Undang APBN 2019 yang ditetapkan DPR dan pemerintah pada Oktober 2018

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pencairan dana bantuan sosial (bansos) dalam dua bulan pertama 2019 mencapai Rp23,6 triliun atau naik 70,1 persen (year on year/yoy) dibandingkan periode sama 2018 sebesar Rp13,9 triliun.

Dalam jumpa pers perkembangan APBN di Jakarta, Selasa, Sri Mulyani mengatakan kenaikan pencairan dana bansos itu karena pertambahan jumlah penerima program keluarga harapan (PKH) dan juga nominal yang diterimanya.

Dengan realisasi Rp23,6 triliun itu, maka porsi dana bansos yang terserap mencapai 23,1 persen terhadap total pagu bansos APBN 2019 sebesar Rp102,1 triliun.

Sri Mulyani menegaskan kenaikan nominal dan sasaran di PKH itu sesuai Undang-Undang APBN 2019 yang ditetapkan DPR dan pemerintah pada Oktober 2018.

“Kita sampaikan di UU APBN, pada 2019 jumlah nominal PKH, dua kali lipat dan jumlah penerima PKH-nya juga meningkat,” kata Menkeu.

Selain realisasi dana PKH, cepatnya pencairan dana bansos juga karena pencairan penerima bantuan iuran (PBI) peserta BPJS Kesehatan.

Sejauh ini, Kementerian Keuangan telah mencairkan sebanyak Rp8,4 triliun untuk membiayai peserta PBI BPJS Kesehatan.

Sementara itu, untuk realisasi subsidi APBN 2019 hingga akhir Februari 2019 sudah mencapai Rp10,72 triliun atau 4,78 persen dari pagu APBN 2019 sebesar Rp224,32 triliun.

Realisasi subsidi sampai Februari 2019 itu lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai 5,73 persen dari pagu anggaran.

“Kondisi ini disebabkan oleh sebagian besar merupakan pencairan belanja subsidi energi, yaitu subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan subsidi listrik,” kata dia.

Adapun untuk realisasi belanja nonkementerian/lembaga (K/L) sampai Februari 2019 mencapai Rp74,46 triliun atau 9,56 persen dari pagu APBN 2019.

Realisasi belanja non-K/L itu lebih tinggi secara nominal dibanding 2018 yang mencapai Rp72,39 triliun atau 11,92 persen dari APBN 2018.

“Namun demikian, secara persentase terhadap APBN, belanja non-K/L mengalami penurunan, antara lain disebabkan oleh menurunnya belanja pembayaran imbalan SBSN dalam negeri yang menyebabkan pembayaran bunga utang menurun,” ujar Sri Mulyani.

Baca juga: Menkeu cairkan Rp2,66 triliun untuk bayar kenaikan gaji PNS
Baca juga: Menkeu : Defisit APBN hingga Februari 2019 Rp54,6 triliun

 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenkeu : Masifnya SBN tidak picu pengetatan likuiditas perbankan

Jakarta (ANTARA) –
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menepis anggapan bahwa masifnya penerbitan Surat Berharga Negara sejak pertengahan 2018 hingga tahun ini menyebabkan perpindahan dana yang akhirnya menimbulkan pengetatan likuiditas bagi industri perbankan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman di Jakarta, Selasa, mengatakan penerbitan surat utang pemerintah juga turut mempertimbangkan kondisi likuiditas di pasar.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kemenkeu sebagai bendahara negara memang rutin menerbitkan surat utang termasuk surat utang untuk nasabah ritel setiap bulannya. Di Januari 2019, Kemenkeu menerbitkan Sukuk Tabungan dengan serapan dana Rp4 triliun.

Kemudian, pada Februari 2019, terdapat Sukuk Ritel yang menurut data terakhir telah menyerap Rp15 triliun.

Namun kata Lucky, pada Maret 2019 mendatang, akan ada SBN ritel yang jatuh tempo. Maka dana dari SBN ritel, akan kembali ke nasabah dan berpotensi kembali ke pasar keuangan. Tidak tanggung-tanggung, dana SBN ritel yang jatuh tempo pada Maret 2019 itu mencapai Rp31,5 triliun.

“Jadi kalau dihitung net, sebenarnya (dana yang masuk ke SBN) negatif,” ujar dia.

Selain itu, menurut dia, perlu dicermati surat utang yang diterbitkan pemerintah juga memiliki denominasi valas, tidak hanya rupiah. Maka perlu dicermati kembali penyebab perlambatan penghimpunna Dana Pihak Ketiga atau simpanan berdenominasi rupiah di perbankan.

“Jadi kalau ada obligasi valas seharusnya itu tidak mengganggu,” kata dia.

Pada 2019, pemerintah masih mempertahankan strategi pendanaan “front-loading” atau penerbitan instrumen utang di awal tahun untuk mengantisipasi tekanan dari perekonomian global di pertengahan dan akhir 2019.

Penerbitan instrumen utang dari pemerintah dengan imbal hasil (yield) yang tinggi dianggap sebagian kalangan perbankan menjadi pemicu perpindahan dana milik nasabah dari instrumen perbankan. Hal itu pula yang disinyalir menjadi salah satu penyebab likuiditas perbankan yang mengetat.

Baca juga: Kemenkeu: Investor masih tertarik Surat Berharga Negara
Baca juga: Kemenkeu: realisasi penerbitan SBN turun 19 persen
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu cairkan Rp2,66 triliun untuk bayar kenaikan gaji PNS

Jadi, pas awal April 2019, tidak hanya gaji April, tapi rapelan kenaikan gaji dari Januari 2019

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan mencairkan anggaran Rp2,66 triliun pada April 2019 untuk membayar rapel kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) periode Januari-April 2019.

“Total rapelan (pencairan sekaligus) Rp2,661 trilun untuk kenaikan gaji PNS pusat, TNI, Polri dan pensiunan,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Sedangkan untuk kenaikan gaji PNS atau aparatur sipil negara (ASN) di tingkat pemerintah daerah, anggaran yang disiapkan dari pagu belanja dana transfer ke daerah.

Kenaikan gaji ditetapkan sebesar lima persen sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 13 Maret 2019.

Kenaikan gaji sebesar lima persen itu berlaku surut mulai 1 Januari 2019 dan dicairkan secara sekaligus untuk periode Januari-April pada 1 April 2019.

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mengatakan saat ini kementerian/lembaga sedang memverikasi data untuk jumlah dan besaran kenaikan gaji PNS.

“Jadi, pas awal April 2019, tidak hanya gaji April, tapi rapelan kenaikan gaji dari Januari 2019,” ujar dia.

Sri Mulyani juga berjanji mencairkan dana tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh PNS di akhir Mei 2019 sebelum cuti bersama dan perayaan Idul Fitri 2019.

“THR tetap dilakukan, nanti peraturan presiden (perpres) akan dikeluarkan. Pembayarannya sebelum Lebaran. Nanti, kalau tanggal 5 Juni, Lebaran, maka ada libur bersama pada akhir Mei, maka dibayarkan sebelum libur bersama itu,” katanya.

Dalam lampiran regulasi kenaikan gaji itu, turut disebutkan bahwa gaji terendah PNS, golongan I A dengan masa kerja 0 tahun akan naik dari Rp1.486.500 menjadi Rp1.560.800 per bulan.

Sementara gaji tertinggi PNS, golongan IV yang masa kerja lebih 30 tahun akan naik dari Rp5.620.300 menjadi Rp5.901.200 per bulan.

Untuk PNS golongan II dan II A dengan masa kerja 0 tahun, naik dari sebelumnya Rp1.926.000 menjadi Rp2.022.200 per bulan.

Selanjutnya, golongan II D dengan masa kerja 33 tahun, naik dari sebelumnya Rp3.638.200 menjadi Rp3.820.000 per bulan.

Kemudian, golongan III dan III A masa kerja 0 tahun, gaji yang sebelumnya Rp2.456.700 menjadi Rp2.579.400 per bulan, dan golongan III D masa kerja 32 tahun dari sebelumnya Rp4.568.000 menjadi Rp4.797.000 per bulan.

Lalu, gaji PNS golongan IV terendah, yaitu golongan IV A dengan masa kerja 0 tahun, dari sebelumnya Rp2.899.500 menjadi Rp3.044.300 per bulan dan yang tertinggi, IV E dengan masa kerja 32 tahun, dari sebelumnya Rp5.620.300 menjadi Rp5.901.200 per bulan.

Baca juga: Kenaikan gaji PNS sudah diputuskan sejak 2018
Baca juga: Presiden tetapkan penyesuaian gaji pokok PNS berlaku juga untuk CPNS

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPP Timika targetkan 21.205 WP manfaatkan e-filing

Timika (ANTARA) – Jajaran Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Timika, Papua menargetkan sebanyak 21.205 wajib pajak di wilayah itu yang memanfaatkan fasilitas layanan e-filing dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak baik orang pribadi maupun badan.

Kepala KPP Pratama Timika Hery Sumartono di Timika, Selasa, mengatakan diperlukan sosialisasi terus-menerus agar wajib pajak di Timika segera menyampaikan SPT.

“Sampai sekarang yang telah menyampaikan SPT Tahunan baru sebanyak 6.150 wajib pajak dari yang ditargetkan sekitar 47 ribu wajib pajak. Yang sudah menggunakan layanan e-filing sebanyak 5.400. Kami menargetkan sebanyak 21.250 wajib pajak memanfaatkan layanan e-filing ini,” ujarnya.

Menurut dia, layanan e-filing sesungguhnya sangat mempermudah wajib pajak dalam menyampaikan atau melaporkan SPT yaitu dengan mengaktifkan layanan internet melalui telepon pintar.

Khusus di Timika, katanya, masih banyak wajib pajak belum memahami penggunaan e-filing, sebagian lagi masih menunda penyampaian SPT-nya.

“Kami akan akan menyasar ke masing masing Organisasi Perangkat Daerah/OPDuntuk melatih cara menggunakan e-filing. Kalau yang swasta kita lakukan sosialisasi ke perusahaan pemberi kerja,” ujarnya.

Sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (3) UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 16 Tahun 2009, sanksi yang diberikan kepada wajib pajak yang tidak atau terlambat melapor SPT Tahunan PPh sebesar Rp100 ribu kepada wajib pajak orang pribadi dan Rp1 juta kepada wajib pajak badan.

Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang saat kegiatan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi di KPP Pratama Timika, Selasa, mengajak seluruh wajib pajak di wilayah itu agar segera menyampaikan SPT tahunannya.

“Sebagus apapun pekerjaan kita, kalau tidak melaporkan pajak sama dengan bohong. Wajib pajak tidak hanya menghitung dan membayar pajak, tetapi juga berkewajiban menyampaikan SPT Tahunan,” kata Bassang.

Bassang mengatakan Pemkab Mimika telah melakukan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 15 persen setiap penerimaan gaji ASN maupun tenaga honorer. Pemotongan pajak dilakukan oleh bendaharawan di setiap OPD.

Jumlah wajib pajak yang terdata di wilayah kerja KPP Pratama Timika hingga 31 Desember 2018 sebanyak 83.430, dengan perincian wajib pajak badan sebanyak 6.457, berstatus aktif atau normal sebanyak 3.995 dan berstatus non aktif sebanyak 2.462.

Selanjutnya wajib pajak orang pribadi non karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya) sebanyak 5.344, yang aktif sebanyak 3.071 dan tidak aktif sebanyak 2.273.Sementara wajib pajak or ang pribadi berstatus karyawan tercatat sebanyak 71.629, yang aktif sebanyak 52.535 dan tidak aktif sebanyak 19.094.
 

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Selasa sore menguat ke Rp14.235 seiring sikap “dovish” The Fed

Dalam pertemuan 19-20 Maret 2019 ini, The Fed diperkirakan tidak akan seagresif tahun lalu

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore menguat seiring keyakinan para pelaku pasar bahwa bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) akan bersikap hati-hati atau dovish dalam kebijakan suku bunganya.

Kurs rupiah Selasa sore menguat empat poin menjadi Rp14.235 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.239 per dolar AS.

“Dalam pertemuan 19-20 Maret 2019 ini, The Fed diperkirakan tidak akan seagresif tahun lalu. Keyakinan bahwa The Fed semakin dovish bertambah dengan dirilisnya data ekonomi terbaru di AS,” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa.

Indeks perumahan NAHB (National Association of Home Builders/Asosiasi Nasional Pendiri Rumah Tinggal) pada Maret 2019 berada di angka 62, tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.

Pencapaian Maret tersebut berada di bawah konsensus pasar yang memperkirakan kenaikan menjadi 63.

“Artinya, gejala perlambatan ekonomi masih terlihat di negeri adidaya. Mengencangkan ikat pinggang dalam kondisi seperti ini mungkin kurang bijak, bahkan ada peluang untuk memberi sedikit kelonggaran,” ujar Ibrahim.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada Selasa pagi dibuka menguat Rp14.218 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.218 per dolar AS hingga Rp14.238 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.228 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.242 per dolar AS.

Baca juga: IHSG ditutup melemah dipicu aksi ambil untung
Baca juga: Rupiah menguat seiring tenangnya kondisi pasar

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu : Defisit APBN hingga Februari 2019 Rp54,6 triliun

Jakarta (ANTARA) – Realisasi defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga Februari 2019 mencapai Rp54,6 triliun atau 0,34 persen terhadap PDB, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan defisit fiskal periode sama di 2018 yang sebesar Rp48,3 triliun, kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Defisit anggaran mencapai Rp54,6 triliun memang lebih tinggi daripada periode sama tahun lalu yang sebesar Rp48,3 triliun,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN di Jakarta, Selasa.

Realisasi defisit anggaran ini berasal dari pendapatan negara dan hibah sebesar Rp217,21 triliun atau 10,03 dari target serta belanja negara Rp271,83 triliun atau 11,04 persen dari pagu APBN.

Pendapatan negara tersebut mencakup penerimaan perpajakan Rp177,24 triliun atau 9,92 dari target, dan penerimaan negara bukan pajak Rp39,9 triliun atau 10,55 persen dari target.

Penerimaan perpajakan tersebut berasal dari penerimaan pajak termasuk PPh migas sebesar Rp160,8 triliun atau 10,2 persen dari target dan penerimaan kepabeanan dan cukai Rp16,3 triliun atau 7,85 persen dari target.

Sedangkan, realisasi belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp145,68 triliun atau 8,91 persen dari pagu serta transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp126,14 triliun atau 15,26 persen dari pagu.

Untuk menutup defisit anggaran tersebut, realisasi pembiayaan anggaran mencapai Rp197,56 triliun termasuk untuk pembiayaan investasi Rp2 triliun.

Dalam kesempatan ini, pemerintah juga mencatat neraca keseimbangan primer mencapai defisit Rp20,6 triliun.

Baca juga: Menkeu: Januari 2019 defisit APBN Rp45 triliun, lebih tinggi dari sebelumnya

Baca juga: Tahun pengelolaan anggaran tanpa APBN perubahan

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenko Perekonomian-LAPAN kerja sama manfaatkan data sains dan antariksa

…kebijakan yang tepat membutuhkan data yang valid dan akurat

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyepakati kerja sama dalam pemanfaatan data sains dan teknologi penerbangan maupun antariksa untuk mendukung kebijakan prioritas nasional.

Kerja sama ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono dan Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin di Jakarta, Selasa.

Nota Kesepahaman yang diinisiasi sejak Januari 2019 ini akan berlaku selama lima tahun dan akan dituangkan kembali dalam bentuk perjanjian kerja sama.

Komitmen bersama ini akan menjadi landasan dari percepatan program prioritas nasional seperti kebijakan satu peta, moratorium sawit, penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan, dan sistem layanan terintegrasi (OSS).

“Kami mengapresiasi adanya Nota Kesepahaman ini karena kebijakan yang tepat membutuhkan data yang valid dan akurat,” ujar Susiwijono.

Berbagai program tersebut dapat mengatasi permasalahan lintas sektoral kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, serta meningkatkan kepastian berusaha, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Wahyu Utomo menambahkan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan dan program prioritas nasional dibutuhkan penyediaan data spasial yang akurat, salah satunya data penginderaan jauh.

Data ini dapat dimanfaatkan pada kebijakan satu peta untuk penyelesaian tumpang tindih pemanfaatan lahan dalam rangka pembangunan nasional dan daerah, serta moratorium sawit untuk penertiban izin perkebunan kelapa sawit.

Oleh karena itu, kerja sama ini perlu didorong secara berkelanjutan agar dapat terlaksana dengan efektif dan efisien untuk menyelesaikan konflik sosial maupun penyalahgunaan sumber daya alam yang disertai proses evaluasi setiap tahun guna perubahan maupun penajaman.

“Kami harus bersungguh-sungguh menggunakan data dan peta yang terintegrasi, terakurat, dan terbaru, untuk merancang pembangunan berkelanjutan,” kata Wahyu.

Ruang lingkup dari Nota Kesepahaman ini tidak hanya memuat pemanfaatan dan diseminasi hasil penelitian, namun juga pengembangan kapasitas sumber daya manusia di seluruh aspek pekerjaan bersama, serta pemanfaatan fasilitas dan sarana prasarana.

Dalam kesempatan ini, Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin mengatakan pemanfaatan layanan citra satelit untuk mendukung berbagai program prioritas nasional dapat menciptakan efisiensi dan telah menghemat triliunan anggaran negara.

Ia menjelaskan penghematan itu mencapai kisaran Rp3 triliun pada 2015, sebesar Rp5 triliun pada 2016, sebanyak Rp7 triliun pada 2017 dan sebesar Rp13 triliun pada 2018.

“Jadi, termasuk dengan adanya nota kesepahaman ini, kami berkontribusi dalam penghematan anggaran yang jumlahnya luar biasa,” kata Thomas.

Baca juga: Presiden Jokowi serukan integrasi segera transportasi Jabodetabek

Baca juga: Presiden Jokowi: Hilangkan ego sektoral dalam pengelolaan transportasi

Pewarta: Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah menguat seiring tenangnya kondisi pasar

Setelah No Deal Brexit ditolak, pasar sudah mulai tenang karena berarti Inggris akan keluar dengan kesepakatan

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak menguat seiring tenangnya kondisi pasar.

Kurs rupiah menguat 16 poin menjadi Rp14.223 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.239 per dolar AS

“Kondisi pasar memang cenderung tenang. Setelah No Deal Brexit ditolak, pasar sudah mulai tenang karena berarti Inggris akan keluar dengan kesepakatan. Jadi sentimen global juga masih tenang,” kata Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yashyi di Jakarta, Selasa.

Selain itu, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed) pada Rabu (20/3) besok diprediksi masih akan mempertahankan tingkat suku bunganya seiring belum meningkatnya pertumbuhan ekonomi AS.

“The Fed juga besok masih diperkirakan dovish soalnya data-data ekonomi Amerika memperlihatkan pertumbuhan ekonomi yang stagnan. Jadi kenaikan suku bunga kemungkinan tidak akan terjadi,” ujar Dini.

Di sisi lain, surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2019 juga memberikan pengaruh positif terhadap pergerakan rupiah.

“Di saat pergerakan pasar global lagi tenang, kita indonesia punya katalis positif dari fundamental kita, terutama surplus “trade balance”. Jadi rupiahnya masih bisa menguat,” kata Dini.

Pada pukul 9.58 WIB, nilai tukar rupiah masih menguat lima poin menjadi Rp14.234 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.239 per dolar AS.

Baca juga: IHSG menguat di tengah sentimen yang variatif

Baca juga: Dolar stabil jelang pertemuan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Baca juga: Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Baca juga: Harga minyak ditutup pada level tertinggi 4-bulan karena pemangkasan OPEC

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Selasa pagi menguat 16 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak menguat 16 poin menjadi Rp14.223 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.239 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yuan menguat jadi 6,7062 terhadap dolar AS

Beijing (ANTARA) – Kurs tengah nilai tukar mata uang China renminbi atau yuan menguat 26 basis poin menjadi 6,7062 terhadap dolar AS pada Selasa, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China.

Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Rupiah Selasa pagi menguat 16 poin

Baca juga: Dolar diperdagangkan di paruh bawah 111 yen

Baca juga: Dolar stabil jelang pertemuan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar stabil jelang pertemuan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

The Fed akan menjadi berita besar minggu ini, dan pasar mencari mereka…

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS relatif stabil, hanya sedikit berubah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), menempel dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian tentang ekonomi Amerika dan ekspektasi untuk Federal Reserve (Fed) yang akomodatif membuat greenback tenang.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap euro, yen, pound Inggris dan tiga mata uang lainnya, hampir datar pada Senin (18/3) di 96,555. Indeks mencapai level terendah dua minggu di 96,376 pada awal sesi.

Dolar AS telah melemah dalam beberapa sesi terakhir, karena investor memperkirakan The Fed akan mepertahankan nada dovish ketika bertemu pada Selasa (19/3) dan Rabu (20/3) minggu ini.

Pelaku pasar memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuan overnight tidak berubah dan tetap pada janjinya tentang pendekatan “sabar” untuk kebijakan moneter. Data manufaktur lemah Amerika Serikat pada Jumat (15/3) membantu memperkuat ekspektasi tersebut.

“The Fed akan menjadi berita besar minggu ini, dan pasar mencari mereka untuk memperkuat garis dovish dan terus menekankan poin bahwa mereka ada di sini untuk mendukung pasar,” kata Kepala Global FX, Brad Bechtel di Jefferies, dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Pedagang akan fokus pada apakah pembuat kebijakan akan cukup menurunkan perkiraan suku bunga mereka untuk lebih menyelaraskan pandangan tingkat individu mereka selama tiga tahun ke depan dengan janji kesabaran, kata para analis.

Investor juga akan mengawasi rincian-rincian setiap rencana apa pun oleh The Fed untuk berhenti mengambil alih kepemilikan hampir 3,8 triliun dolar AS dalam bentuk obligasi-obligasi.

“Dengan Fed diperkirakan akan mengurangi perkiraannya untuk kenaikan suku bunga di mendatang, para investor akan memperkirakan ini meningkatkan selera terhadap aset-aset berisiko akhir pekan ini,” kata Wakil Presiden Oanda, Dean Popplewell, yang juga analis pasar pada perusahaan perdagangan valuta asing itu.

Dolar AS menempel pada kisaran perdagangan ketat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya.

Sementara itu, rubel Rusia mencapai level tertinggi tujuh bulan, didukung oleh harga minyak yang lebih kuat dan minat terhadap obligasi negara.

Sterling turun di bawah 1,32 dolar AS, setelah ketua parlemen Inggris mengatakan kesepakatan Brexit dengan Perdana Menteri Theresa May tidak dapat dipilih lagi kecuali ada proposal lain yang diajukan.

“Perkembangan hari ini tidak mengubah pandangan kami bahwa ketidakpastian akan terus mendominasi selama dua minggu ke depan. Kami tidak akan menyarankan menambah posisi jangka panjang sterling mengingat beberapa skenario dalam permainan,” kata Kepala Kantor UBS Wealth Management, Geoffrey Yu di London, Inggris.

“Namun, ‘tidak ada kesepakatan’ Brexit masih bukan kasus dasar kami, dan pasar tampaknya setuju tidak ada kesepakatan yang hanya terbatas pada risiko tambahan pada aset atau portofolio, yang menjelaskan mengapa pound tidak bereaksi lebih buruk,” katanya.

Baca juga: Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Baca juga: Harga minyak ditutup pada level tertinggi 4-bulan karena pemangkasan OPEC

Baca juga: Negara-negara OPEC dan non-OPEC bahas perkembangan pasar di Azerbaijan

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak ditutup pada level tertinggi 4-bulan karena pemangkasan OPEC

Kami akan membiarkan kemungkinan tertinggi baru Brent…

New York (ANTARA) – Harga minyak naik mendekati level tertinggi empat bulan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), didukung oleh prospek perpanjangan pemangkasan pasokan minyak yang dipimpin Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan tanda-tanda penurunan dalam persediaan minyak mentah AS.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei naik 0,38 dolar AS atau 0,6 persen menjadi ditutup pada 67,54 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik 0,57 dolar AS atau 1,0 persen menjadi menetap pada 59,09 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

“Kami akan membiarkan kemungkinan tertinggi baru Brent, terutama karena OPEC+ menegaskan kembali komitmen mereka untuk memangkas produksi lebih lanjut melalui sesi menteri akhir pekan lalu,” kata Presiden Ritterbusch and Associates, Jim Ritterbusch, dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, bertemu di Azerbaijan akhir pekan untuk memantau pakta pengurangan pasokan minyak mentah mereka, di mana mereka mengatakan akan melampaui komitmen dalam beberapa bulan mendatang.

Grup ini juga membatalkan pertemuan luar biasa yang dijadwalkan 17-18 April, yang berarti grup produsen tidak akan bertemu lagi sampai pembicaraan rutin berikutnya pada 25-26 Juni.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Senin (18/3) bahwa April akan terlalu dini untuk mempertimbangkan keputusan perpanjangan, namun mereka akan terus melakukan upaya untuk mencari pasar yang seimbang.

“Konsensus yang kami dengar … adalah bahwa April akan terlalu dini untuk membuat keputusan produksi untuk semester kedua,” katanya.

Arab Saudi pada Minggu (17/3) mengisyaratkan produsen-produsen mungkin perlu memperpanjang pemotongan 1,2 juta barel per hari melampaui Juni hingga paruh kedua 2019. Kerajaan secara umum telah memotong lebih dramatis daripada beberapa negara lainnya, sementara Rusia, anggota non-OPEC terbesar dalam pakta tersebut, kurang tertarik untuk melanjutkan pengurangan produksi.

“Selama level persediaan meningkat dan kita jauh dari level normal, kita akan tetap di jalurnya, membimbing pasar menuju keseimbangan,” kata menteri Saudi Khalid al-Falih.

Ekspor dari produsen terbesar OPEC itu turun menjadi 7,3 juta barel per hari pada Januari dari 7,7 juta barel per hari pada Desember, data resmi menunjukkan.

Tanda-tanda penurunan tingkat persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan AS di Cushing, Oklahoma, juga mendukung minyak berjangka, kata para pelaku pasar.

Stok minyak mentah di Cushing, titik pengiriman untuk WTI, turun 1,08 juta barel dalam seminggu yang berakhir Jumat (15/3), kata para pedagang, mengutip data dari perusahaan intelijen pasar Genscape.

Secara keseluruhan, persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah turun minggu lalu, penurunan mingguan kedua berturut-turut, sebuah jajak pendapat pendahuluan menunjukkan.

Produksi minyak AS dari tujuh formasi serpih utama diperkirakan akan mencapai rekor 8,6 juta barel per hari (bph) pada April, naik 85.000 barel per hari, yang akan menjadi kenaikan bulanan terkecil sejak Mei 2018, perkiraan pemerintah.

Baca juga: Negara-negara OPEC dan non-OPEC bahas perkembangan pasar di Azerbaijan

Baca juga: Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah kirim delegasi ke UE atas langkah diskriminatif sawit

Rencananya pada 7 April 2019, tentunya untuk bertemu dengan parlemen Uni Eropa

Jakarts (ANTARA) – Pemerintah siap mengirim delegasi ke Uni Eropa untuk memberikan penjelasan sebagai respons atas langkah diskriminatif terhadap sawit, yang telah dianggap sebagai komoditas berisiko tinggi.

“Rencananya pada 7 April 2019, tentunya untuk bertemu dengan parlemen Uni Eropa,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Tujuan delegasi ini adalah memberikan tanggapan atas rancangan peraturan Komisi Eropa yaitu Delegated Regulation Supplementing Directive 2018/2001 of the EU Renewable Energy Directive II.

Secara garis besar rancangan itu akan mengisolasi dan mengecualikan minyak kelapa sawit dari sektor biofuel Uni Eropa, sehingga dapat menguntungkan produk minyak nabati lainnya.

Saat ini, Komisi Eropa juga telah mengadopsi Delegated Regulation No C (2019) 2055 Final tentang High and Low ILUC Risk Criteria on Biofuels pada 13 Maret 2019.

Dokumen ini akan diserahkan kepada Dewan dan Parlemen Uni Eropa melalui tahap scrutinize document dalam waktu dua bulan ke depan.

“Rencananya, paling lambat dua bulan, tapi dalam perjalanannya bisa lebih cepat dari dua bulan, jadi kita perlu menyampaikan pandangan dan posisi kita mengenai delegated regulation,” ujar Darmin.

Terdapat 10 agenda yang akan dibawa oleh delegasi yang beberapa di antaranya mengenai pengelolaan sawit berkelanjutan, produktivitas minyak sawit dibandingkan minyak nabati lainnya, dan penciptaan lapangan kerja.

Darmin mengatakan pemerintah saat ini sudah melakukan berbagai langkah agar pengelolaan sawit terus berkelanjutan melalui penanaman kembali untuk mendorong produktivitas.

“Kita benahi pengelolaan supaya sawit lebih berkelanjutan dengan melakukan replanting secara intensif sejak tahun lalu dan melakukan moratorium pembukaan lahan,” ujarnya.

Selain itu, tambah dia, minyak sawit saat ini mempunyai produktivitas beberapa kali lipat dibandingkan komoditas minyak nabati lainnya seperti bunga matahari.

“Kalau satu hektare tanah ditanami sawit, bisa menghasilkan delapan sampai 10 ton. Kalau yang lain, boleh jadi hanya satu ton. Jadi, bisa delapan sampai 10 kali lipat dari minyak nabati lainnya,” ujar Darmin.

Selama ini, pengadaan minyak sawit ini juga telah menciptakan lapangan kerja bagi 17 juta pekerja di Indonesia, sehingga secara tidak langsung memberikan manfaat sosial ekonomi yang besar.

Oleh karena itu, langkah keberatan yang juga disepakati oleh dua produsen sawit lainnya, Malaysia dan Kolombia ini, merupakan upaya untuk melawan standar ganda yang diterapkan Uni Eropa.

“Karena ini diskriminatif dan pihak-pihak sana selalu bicara kerja sama multilateralisme, kita juga siap membawa ini ke WTO, karena bisa diuji langkah-langkah mereka adalah langkah-langkah yang fair atau proteksionisme dengan berbagai macam tudingan,” ujar Darmin.

Baca juga: Menko Perekonomian: Negara produsen sawit kirim misi ke UE
Baca juga: Permintaan domestik naik, ekspor CPO diperkirakan tetap tumbuh 4-5 persen 2019

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Senin sore menguat seiring turunnya harga minyak

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore menguat seiring turunnya harga minyak dunia.

Kurs rupiah Senin sore menguat 21 poin menjadi Rp14.239 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.260 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin, mengatakan, penurunan harga minyak pada hari ini membuat rupiah bergerak positif.

“Penurunan harga minyak tentu membuat biaya impor komoditas ini menjadi lebih murah. Ini membuat tekanan di neraca perdagangan akan berkurang, dan nantinya merambat ke perbaikan di pos transaksi berjalan. Dengan transaksi berjalan yang lebih kuat, meski masih defisit, rupiah punya fondasi yang kuat sehingga tidak mudah terombang-ambing,” ujar Ibrahim.

Menurut Ibrahim, penurunan harga minyak adalah berkah. Indonesia adalah negara net importir minyak, mau tidak mau harus mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri karena produksi domestik yang tidak memadai.

OPEC dan negara produsen minyak lain seperti Rusia dijadwalkan menggelar pertemuan pada 17-18 April 2019 mendatang untuk menentukan kebijakan produksi. Sebelumnya, OPEC Plus sudah menerapkan pemangkasan produksi sampai 1,2 juta barel per hari, dan pertemuan selanjutnya akan menentukan apakah kebijakan ini berlanjut atau tidak.

“Dari internal, neraca dagang Indonesia periode Februari 2019 secara mengejutkan mencatatkan surplus US$ 330 juta,” kata Ibrahim.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka menguat Rp14.238 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.223 per dolar AS hingga Rp14.245 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.242 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.310 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah berpotensi menguat manfaatkan koreksi dolar AS

Baca juga: Rupiah Senin pagi menguat 15 poin

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat Transportasi: Pemkot Depok tidak harus bangun LRT

Harus segera diatur agar tata ekonomi pada angkutan konvensional tidak kalah dengan daring (angkutan online).

Depok (ANTARA) – MSCE dan Pengamat Perkotaan dan Transportasi, Dr. Yayat Supriatna beranggapan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, tidak seharusnya membangun moda transportasi Light Rail Transit (LRT) dari Stasiun Pondok Cina, Jalan Margonda ke Harjamukti atau kawasan Cibubur.

Menurut Yayat Supriatna di Kota Depok, Senin, Pemkot Depok seharusnya melakukan perencanaan yang matang dan baik dalam pengaturan transportasi sehingga secara keseluruhannya dapat berjalan beriringan.

Itu dapat terlihat pada sistem pengaturan angkutan umum dan perencanaan dalam pola tata kota yang terintegrasi dengan moda transportasi. Pasalnya secara keseluruhan merupakan salah satu hal terpenting untuk menunjang perekonomian rakyat pada suatu daerah.

Dimana secara keseluruhannya merupakan satu rangkaian utama guna mengetahui perkembangan ekonomi dari skala investasi swasta maupun menengah ke bawah.

“Tapi kalau hanya membangun tanpa memikirkan transportasi ataupum letak pembangunan moda transportasi umum lainnya maka akan timpang tindih, dan akan terjadi peningkatan pengangguran,” katanya.

Seharusnya itu ada pengaturan dan pemantapan dalam pola pengaturan, yang dimana perlunya pembahasan. Dikarenakan pada saat ini sudah masuk pada era teknologi berbasis digital.

Tentu akan banyak masyarakat terutama angkutan umum akan tergantikan. Dan ini, harus ada solusi dari Pemkot Depok selaku pengambil kebijakan dengan organisasi angkutan darat (Organda).

Yayat menambahkan anggaran yang digunakan untuk pembangunan tersebut diperkirakan mencapai Rp 600 miliar. Tentu itu bukan angka yang kecil, dan secara penggunaan harusnya lebih pada pengaturan angkutan maupun peremajaan fasilitas umum.

Kemudian setelah itu beralih pada pengaturan lalulintas, tetapi harus secara menyeluruh. Pasalnya saat ini sudah banyak angkutan berbasis daring (online).

“Ini harus segera diatur agar tata ekonomi pada angkutan konvensional tidak kalah dengan daring (angkutan online),” katanya.

Itu sebenarnya bisa dilakukan pengelolaan satu pintu yang biasa terjadi pada daerah berkembang. Seperti halnya pada negara-negara berkembang yang mempunyai sistem atau pola pengaturan lalulintas khusus angkutan.

Yayat menjelaskan pada dasarnya pembangunan moda transportasi harus terukur dan terarah. Dikarenakan akan banyak gejolak yang timbul, dan tentunya angka pengangguran akan kembali naik.

“Banyak daerah di Kota Depok yang masih perlu angkutan umum, tetapi secara pengelolaan harus jelas dan perlunya pengaturan arus agar ketepatan waktu makin terjamin,” katanya.

Pewarta: Mayolus Fajar Dwiyanto
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah dan BI tetapkan enam kebijakan kejar devisa parawisata

Jakarta (ANTARA) –

Pemerintah dan Bank Indonesia akan mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara dan penerimaan devisa parawisata pada 2019 dengan enam langkah strategis sesuai hasil rapat koordinasi yang diputuskan di Jakata, Senin siang.

Usai rapat itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan bahwa langkah strategis pertama adalah percepatan penyelesaian proyek-proyek infrastruktur penopang pariwisata, seperti bandara baru internasional di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

“Bandara internasional baru di Yogyakarta yang segera beroperasi. Targetnya, bandara tersebut bisa melayani wisatawan mancanegara pada April 2019 dan untuk seluruh penerbangan pada Oktober 2019,” kata Perry.

Selain bandara baru di Yogyakarta, proyek infrastruktur lain adalah landasan atau “runway” 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, dan penyelesaian pengembangan Bandara Internasional Gusti Ngurah Rai, Bali, untuk memudahkan akses wisatawan mancanegara.

Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada  dapat mencapai 20 juta kunjungan wisman dan dapat menambah devisa 17,6 miliar dolar AS pada 2019.

Selanjutnya, ujar Perry, langkah strategis kedua adalah meningkatkan pengembangan atraksi wisata, yang mengedepankan potensi daerah. Selain itu, peningkatan kualitas pariwisata juga akan ditingkatkan di daerah-daerah perbatasan.

“Pengembangan pariwisata di daerah perbatasan (cross-border tourism) melalui penyelenggaraan sejumlah kegiatan wisata secara periodik,” ujarnya.

Langkah strategis ketiga adalah pemerintah dan BI akan meningkatkan kualitas amenitas atau kenyamanan tinggal wisatawan dengan beberapa program seperti penyelenggaran Idnonesia Bersih untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, kemudian peningkatan daya tarik wisatawan.

Pemerintah juga mengupayakan percepatan pembebasan lahan agar dapat lebih mudah menyediakan tingkat amenitas atau kenyamanan yang baik, seperti yang akan dilakukan di sekitar Danau Toba dan Candi Borobudur.

“Pada langkah keempat, kami akan memperkuat promosi pariwisata nasional untuk meningkatkan lama tinggal (length of stay) wisatawan mancanegara, antara lain melalui promosi digital (marketplace), pengembangan paket wisata, perluasan paket promo wisata (hot deals) di destinasi wisata,” ujar dia.

Pemerintah dan BI juga menyoroti masalah pendanaan untuk pengembangan usaha pariwisata. Di program strategis kelima, pemerintah dan BI akan meningkatkan investasi dan pembiayaan dalam pengembangan destinasi wisata.

Langkah untuk memudahkan pembiayaan ini, antara lain, adanya petunjuk teknis (juknis) untuk penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pariwisata dan penyusunan kajian terkait insentif dan model pembiayaan destinasi wisata.

Di program terakhir, pemerintah dan BI akan menyusun standar prosedur Manajemen Krisis Kepariwisataan dan forum membentuk Manajemen Krisis Kepariwisataan Daerah.***1***

Oleh Indra Arief Pribadi

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah berpotensi menguat manfaatkan koreksi dolar AS

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin, berpotensi menguat memanfaatkan peluang terkoreksinya dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Senin, mengatakan, indeks dolar hari ini diperkirakan melemah terhadap hampir semua mata uang kuat utama dunia.

“Rupiah kemungkinan menguat seiring pelemahan dollar serta surplusnya data neraca perdagangan Januari sebesar 330 juta dolar AS,” ujar Ahmad.

Kemungkinan terkoreksinya dolar AS sendiri didorong oleh melemahnya data Industrial Production Index (IPI) AS menjadi 0,1 persen (bulan ke bulan/mom) di bulan Februari dibandingkan konsensus sebesar 0,2 persen (mom).

Menurut Ahmad, rendahnya pertumbuhan IPI tersebut menunjukan pelemahan yang semakin jelas terhadap ekonomi AS di triwulan pertama 2019.

Sementara itu, poundsterling meningkat terhadap dolar setelah parlemen Inggris memutuskan untuk menolak proposal “No-deal Brexit” dalam proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

“Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.200 sampai Rp14.250 per dolar AS,” kata Ahmad.

Pada pukul 9.39 WIB, nilai tukar rupiah masih menguat 15 poin menjadi Rp14.245 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.260 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yuan China menguat menjadi 6,7088 terhadap dolar AS

Beijing (ANTARA) –

Kurs tengah nilai tukar mata uang China renminbi atau yuan menguat 79 basis poin menjadi 6,7088 terhadap dolar AS pada Senin, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China.

Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Senin pagi menguat 15 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi bergerak menguat 15 poin menjadi Rp14.245 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.260 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di paruh tengah 111 yen

Tokyo (ANTARA) – Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh tengah 111 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Senin pagi, sebagian besar sejalan dengan levelnya di New York akhir pekan lalu.

Ketika pasar dibuka, dolar dikutip pada 111,55-56 yen dibandingkan dengan 111,45-55 yen di New York dan 111,65-66 yen di Tokyo pada Jumat (15/3) pukul 17.00 waktu setempat.

Euro, sementara itu, diambil pada 1,1319-1320 dolar dan 126,27-31 yen terhadap 1,1321-1331 dolar dan 126,19-29 yen di New York dan 1,1325-1326 dolar dan 126,45-49 yen pada perdagangan Jumat (15/3) sore di Tokyo.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019