BSN : penerapan SNI baja di Indonesia berkembang pesat

Surabaya (ANTARA) – Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya mengatakan, penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk baja di Indonesia berkembang pesat, dengan bukti perusahaan baja yang ada saat ini betul-betul berkomitmen terhadap mutu dan kualitas.

“Penetapan SNI baja didasarkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pertimbangan perlindungan konsumen dari beredarnya baja yang tidak aman,” kata Bambang dalam keterangan persnya yang diterima di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.

Ia mengatakan, secara umum BSN  telah menetapkan 11.815 SNI, dan terkait baja sudah menetapkan 36 SNI.

Untuk perusahaan, kata dia, sesuai data BSN terdapat 49 perusahaan di Indonesia yang menerapkan SNI baja, baik yang diberlakukan wajib maupun sukarela. Sementara untuk wilayah Banten sendiri berjumlah 5, atau sudah naik dibanding beberapa tahun belakangan yang hanya sekitar 30 perusahaan.

Bambang juga mengapresiasi salah satu perusahaan BUMN bidang baja, yang sudah menerapkan 2 SNI dan 23 standar internasional lainnya, yakni Krakatau Steel.

Dalam kunjungannya beberapa waktu lalu ke PT Krakatau Steel, Bambang mengatakan, perusahaan itu mampu menunjukkan perkembangan yang pesat dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun terakhir.

Komitmen tinggi terhadap kualitas juga telah dibuktikan dengan menerapkan standar sejak tahun 1993, yakni berawal dari ISO 9001 Sistem Manajemen Mutu yang kemudian ditingkatkan menjadi Sertifikasi ISO 9001: 2000 pada 2003.

Bambang mengatakan, komitmen PT Krakatau Steel akan penerapan standar dapat menjadi contoh bagi industri lainnya.

“Bagi perusahaan, penerapan SNI baja sangat penting karena untuk keselamatan terutama bidang konstruksi. Apabila tidak memenuhi SNI, dapat memunculkan risiko yang mungkin saja bisa mengancam nyawa manusia,” katanya.

Bambang mengaku, kunjungannya ke industri untuk melihat langsung ke lapangan bagaimana penerapan SNI oleh industri dan sekaligus juga ingin mendengar langsung di lapangan tentang isu-isu strategis yang dihadapi yang tentunya berkaitan dengan SNI.

Informasi yang diperoleh langsung di lapangan, kata Bambang, akan menjadi masukan bagi pembuatan kebijakan BSN untuk mendorong produk dalam negeri agar berdaya saing dan bisa melindungi konsumen Indonesia.

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Darmin ingatkan industri asuransi bersinergi dengan revolusi digital

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengingatkan agar industri asuransi melakukan sinergi dengan revolusi digital agar mampu bertahan dari perubahan zaman dan tantangan yang makin beragam.

“Perubahan ini akan menciptakan ‘disruption’, namun di sisi lain akan ada kesempatan baru, baik yang berkaitan dengan bisnis sebelumnya, serta juga akan melahirkan ekosistem-ekosistem yang lebih luas dan ‘complicated,’ kata Darmin saat memberikan sambutan dalam “Indonesia Insurance Innovation Awards 2019” di Jakarta, Jumat.

Menurut Darmin, bagi industri asuransi, pemanfaatan teknologi yang relevan dalam proses operasional dapat dijalankan dengan aplikasi mobile, misalnya untuk memberikan notifikasi terkait pertanggungan asuransi dan tagihan untuk pembayaran premi.

Selain itu, penggunaan teknologi lainnya adalah untuk kecerdasan buatan (AI), misalnya dalam bentuk algoritma dan robot, yang bisa digunakan untuk proses pemasaran, serta berkomunikasi dengan pelanggan.

Kemudian, kontak cerdas yang berfungsi untuk penyusunan dokumen secara otomatis berdasarkan pada kode yang sudah diinputkan dan teknologi blockchain yang berguna untuk pertukaran nilai atau data melalui internet tanpa perantara untuk basis data transaksi pelanggan.

“Anda tidak bisa melahirkan langkah besar inovasi dalam dunia asuransi jika data tidak tersedia dengan baik. Kalau bicara dunia asuransi, harus ada kecerdikan dengan data terbatas tapi mampu melahirkan inovasi, baik dalam hal produk, layanan, dan lain sebagainya. Jadi bisa bersaing dengan dengan negara lain,” ujarnya.

Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan tren peningkatan dengan pencapaian di akhir 2018 mencapai 5,17 persen, namun pertumbuhan sektor jasa keuangan dan asuransi secara umum justru mengalami penurunan dari 5,47 persen di 2017 menjadi 4,17 persen di 2018.

Industri asuransi masih memperlihatkan konsistensi dalam peningkatan kinerja, yang terlihat dari data akhir tahun 2018, yaitu pertumbuhan aset sebesar 6,8 persen, pendapatan premi naik 6,8 persen dan investasi bertumbuh 6,6 persen.

Sementara itu, jumlah perusahaan asuransi hingga Januari 2019 tercatat mencapai 152 perusahaan dengan porsi asuransi jiwa mencakup 38,4 persen dan asuransi umum sebesar 53,6 persen.

Pertumbuhan itu didukung dengan tingkat kecukupan modal terhadap membaiknya pembayaran klaim yang tercermin dari indikator Risk Based Capital (RBC) asuransi pada kisaran 126,3 persen untuk asuransi jiwa, 255,9 persen untuk asuransi umum dan 269,8 persen untuk reasuransi.

Pada 2017, industri asuransi Indonesia tercatat memiliki porsi sebanyak 23 persen dari total asuransi di kawasan Asia Tenggara.

Asuransi umum Indonesia berada di peringkat keempat setelah Filipina, Thailand dan Vietnam dengan pertumbuhan premi rata-rata pada periode 2012-2017 sebesar enam persen. Kinerja itu masih di atas rata-rata Asean sebesar 5,7 persen.

Sedangkan, asuransi jiwa Indonesia berada di peringkat ketiga setelah Vietnam dan Filipina dengan pertumbuhan premi rata-rata pada periode 2012-2017 sebesar 11,1 persen. Kinerja tersebut masih di atas rata-rata Asean sebesar 9,6 persen.

Baca juga: SDM dan infrastruktur digital jadi kunci Revolusi Industri 4.0
Baca juga: Revolusi Industri 4.0 buka kesempatan generasi muda kuasai ekonomi digital

 

Pewarta: Satyagraha
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bappenas akan mempertajam rancangan RKP 2020

Kupang (ANTARA) – Kementerian PPN/Bappenas akan terus mempertajam rancangan rencana kerja pemerintah (RKP) 2020 hingga tingkat proyek prioritas, membahas dengan instansi terkait dan pemerintah daerah.

Selain mengintegrasikan sumber pendanaan seperti APBN, dana alokasi khusus (DAK), BUMN dan lainnya, kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P. S. Brodjonegoro di Kupang, Jumat malam.

Dia mengemukakan hal itu, dalam arahannya pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) NTT dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTT Tahun 2020.

“RKP 2020 merupakan RKP transisi menuju RPJMN 2020-2024. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian terhadap efektivitas dan efisiensi program, serta diidentifikasi kerja sama dan kemitraan dalam pembiayaan pembangunan antara pemerintah daerah, pelaku usaha, BUMN, dan masyarakat,” katanya.

Menteri Bambang juga berharap, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat menajamkan program, proyek, dan inisiatif baru untuk mendukung prioritas nasional.

Selain memastikan mitigasi dan adaptasi pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), serta memastikan program dan proyek tersebut mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Berdasarkan kondisi dan permasalahan di NTT, DAK fisik perlu dapat diarahkan untuk pengentasan kemiskinan dan peningkatan IPM melalui DAK Pendidikan dan Kesehatan.

Peningkatan konektivitas daerah tertinggal melalui DAK fisik jalan dan transportasi, dan memperkuat sektor agroindustri melalui DAK industri kecil dan menengah, pasar, pertanian, kehutanan, serta kelautan dan perikanan, katanya menambahkan.

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bappenas dukung kelanjutan program Anggur Merah

Kupang (ANTARA) – Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P. S. Brodjonegoro mendukung kelanjutan program Desa Mandiri ‘Anggur Merah’ di Nusa Tenggara Timur (NTT), guna mengatasi kemiskinan di daerah itu.

Selain Anggur Merah, juga program hibah desa wisata, dan program kemitraan pengembangan ekonomi umat melalui kelembagaan agama, kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P. S. Brodjonegoro, di Kupang, Jumat malam.

Dia mengemukakan hal itu, dalam arahannya pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) NTT dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTT Tahun 2020.

“Permasalahan mendasar di NTT adalah masih tingginya angka kemiskinan dan rendahnya kualitas SDM. Untuk itu, kebijakan pembangunan NTT di 2020 perlu diarahkan dengan melanjutkan beberapa program inovatif yang disasar untuk masalah kemiskinan dengan berbasis desa, seperti Program Anggur Merah,” katanya.

Selain itu, untuk meningkatkan IPM, program vokasi dan peningkatan kualitas guru perlu menjadi prioritas di bidang pendidikan.

Sementara di bidang kesehatan, Pemerintah NTT perlu memprioritaskan peningkatan kesehatan ibu dan anak, penanggulangan stunting, pencegahan dan penanggulangan penyakit, serta menggalakkan gerakan hidup sehat.

Menteri Bambang menjelaskan hasil Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Regional 2019 di Balikpapan pada 11-15 Maret lalu, yaitu merupakan forum interaksi dan diskusi untuk melakukan sinkronisasi perencanaan pembangunan nasional, daerah, dan antar daerah.

Menurut dia, organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi NTT telah mengajukan 2.124 usulan, dengan 269 usulan diantaranya telah diverifikasi dan dibahas di Rakortekrenbang, serta 32 persen diantaranya disetujui K/L.

Sementara OPD kabupaten/kota di NTT mengajukan 5.593 usulan, dengan 177 diantaranya telah diverifikasi dan dibahas di Rakortekrenbang, namun belum ada yang disetujui oleh K/L, kata Menteri Bambang.

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bappenas: 32 persen usulan OPD NTT untuk 2020 disetujui

Kupang (ANTARA) – Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P. S. Brodjonegoro mengatakan, organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi NTT telah mengajukan 2.124 usulan, dengan 269 usulan diantaranya telah diverifikasi dan dibahas di Rakortekrenbang, serta 32 persen diantaranya disetujui K/L.

Sementara OPD kabupaten/kota di NTT mengajukan 5.593 usulan, dengan 177 diantaranya telah diverifikasi dan dibahas di Rakortekrenbang, namun belum ada yang disetujui oleh K/L, kata Bambang Brodjonegoro, di Kupang, Jumat malam.

Dia mengemukakan hal itu, dalam arahannya pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) NTT dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTT Tahun 2020.

Menurut dia, proyek usulan daerah di NTT yang telah disetujui oleh K/L adalah antara lain percetakan sawah baru di Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Belu, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Barat seluas 400 hektare.

Pembangunan pasar ikan di Kabupaten Nagekeo, Lembata, Alor, Sumba Timur, Sabu Raijua, dan Rote Ndao.

Pembelian traktor roda dua di 22 kabupaten/kota sebanyak 718 unit dan traktor roda empat di 14 kabupaten sebanyak 90 unit, benih bersertifikat padi untuk lahan seluas 10 ribu hektare.

Penyaluran bantuan sosial kelompok usaha bersama (KUBE) untuk 1.500 kepala keluarga (KK), perlindungan dan pelayanan sosial penyandang disabilitas di masyarakat untuk 360 orang.

Rehabilitasi hutan dan lahan secara vegetatif pada 22 kabupaten/kota seluas 5 ribu hektar, serta pengelolaan hutan bersama masyarakat (hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat dan kemitraan) pada 22 Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPT KPH) seluas 5 ribu hektare.

Sebagai tindak lanjut hasil Rakortekrenbang, usulan daerah yang telah disepakati akan ditindaklanjuti K/L untuk dimasukkan ke dalam Renja K/L dan akan dikonfirmasi kembali dalam Forum Trilateral Meeting setelah pagu indikatif tersedia, katanya.

Untuk usulan yang tidak lolos verifikasi karena kewenangannya merupakan kewenangan daerah, dapat diusulkan kembali melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertumbuhan ekonomi NTT 2020 ditarget minimal 5,16 persen

Kupang (ANTARA) – Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P. S. Brodjonegoro mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2020, minimal harus 5,16 persen.

“Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 3,34 persen, tingkat kemiskinan maksimal 19,3 persen, dan IPM minimal 65,90,” kata Menteri Bambang pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) NTT dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTT Tahun 2020 di Kupang, Kamis malam.

Menurut dia, dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi NTT cenderung di atas laju pertumbuhan ekonomi nasional, kecuali di 2018 sedikit menurun. Kontribusi NTT terhadap ekonomi wilayah Nusa Tenggara sebesar 43,21 persen, sedangkan kontribusi terhadap ekonomi nasional sebesar 0,66 persen.

Sebagai pusat perekonomian di NTT, Kota Kupang menyumbang kontribusi sebesar 22,11 persen terhadap PDRB Provinsi, berbanding terbalik dengan Kabupaten Sumba Tengah yang hanya sebesar 1,09 persen.

Rata-rata pertumbuhan ekonomi tertinggi masih dipegang Kota Kupang sebesar 6,75 persen, disusul Kabupaten Belu sebesar 5,62 persen.

Dia mengatakan, sumber pertumbuhan utama NTT berasal dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 29,19 persen, sektor administrasi pemerintah, pertanahan.

Dan jaminan sosial wajib sebesar 12,70 persen, sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 10,59 persen, dan sektor  konstruksi sebesar 10,59 persen.

Kontribusi sektor industri pengolahan di NTT cenderung meningkat, meskipun pertumbuhannya menurun di tahun terakhir.Sebaliknya kontribusi sektor pertambangan dan penggalian menurun yang ter cermin dari nilai ekspor produk tambang tembaga dan konsentrat menurun sejak 2010-2016, katanya.

Baca juga: BPS: ekonomi NTT tumbuh 5,2 persen
Baca juga: Pariwisata jadi kekuatan ekonomi baru NTT

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu: penyampaian SPT Pajak Orang Pribadi meningkat 9,4 persen

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi telah mencapai 10,32 juta atau meningkat 9,4 persen dibandingkan periode sama 2018 sebesar 10,05 juta.

“Sampai dengan jam 13.00 WIB, sudah ada kenaikan menjadi 10.324.265 Orang Pribadi yang telah menyerahkan SPT,” kata Sri Mulyani saat melakukan kunjungan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tebet dan KKP Pratama Setiabudi 4, Tebet, Jakarta, Jumat.

Sri Mulyani mengatakan sebagian besar penyampaian SPT yang dilakukan Wajib Pajak telah menggunakan pelaporan secara elektronik melalui “e-filing” di portal Direktorat Jenderal Pajak (DJP) online.

“Pelaporan SPT menggunakan ‘e-filing’ meningkat pesat sampai 23,68 persen,” ujarnya.

Hal tersebut, tambah mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia, yang menyebabkan pengisian SPT secara manual telah menurun hingga 26,29 persen.

Meski demikian, saat melakukan peninjauan dan berdiskusi dengan sejumlah Wajib Pajak, ia menemukan masih banyak masyarakat yang belum mengerti proses pelaporan SPT dengan sistem “e-filing”.

Menurut Sri Mulyani, para Wajib Pajak kerap lupa kata kunci saat masuk ke situs pelaporan pajak dan masih menemui kendala seperti lemahnya jaringan internet selama proses pengisian SPT secara elektronik.

Untuk mengatasi persoalan itu dan meningkatkan jumlah pelapor SPT, otoritas pajak akan terus melayani dengan secara aktif menanyakan, memberikan informasi maupun edukasi agar kepatuhan makin baik.

Dalam kesempatan ini, Sri Mulyani menyampaikan tenggat waktu penyampaian SPT Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi tidak mengalami perubahan yaitu 31 Maret 2019.

Sebagai upaya kemudahan, Wajib Pajak yang tidak bisa melaporkan SPT tepat waktu, mendapatkan pengecualian dari pengenaan sanksi administrasi berupa denda.

Meski jumlah penyampaian SPT hingga Jumat (29/3) siang sudah mencapai 10,32 juta, namun jumlah ini belum memenuhi target pengumpulan SPT sebesar 15,58 juta dari 18,33 juta Wajib Pajak yang wajib melaporkan SPT Orang Pribadi pada 2019.

Pewarta: Satyagraha dan Katriana
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu cabut peraturan mengenai perlakuan perpajakan bagi “e-commerce”

penarikan PMK ini dilakukan mengingat adanya kebutuhan lebih lanjut untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi yang lebih komprehensif antar Kementerian Lembaga

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memutuskan untuk mencabut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan atas Transaksi Perdagangan melalui Sistem Elektronik atau “e-commerce”.

Sri Mulyani dalam pernyataan di Jakarta, Jumat, menyatakan penarikan PMK ini dilakukan mengingat adanya kebutuhan lebih lanjut untuk melakukan koordinasi dan sinkronisasi yang lebih komprehensif antar Kementerian Lembaga.

“Saya memutuskan menarik PMK 210/2018. Itu kita tarik. Dengan demikian, yang simpang siur tanggal 1 April ada pajak ‘e-commerce’ itu tidak benar,” kata Sri Mulyani.

Ia menjelaskan koordinasi itu dilakukan untuk memastikan agar pengaturan “e-commerce” lebih tepat sasaran, berkeadilan, efisien, serta mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi digital dengan mendengarkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, penarikan PMK ini sekaligus memberikan waktu bagi pemerintah untuk melakukan sosialisasi dan komunikasi yang lebih intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, serta mempersiapkan infrastruktur pelaporan data e-commerce.

Dengan adanya pencabutan PMK tersebut, maka perlakuan perpajakan untuk seluruh pelaku ekonomi tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Para pelaku usaha baik ‘e-commerce’ maupun konvensional yang menerima penghasilan hingga Rp4,8 miliar dapat memanfaatkan skema pajak final dengan tarif 0,5 persen dari jumlah omzet usaha,” ujar Sri Mulyani.

Ia mengingatkan otoritas pajak akan terus mengedepankan kerja sama dan pembinaan terhadap Wajib Pajak, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil, untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pelaku bisnis terkait aspek pemasaran, akses kredit, pengembangan usaha, dan perpajakan.
Baca juga: Ketua DPR ingin semua jenis transaksi online di Indonesia kena pajak
Baca juga: Peritel Sogo minta diperlakukan adil dengan “e-commerce”

 

Pewarta: Satyagraha
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah akhir pekan menguat tipis jadi Rp14.242

Sentimen positif bagi rupiah yaitu terkait perang dagang antara AS dan China yang kini berpotensi damai

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan menguat tipis seiring tren pelemahan yang terjadi sepekan ini.

Rupiah Jumat sore menguat hanya satu poin menjadi Rp14.242 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.243 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat, mengatakan, sentimen positif bagi rupiah yaitu terkait perang dagang antara AS dan China yang kini berpotensi damai.

“Sentimen ini terbukti ampuh melemahkan dolar AS setelah perundingan yang semakin positif. Yang kurang tinggal pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping untuk menandatangani perjanjian damai dagang,” ujarnya.

Sementara itu, dinamika Brexit yang masih tidak jelas, menjadi sentimen negatif bagi rupiah .

“Benang kusut Brexit yang sepertinya semakin mustahil diurai, bisa membuat pelaku pasar lagi-lagi memilih bermain aman. Jika ini terjadi, maka bukan kabar gembira bagi IHSG dan rupiah,” kata Ibrahim.

Pada Jumat ini, dolar AS menguat terhadap dolar Hongkong dan yen. Sedangkan dolar AS melemah terhadap yuan, won, dolar Singapura, dan baht.

Rupiah pada pagi ini dibuka menguat Rp14.242 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.223 per dolar AS hingga Rp14.246 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.244 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.255 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah kembali menguat seiring data ekonomi terbaru AS

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Progres pengoperasian minimum Bandara NYIA mencapai 90 persen

Kulon Progo (ANTARA) – PT Angkasa Pura I telah menyelesaikan proyek Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, untuk pengoperasian minimum pada April 2019 sekitar 90 persen atau 38 persen untuk keseluruhan hingga tuntas.

Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I Taochid Purnama Hadi di Kulon Progo, Jumat, mengatakan Area runway (landasan pacu) sudah menjalani proses pengaspalan untuk lapis terakhirnya dan sudah teraspal sekitar 2.000 meter dari total panjang runway 3.250 meter.

“Progres pembangunan NYIA untuk menghadapi operasi minimum sudah mendekati 90 persen. Sedangkan secara total progress (keseluruhan hingga tuntas) sekitar 38 persen,” kata Taochid.

Namun demikian, ia belum dapat memastikan tanggal seremoni pengoperasionalan Bandara NYIA yang direncanakan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

Rencananya pekan depan, proyek Bandara NYIA baru akan dilakukan verifikasi kelayakan operasi penerbangan oleh Kementerian Perhubungan. Setekah itu, baru akan diputusakan apakah Bandara NYIA siap untuk pengoperasian minimum. Pada saat itu, NYIA akan beroperasi untuk jenis penerbangan internasional.

“Jadwal operasi minimum masih tetap April hanya untuk tanggalnya belum ada kepastian. Kami juga masih menunggu verifikasi internal dan dari Kementerian Perhubungan,” katanya.

Taochid mengatakan pekerjaan tengah dikebut untuk kemudian pemasangan lampu-lampu dan sepekan ke depan diharapkan sudah mulai pembuatan marka landasan (marking). Pada area terminal, menurutnya sudah masuk tahap finishing. Untuk pengoperasian minimum nanti, garbarata (belalai pendekat ke badan pesawat) sudah terpasang tiga unit dan akan dipasang satu lagi.

“Untuk mempercepat proyek ini, kami melibatkan 5.400 pekerja di lapangan,” katanya.

Terkait aksi penolakan warga Jangkaran atas rencana penutupan ruas Jalan Pantai Congot di area proyek untuk pembuatan sodetan drainase dari area landasan pacu, Taochid mengatakan hal itu tidak akan menghambat ataupun mempengaruhi proses verifikasi.

Ia mengatakan jalan tetap akan dibuka sementara waktu dan tetap bisa diakses oleh masyarakat namun dibatasi hanya untuk kepentingan warga yang memiliki usaha di pantai tersebut. Seperti nelayan dan petambak.

“Jalan tersebut sekarang ini masih boleh dilewati mobil dan motor tapi hanya untuk para nelayan saja. Sedangkan untuk kepentingan wisata tidak diizinkan lagi mengingat lokasi jalan ada di area terbatas yakni di ujung barat area runway sehingga tidak boleh ada lalu lalang orang. Rencana penutupan jalan secara permanen masih akan dibahas lagi bersama pemerintah daerah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo mengatakan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengharapkan PT Angkasa Pura I tidak menutup akses jalan menuju Pantai Congot sampai ada solusi yang menguntungkan semua pihak.

Seperti diketahui, PT AP I akan menutup akses jalan masuk menuju Pantai Congot, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, karena berada di kawasan Izin Penetapan Lokasi (IPL) New Yogyakarta International Airport (NYIA). Hal ini menyulut masyarakat di desa-desa sekitar proyek bandara itu menggelar aksi demo pada Rabu (27/3) pagi. Mereka menuntut, masyarakat tetap diberi akses menuju Pantai Congot.

Ia mengaku meminta PT AP I memberi akses jalan kepada masyarakat di sisi barat. Apakah dikasih bangket untuk jalan. Untuk itu, dirinya akan coba berkomunikasi dengan AP 1 terkait permasalahan ini.

“Kami mendukung tuntutan masyarakat yang meminta akses jalan menuju Pantai Congot,” kata Hasto.

Baca juga: Proyek Bandara NYIA serap 5.000 tenaga kerja

Baca juga: AP I selesaikan proyek minimum penerbangan internasional NYIA

Pewarta: Sutarmi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DANA dorong produktivitas masyarakat dengan transaksi digital

Surabaya (ANTARA) – Platform dompet digital, DANA berusaha mendorong produktivitas masyarakat dengan transaksi digital, sesuai dengan program pemerintah yang mendorong transaksi nontunai.

Chief Communications Officer DANA, Chrisma Albandjar di Surabaya, Jumat mengatakan kegiatan transaksi saat ini masih didominasi tunai yang mencapai 90 persen.

“Oleh karena itu, kami ingin terus meningkatkan penetrasi penggunaan layanan transaksi digital. Sejak setahun diluncurkan, hingga sekarang jumlah pengguna DANA sudah mencapai 10 juta pengguna,” katanya.

Dengan segera rampungnya infrastruktur Palapa Ring, kata dia, diharapkan penggunaan transaksi nontunai akan naik, seiring bagusnya kualitas jaringan.

“Nantinya internet sudah seperti oksigen, sehingga orang bisa menggunakan internet secara produktif,” ucapnya.

Untuk itu, dompet digital DANA sebagai infrastruktur transaksi pembayaran nontunai dan nonkartu terus berusaha mendorong produktivitas para pelaku ekonomi.

Tercatat, jumlah transaksi DANA tiap hari mencapai 1 juta kali transaksi, dan ke depan terus ditarget naik karena seluruh lapisan masyarakat bisa menggunakan fitur yang ada pada platform DANA, sehingga dapat menunjang transaksi keuangan dan gaya hidup.

Baca juga: DANA dukung standardisasi kode QR
Baca juga: Semarakkan 11.11, DANA dorong pembayaran digital di bisnis offline

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI: Konsumsi masyarakat tinggi dorong optimisme pertumbuhan ekonomi

BI masih mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 ini berkisar 5-5,4 persen

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) menyebutkan konsumsi masyarakat saat ini masih tinggi, sehingga mendorong kelanjutan tren positif pertumbuhan ekonomi, meskipun perbaikan ekspor tetap menjadi tantangan.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo di Jakarta, Jumat, mengatakan parameter konsumsi sesuai Indeks Keyakinan Konsumen akan meningkat menjadi 127,9 poin pada periode ini, ditambah penjualan ritel yang terkerek naik menuju 97 poin,.

Ia membantah laju inflasi rendah dalam tiga bulan terakhir hingga ke batas bawah sasaran inflasi bank sentral, karena konsumsi masyarakat, yang rendah.

“Kalau lihat data-data Februari 2019 baik itu pendapatan petani dan tenaga kerja itu meningkat. Berarti dari sisi daya beli itu kita tidak melihat bahwa itu terganggu,” ujar dia

BI masih mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi sepanjang 2019 ini berkisar 5-5,4 persen.

Kontribusi untuk menumbuhkan perekonomian masih didominasi konsumsi masyarakat yang diperkirakan Dody tumbuh melebihi lima persen.

Tingginya konsumsi masyarakat, ujar Dody, juga tidak lepas dari meningkatnya pencairan anggaran belanja sosial dari APBN 2019 selama dua bulan pertama tahun ini.
 
Menurut data Kementerian Keuangan, pencairan dana bantuan sosial (bansos) dalam Januari-Februari 2019 mencapai Rp23,6 triliun.

Jumlah tersebut meningkat 70,1 persen (year on year/yoy) dibandingkan periode sama 2018 sebesar Rp13,9 triliun.

Pencairan dana bansos itu karena pertambahan jumlah penerima program keluarga harapan (PKH) dan juga nominal yang sasaran PKH.

Sementara untuk inflasi, BI memandang akan berada di rentang bawah sasaran inflasi 2,5-4,5 persen.

Baca juga: BI perkirakan stabilitas ekonomi 2019 tetap terjaga
Baca juga: Gubernur BI sebut perekonomian 2019 bakal tumbuh lebih cepat dari 2018

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Darmin: ekonomi nasional tidak terdampak tekanan Turki dan Argentina

Kita pertumbuhannya oke, inflasinya oke, penurunan tingkat kemiskinan oke, gini rasio turun, tingkat pengangguran turun

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan kondisi perekonomian nasional tidak terdampak oleh tekanan eksternal yang terjadi akibat gejolak di Turki dan Argentina.

Darmin saat ditemui di Jakarta, Jumat, mengatakan saat ini indikator ekonomi makro dalam keadaan terjaga dan stabil sehingga tidak rentan dari kondisi global.

“Kita pertumbuhannya oke, inflasinya oke, penurunan tingkat kemiskinan oke, gini rasio turun, tingkat pengangguran turun,” katanya.

Meski, Darmin mengakui masih ada persoalan utama di sektor ekonomi yaitu defisit neraca perdagangan yang terjadi akibat kinerja ekspor yang melambat.

Namun, kondisi neraca pembayaran dalam keadaan baik yang ditandai dengan masuknya aliran modal seiring redanya sentimen kenaikan suku bunga The Fed.

Secara keseluruhan, menurut dia, belum ada hal yang patut dikhawatirkan karena fundamental ekonomi masih dalam kondisi sehat.

Spill over terjadi kalau anda ada sakitnya,” kata Darmin.

Sebelumnya, perekonomian global dalam sepekan terakhir diwarnai tekanan likuiditas mata uang lira, Turki, menyusul intervensi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di pasar uang negara setempat.

Selain itu, gejolak ekonomi juga terjadi di Argentina seiring dengan merosotnya nilai peso.

Baca juga: Stabilitas keuangan domestik terjaga di tengah gejolak Turki-Argentina
Baca juga: BI: Konsumsi masyarakat tinggi dorong optimisme pertumbuhan ekonomi

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Stabilitas keuangan domestik terjaga di tengah gejolak Turki-Argentina

Jakarta (ANTARA) –
Bank Indonesia menyebutkan, stabilitas sistem keuangan masih terjaga baik meskipun terjadi gejolak likuiditas di negara-negara ekonomi sepadan (peers) seperti Turki dan Argentina dalam sepekan terakhir.

Pergerakkan nilai tukar rupiah selama sepekan terakhir tercatat mengalami depresiasi sebesar 0,5 persen namun secara tahun berjalan sejak awal tahun masih menunjukkan penguatan 0,9 persen (year to date/ytd).

“Bisa kami sampaikan sentimen investor ke Indonesia masih cukup positif sangat baik. Artinya kalau kita liat aliran modal masuk di instrumen domestik, baik di Surat Berharga Negara, Sertifikat Bank Indonesia dan saham,” kata Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo di Jakarta, Jumat.

Perekonomian global dalam sepekan terakhir diwarnai dengan tekanan likuiditas Lira, Turki, menyusul intervensi besar-besaran Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di pasar uang negara setempat. Gejolak ekonomi di Argentina juga masih terasa dengan merosotnya nilai Peso.

Dody memandang meskipun sepekan terakhir kondisi eksternal penuh dinamika, ketahanan stabilitas sistem keuangan domestik masih terjaga baik berdasarkan pergerakan nilai tukar, pergerakan pasar saham dan juga parameter di industri jasa keuangan.

Ke depan, ujar Dody, otoritas moneter akan menjaga nilai tukar rupiah sesuai fundamentalnya. Saat ini, rupiah berada di Rp14.223 per dolar AS di pasar spot. Dody menyebut level tersebut masih di bawah nilai fundamentalnya. “Harusnya bisa lebih menguat,” ujarnya.

Menurut data Otoritas Jasa Keuangan yang dikutip Antara, modal asing yang masuk (capital inflow) ke Indonesia dari 1 Januari hingga 22 Maret 2019 mencapai Rp74,7 triliun.

Rinciannya, jumlah modal asing yang diinvestasikan pemodal asing ke Surat Berharga Negara (SBN) pemerintah mencapai Rp63,5 triliun, dan ke instrumen saham sebesar Rp 11,2 triliun.

Bank Indonesia menyatakan masih mempertahankan arah kebijakan moneternya, termasuk suku bunga acuan, untuk menjaga stabilitas perekonomian dari tekanan eksternal. Arah kebijakan yang diterjemahkan untuk menjaga daya tarik aset berdenominasi rupiah agar investasi asing semakin deras masuk, dan mampu membiayai defisit transaksi berjalan.***1***

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Anggota Komisi VI DPR RI dorong program pemberdayaan masyarakat

Cilacap (ANTARA) – Anggota Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mendorong program pemberdayaan masyarakat khususnya di bidang ekonomi dalam rangka peningkatan perekonomian warga.

“Hari ini, kami menyalurkan program bantuan peralatan dan mesin kepada berapa kelompok usaha bersama (KUB) industri kecil dan menengah,” katanya di sela penyaluran bantuan fasilitas mesin dan peralatan bagi empat KUB di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat.

Bantuan fasilitas mesin dan peralatan yang berasal dari Kementerian Perindustrian tersebut ditujukan untuk menumbuhkan serta mendukung wirausaha baru (WUB) industri kecil menengah (IKM).

Ia mengharapkan dengan fasilitasi peralatan dan mesin tersebut, KUB penerima bantuan bisa memroduksi produk yang lebih berkualitas serta pemberian jasanya meningkat sehingga usaha yang dijalani akan terbantu.

Disinggung mengenai kemungkinan bantuan yang diberikan berupa modal usaha, dia mengatakan bantuan berupa peralatan dan mesin jauh lebih aman jika dibandingkan dengan tunai.

“Ya sebenarnya, modal akan dipakai untuk apa, (itu) kan juga untuk beli peralatan dan mesin. Jadi secara tidak langsung, ini sebenarnya bantuan modal, cuma tidak diberikan dalam bentuk tunai. Bahkan mungkin menurut saya lebih aman, (karena) kalau tunai nanti digunakan untuk hal lain, bukan untuk produksi sehingga tidak tepat sasaran,” katanya.

Ia mengatakan sebelum bantuan peralatan dan mesin tersebut disalurkan, terlebih dulu dibahas bersama para wirausaha untuk mengetahui kebutuhannya.

 Adisatrya mengakui ada beberapa kendala yang dihadapi wirausaha dalam mengembangkan usaha, salah satunya berkaitan dengan pemasaran meskipun produksinya sudah baik.

“Banyak (wirausaha) yang tidak punya akses terhadap pasar. Padahal, barangnya sudah bagus,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII Cilacap-Banyumas itu.

Terkait dengan hal itu, dia mengatakan pemerintah melalui Kemenperin memiliki beberapa program yang ditujukan untuk membantu WUB IKM untuk mencari pasar, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi.

“Sekarang kan semua jualannya sudah melalui ‘online’. Tadi disampaikan ada program ‘marketplace’ atau tempat pemasaran di mana mereka bisa mengakses lewat situs-situs yang sekarang lagi bagus seperti Bulalapak, Tokopedia, nah Kementerian Perindustrian bisa memfasilitasi teman-teman IKM untuk mengakses itu,” katanya.

Akan tetapi kuncinya, kata dia, sebelum mengakses tempat pemasaran tersebut, produksinya harus diperkuat lebih dulu agar jangan sampai kerepotan saat ada pesanan dengan jumlah besar.

Dia mengakui kemajuan teknologi di satu sisi memberikan banyak peluang, namun di sisi lain jika reputasinya jelek akan cepat menyebar sehingga konsumen tidak lagi membeli dari produsen tersebut.

“Jadi harus diperkuat dulu pengusahanya sebelum mengakses ke situ (tempat pemasaran, red.),” tegasnya.

Keempat kelompok penerima bantuan peralatan dan mesin dari Kemenperin terdiri atas KUB Kelompok Wanita Tani Wanita Maju Lestari dengan anggota 10 orang yang menerima fasilitas mesin peralatan WUB IKM makanan ringan berbahan baku jamur, KUB Konveksi El Shadai dengan jumlah anggota delapan orang menerima mesin dan peralatan WUB IKM konveksi.

Selanjutnya, KUB Sumbu Urip yang beranggotakan 10 orang menerima fasilitas mesin dan peralatan WUB perbengkelan roda dua, serta KUB Wiji Jaya Motor dengan jumlah anggota sembilan orang menerima fasilitas mesin dan peralatan WUB IKM perbengkelan mobil.

Penyerahan bantuan juga dihadiri Kepala Subdirektorat Program Pengembangan IKM Pangan, Barang dari Kayu, dan Furnitur Kemenperin Ni Nyoman Ambara Eny.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua tambang emas Parigi Moutong sudah kontrak karya

Parigi (ANTARA) – Dua lokasi tambang emas di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, telah masuk dalam kontrak karya PT Citra Palu Mineral (CPM) untuk kepentingan pengelolaan sumber daya mineral itu secara legal.

Pejabat Dinas Lingkungan Hidup Parigi Moutong Muh Idrus, di Parigi, Jumat mengatakan kontrak karya milik CPM diterbitkan pada awal 2019 yang mencakup dua lokasi pertambangan emas di daerah itu.

Sebelumnya ada empat lokasi sasaran rencana kontrak karya, namun pemerintah Kabupaten Parigi Moutong meminta dua lokasi lainnya dibatalkan dan permintaan itu telah disahuti pihak perusahaan.

“Dua wilayah dibatalkan yakni Kecamatan Sausu dan Parigi Barat, sedangkan dua lainnya disetujui yakni Kecamatan Palasa dan Moutong,” ungkap Kepala Seksi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup ini namun tidak merinci luas lahan kontrak karya tersebut.

Dia menyebut kontrak karya merupakan bentuk kerja sama yang dibangun antara pemerintah pusat dan pihak swasta asing atau patungan antara perusahaan asing dengan nasional yang berpedoman pada UU No 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan Umum.

Menurut dia, kegiatan pertambangan tanpa izin masih cukup marak di kabupaten tersebut. Dari rapat koordinasi lintas sektor, ditemukan tujuh lokasi pertambangan ilegal yang masih beroperasi meskipun pemerintah setempat dan kepolisian telah mengeluarkan surat edaran.

Tujuh tambang tanpa izin yang sudah teridentifikasi itu beradi di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, kemudian Desa Air Panas, Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat. Sedangkan di wilayah utara kabupaten tersebut berada di Deaa Alo’o, Kecamatan Ampibabo, Desa Taopa, Kecamatan Taopa, Dusun Dengki, Desa Lambunu dan Desa Lobu, Kecamatan Moutong.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Parigi Moutong Irfan Maraila mengatakan ditinjau dari sisi lingkungan, pihaknya memiliki kewenangan dalan pengawasan kegiatan pertambangan termasuk mengkaji dokumen lingkungan.

Irfan mengaku sejauh ini belum menerima dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) kegiatan pertambangan umum yang di kelolah CPM di Kabupaten itu.

“Jika sudah ada amdal, maka itu menjadi acuan kami melakukan pemantauan lapangan, tetapi sejauh ini dokumen itu belum kami terima,” tambahnya.

Berdasarkan UU No 24 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kewenangan mengeluarkan izin pertambangan melekat pada pemerintah provinsi melalui Dinas Pertambangan.

Selain pertambangan umum di Parigi Moutong, kontrak karya lainnya dikelolah CPM berada di wilayah pertambangan Poboya Kota Palu.

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenperin fasilitasi mesin dan peralatan untuk WUB IKM di Cilacap

Cilacap (ANTARA) – Kementerian Perindustrian memberikan bantuan fasilitas mesin dan peralatan untuk menumbuhkan serta mendukung wirausaha baru (WUB) industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Bantuan untuk empat kelompok usaha bersama (KUB) itu diserahkan secara langsung oleh Kepala Subdirektorat Program Pengembangan IKM Pangan, Barang dari Kayu dan Furnitur Kemenperin Ni Nyoman Ambara Eny serta anggota Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto di Pondok Pesantren Al Ihya Ulumaddin, Kesugihan, Cilacap, Jumat.

Keempat kelompok penerima bantuan terdiri atas KUB Kelompok Wanita Tani Wanita Maju Lestari dengan anggota 10 orang yang menerima fasilitas mesin peralatan WUB IKM makanan ringan berbahan baku jamur, KUB Konveksi El Shadai dengan jumlah anggota delapan orang menerima mesin dan peralatan WUB IKM konveksi.

Selanjutnya, KUB Sumbu Urip yang beranggotakan 10 orang menerima fasilitas mesin dan peralatan WUB perbengkelan roda dua, serta KUB Wiji Jaya Motor dengan jumlah anggota sembilan orang menerima fasilitas mesin dan peralatan WUB IKM perbengkelan mobil.

Dalam kesempatan tersebut, Kasubdit Program Pengembangan IKM Pangan, Barang dari Kayu, dan Furnitur Kemenperin Ni Nyoman Ambareny mengatakan penyaluran bantuan fasilitas mesin dan peralatan itu dalam rangka kegiatan penumbuhan dan pengembangan wirausaha industri kecil.

“Program ini adalah program prioritas kami di Kementerian Perindustrian. Jadi merupakan program penumbuhan dan pengembangan wirausaha industri kecil yang terselenggara atas kerja sama kami dengan Komisi VI DPR RI,” jelasnya.

Ia mengatakan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, pihaknya juga diamanatkan untuk meningkatkan daya saing IKM, mengurangi kemiskinan melalui kesempatan kerja, serta menghasilkan produk dan jasa untuk diekspor.

Terkait dengan masalah pengangguran, dia mengatakan permasalahan tersebut sebenarnya secara perlahan sudah dapat diatasi oleh pemerintah namun angkatan kerja masih lebih banyak dari kesempatan kerja.

“Oleh karena itu, tentunya kami mengharapkan bapak-ibu sekalian ini sebagai wirausaha-wirausaha baru nantinya yang tentunya dengan bantuan mesin dan peralatan ini dapat meningkatkan kapasitas produksi maupun kualitas produk dari bapak, ibu sekalian,” katanya.

Lebih lanjut, Nyoman mengatakan akan ada pemantauan dari Inspektorat Jenderal Kemenperin maupun Badan Pemeriksa Keuangan untuk meninjau bantuan mesin dan peralatan yang telah diberikan kepada KUB secara acak.

Oleh karena itu, dia mengharapkan bantuan mesin dan peralatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik. Jika terdapat permasalahan atau kesulitan dalam menggunakan fasilitas tersebut, KUB penerima bantuan bisa datang ke kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap.

“Kami memang minta untuk fasilitasi mesin dapat kami berikan dalam bentuk kelompok usaha bersama. Kami tidak bisa memberikan alat mesin kepada perseorangan,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengharapkan bantuan mesin dan peralatan tersebut dapat berguna serta bermanfaat semaksimal mungkin dalam menjalan usaha yang ditekuni masing-masing KUB.

“Setelah itu, kita harapkan usaha bapak-ibu bisa lebih maju. Yang bidangnya produksi bisa menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan lebih diminati oleh pasar, sedangkan yang di bidang jasa perbengkelan dapat memberikan jasa yang lebih berkualitas sehingga pelanggannya puas,” katanya.

Saat ditemui di sela acara, salah seorang anggota KUB Sumbu Urip, Taslam Rahayu (39) mengatakan kelompok tersebut mengelola usaha perbengkelan sepeda motor sejak 2014.

“Kami sangat terbantu dengan bantuan mesin serta peralatan yang terdiri atas kompresor, kunci perbengkelan, dan inverter. Kami berharap usaha perbengkelan ini akan makin berkembang,” katanya.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Indonesia pastikan tidak ada gejolak ekonomi jelang pilpres

Padang, (ANTARA) – Bank Indonesia memastikan kondisi ekonomi di Tanah Air stabil dan tidak ada gejolak menjelang pelaksanaan Pemilu dan Pilpres 2019 sehingga tidak perlu ada kekhawatiran.

“Kalau stabilitas ekonomi dan pasar keuangan, lihat saja keadaan pasar keuangan dan valuta asing, semua berjalan baik,” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara di Padang, Sumatera Barat, Jumat, usai melantik Kepala BI perwakilan Sumbar yang baru Wahyu Purnama.

Menurut Mirza, Indonesia sudah melaksanakan pemilu secara langsung sejak 2004 dan bisa dilihat selama ini masyarakat sudah dewasa dalam berdemokrasi.
“Kegiatan kampanye, debat dan sebagainya adalah hal yang sudah biasa dan terbukti pada 2004, 2009, 2014 dan saat ini 2019 stabilitas keamanan dan lainnya tetap terkendali,” ujarnya.

Ia menyampaikan saat ini di tengah pemilu bisa dilihat pasar keuangan di Indonesia berjalan dengan baik dan normal. “Pasar keuangan, valuta asing, obligasi negara semua baik,” katanya.

Mirza menilai kondisi ini berbeda dengan yang dialami Turki saat ini yang juga sedang menghadapi pelaksanaan pemilu. ” Situasi pasar keuangan Turki bergejolak karena di sana ekonominya sedang tidak baik yang kemudian mendorong pasar keuangan menjadi tidak stabil,” kata dia.

Ia melihat kondisi tersebut berbeda dengan Indonesia yang juga sedang ada kampanye pemilu legislatif dan pemilu presiden dengan situasi keamanan dan politik tetap terjaga dengan baik sehingga sektor ekonomi dan keuangan juga normal.
 

Pewarta: Ikhwan Wahyudi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Enam bayi komodo akan dibawa kembali ke NTT

Kupang (ANTARA) –
Enam bayi komodo yang diamankan penyidik Polda Jawa Timur akan dikembalikan ke habitatnya di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Hasil koordinasi dengan penyidik Polda dan  Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, enam bayi komodo yang disita penyidik akan dibawa kembali ke habitatnya,” kata Kepala Bidang Destinas Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Eden Klakik kepada Antara di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan, dirinya bersama penyidik Polda dan Kepala BBKSDA Jawa Timur sudah melihat langsung bayi komodo yang diselundupkan dari Pulau Flores itu.

“Saya bersama penyidik Polda Jatim, Kepala BBKSDA Provinsi Jatim melihat komodo yang belum sempat di bawah ke luar negeri. Hasil koordinasi dengan penyidik Polda dan BKSD Jatim, enam komodo sudah bisa di bawa pulang ke NTT untuk dikembalikan ke habitatnya,” katanya.

Mengenai kapan, dia mengatakan, akan berkoordinasi dengan pimpinan tetapi secepatnya akan dibawa pulang ke NTT.

“Apakah menggunakan pesawat atau kapal laut, kami akan melakukan koordinasi terlebih dahulu, tetapi secepatnya akan dibawa pulang ke habitatnya,” katanya.

Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap penjualan 41 komodo ke luar negeri dengan harga Rp500 juta per ekor oleh jaringan penjahat, yang sudah tujuh kali melakukan aksi semacam itu sejak 2016 sampai 2019.

Menurut polisi, tersangka pelaku melakukan aksinya dengan mengambil anak-anak komodo setelah membunuh induknya.

Pewarta: Bernadus Tokan
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah kembali menguat seiring data ekonomi terbaru AS

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi kembali bergerak menguat seiring pengumuman data ekonomi terbaru Amerika Serikat.

Pada pukul 10.03 WIB, kurs rupiah menguat 5 poin atau 0,04 persen menjadi Rp14.238 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.243 per dolar AS. Satu jam sebelumnya, rupiah masih melemah terhadap dolar.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat, mengatakan, data ekonomi AS terbaru menunjukkan pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam tersebut mencapai 2,2 persen pada triwulan IV-2018, di mana Sepanjang tahun 2018 ekonomi AS tumbuh 2,9 persen.

“Tampaknya ekonomi AS mencatatkan kinerja terbaiknya di tahun 2018, dan mulai menunjukkan perlambatan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Lana.

Pertumbuhan ekonomi AS untuk triwulan IV lebih rendah dibandingkan ekspekatasi konsensus 2,4 persen dan lebih rendah dibandingkan kinerja pada triwulan sebelumnya yang tercatat 3,4 persen. Sementara itu, pada triwulan II-2018 pertumbuhan ekonomi AS tercatat tinggi sebesar 4,2 persen dan triwulan I-2018 tercatat sebesar 2,2 persen.

Bank sentral AS The Fed sendiri memprediksi untuk tahun ini dan beberapa tahun mendatang pertumbuhan ekonomi AS akan menunjukkan tren perlambatan. Pertumbuhan ekonomi AS 2019 diprediksi akan mencapai 2,1 persen, 2020 menjadi 1,9 persen, dan pada 2021 menjadi 1,8 persen.

Pada Jumat pagi ini, dolar AS melemah terhadap Yuan 0,14 persen, Yen 0,12 persen. Dolar AS melemah terhadap Won 0,01 persen, dolar Singapura 0,04 persen, dan Baht 0,19 persen.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.244 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.255 per dolar AS.
Baca juga: Rupiah Jumat pagi melemah 1 poin
Baca juga: Jokowi: Gunakan hak pilih karena pemilu habiskan triliunan rupiah
Baca juga: Rupiah melemah seiring kembalinya kekhawatiran resesi AS

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Jumat pagi melemah 1 poin

Rupiah Jumat pagi melemah 1 poin

Pekerja menunjukkan uang Rupiah dan Dollar Amerika Serikat di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta, Kamis (28/3/2019). Pada penutupan perdagangan, Rupiah menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di kawasan Asia setelah ditutup melemah 0,25 persen ke level 14.243. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

Dolar AS menguat di tengah sejumlah data ekonomi terbaru

Indeks dolar AS naik 0,44 persen menjadi 97,2026 pada akhir perdagangan

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS memperpanjang penguatan terhadap sekeranjang mata utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para pelaku pasar mempertimbangkan sejumlah data ekonomi terbaru.

Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal keempat 2018 direvisi turun ke tingkat tahunan 2,2 persen, dari yang sebelumnya dilaporkan 2,6 persen, Departemen Perdagangan AS mengatakan pada Kamis (28/3/2019) dalam perkiraan akhirnya.

Laju pertumbuhan yang lambat terjadi terutama karena pengeluaran konsumsi pribadi, pengeluaran pemerintah negara bagian dan pemerintah daerah, serta investasi tetap nonresidensial direvisi turun, kata departemen.

Sementara itu, sebut Xinhua, dalam pekan yang berakhir 23 Maret, klaim pengangguran awal AS, ukuran kasar untuk pemutusan hubungan kerja (PHK), mencapai 211.000, turun 5.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, menurut Departemen Tenaga Kerja.

Para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan angka 222.000 untuk klaim pengangguran mingguan.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,44 persen menjadi 97,2026 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1227 dolar AS dari 1,1263 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3058 dolar AS dari 1,3263 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7077 dolar AS dari 0,7086 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,58 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,38 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9954 franc Swiss dari 0,9949 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,3440 dolar Kanada dari 1,3402 dolar Kanada.

Baca juga: Harga emas jatuh di bawah 1.300 dolar tertekan penguatan “greenback”
Baca juga: Harga minyak ditutup lebih rendah di tengah “tweet” Trump tentang OPEC

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah jual obligasi tabungan ritel seri SBR006

Masyarakat yang berminat dengan SBR006 dapat melakukan registrasi dengan menghubungi 14 mitra distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan melalui sistem elektronik

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menjual instrumen Surat Utang Negara ritel yaitu obligasi tabungan ritel (Savings Bond Ritel/SBR) seri SBR006, kepada investor individu melalui jaringan “e-SBN”, sebagai upaya memperluas basis investor dalam negeri.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis, menyatakan pembukaan masa penawaran SBR006 mulai 1 April dan masa penutupan pada 16 April 2019.

SBR006 akan jatuh tempo pada 10 April 2021 dengan tingkat kupon mengambang minimal sesuai dengan suku bunga acuan Bank Indonesia ditambah spread tetap 195 basis poin.
Untuk periode tiga bulan pertama pada 11 April sampai 10 Juli 2019, tingkat kupon ditetapkan sebesar 7,95 persen, dan penyesuaian berikutnya akan dilakukan setiap tiga bulan.

Masyarakat dapat memesan SUN ritel ini dengan minimum pemesanan sebesar Rp1 juta dan maksimal sebesar Rp3 miliar. Penerbitan instrumen ritel ini merupakan komitmen pemerintah untuk mempermudah akses masyarakat untuk berinvestasi, mendukung terwujudnya keuangan inklusif dan memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2019.

Masyarakat yang berminat dengan SBR006 dapat melakukan registrasi dengan menghubungi 14 mitra distribusi yang telah ditetapkan melayani pemesanan melalui sistem elektronik.
Mitra tersebut antara lain tujuh bank yaitu PT Bank Central Asia, PT Bank Mandiri, PT Bank Negara Indonesia, PT Bank Permata, PT Bank Rakyat Indonesia, PT Bank Tabungan Negara dan PT Maybank Indonesia.

Dua perusahaan efek yaitu PT Trimegah Sekuritas Indonesia dan PT Danareksa Sekuritas serta tiga perusahaan efek khusus yaitu PT Bareksa Portal Investasi, PT Star Mercato Capitale (Tanamduit) dan PT Nusantara Sejahtera Investama (Invisee).

Kemudian, dua perusahaan teknologi finansial berbasis pembiayaan yaitu PT Investree Radhika Jaya (Investree) dan PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku).

Sebelumnya, pada awal 2019, pemerintah juga menjual SBR seri SR005 dan meraih pendanaan sebesar Rp4 triliun serta mampu menjangkau 16.966 investor, dengan 12.961 investor di antaranya merupakan investor baru.

Baca juga: Penjualan SBR005 ditetapkan sebesar Rp4 triliun, investor didominasi milenial

Baca juga: Tarik investor domestik, Pemerintah tawarkan obligasi ORI015

Pewarta: Satyagraha
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Temanggung panen raya bawang putih

(Antara) – Kementerian pertanian, melalui Dirjen hortikultura bersama petani, kamis pagi, melakukan panen raya bawang putih di Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Luasan panen pada awal tahun ini mencapai 3.300 hektare. Untuk itu, Kementan terus mendorong Temanggung sebagai salah satu sentra bawang putih untuk pencapaian swasembada tahun 2021.

Temanggung panen bawang putih 3.300 hektare

Temanggung (ANTARA) – Kalangan petani di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, dan Perahu di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, tahun ini panen bawang putih seluas 3.300 hektare kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi.

“Wilayah Kabupaten Temanggung merupakan salah satu daerah potensial untuk pengembangan bawang putih,” katanya usai panen raya bawang putih di Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Temanggung, Kamis.

Kabupaten Temanggung merupakan daerah penghasil bawang putih terbanyak kedua, setelah wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pihaknya menargetkan bisa melakukan swasembada komoditas bawang putih untuk keperluan konsumsi pada 2021 mendatang.

Ia menuturkan Kementan terus gencar mendorong pencapaian swasembada bawang putih dengan mewujudkan penumbuhan sentra bawang putih baik di Jawa maupun luar Jawa.

“Di wilayah Jawa, salah satu daerah penghasil bawang putih yang menjadi sentra adalah di Temanggung. Diharapkan Temanggug akan menjadi sentra produksi bawang putih produktif yang bisa menjadi penyangga nasional,” katanya.

Suwandi menyebutkan luas panen bawang putih di Desa Petarangan mencapai 400 hektare. Pihaknya mengaku bangga melihat panen bawang putih di Temanggung, karena produktivitasnya cukup tinggi pada kisaran lebih dari 10 ton basah per hektare.

“Dengan hasil panen tersebut, tentu merupakan prestasi produksi yang baik, karena sebenarnya enam ton basah per hektare saja sudah bagus. Artinya, potensi bawang putih di Temanggung sangat bagus. Sekarang kita memanen bawang putih 400 hektare dari tanaman keseluruhan di wilayah Temanggung 3.300 hektare,” katanya.

Ia menjelaskan, jika lahan yang dipanen mencapai 400 hektare, dan setiap hektare bisa menghasilkan 10 ton basah, maka dalam kesempatan itu Temanggung telah menghasilkan sekitar 4.000 ton bawang putih. Dari 400 hektare bawang putih tersebut akan dijadikan untuk benih.

“Tidak hanya di Temanggung, tapi di seluruh Indonesia juga akan dijadikan benih dulu beberapa tahun ini,” katanya.

Ia menargetkan tahun ini bisa swasembada benih bawang putih dan tahun 2021 optimistis bisa swasembada bawang putih untuk keperluan konsumsi. Selama ini Indonesia masih mengandalkan impor, karena hasil pertanian belum mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Ia menuturkan guna mendorong program swasembada bawang putih, jika sebelumnya budidayanya dilakukan di 82 kabupaten, kini akan ditambah menjadi 110 kabupaten.

Menurut dia produksi bawang putih pada 2018 di 82 kabupaten mencapai sekitar 10.000 hektare telah di proses menjadi benih semua. Seluruh hasil panen bawang putih di Indonesia tahun 2019 hingga 2020 juga masih akan difokuskan untuk benih.

Ia menuturkan tahun 2019 secara nasional akan ditanam bawang putih minimal 30.000 hektare, terdiri atas dana APBN seluas 10.425 hektare, wajib tanam importir 8.000 hektare, kemudian sisanya dari investor dan swadaya masyarakat.

Bupati Temanggung M. Al Khadziq mengatakan potensi lahan di Kabupaten Temanggung yang bisa ditanami bawang putih seluas 10.000 hektare. Hingga tahun ini baru bisa tanam di lahan seluas 3.300 hektare.

“Oleh karena itu, kami serukan kepada petani agar hasil panen yang 3.300 hektare ini semuanya dijadikan benih saja. Kemudian ditanam sendiri, swasembada benih luasannya bisa 3 kali lipat. Jadi bisa 10.000 hektare, semua potensi bisa ditanami,” katanya. 

Baca juga: Pengamat sarankan penundaan izin impor bawang putih

Baca juga: KPPU : Ada indikasi persaingan tidak sehat rencana impor bawang putih

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemampuan berbahasa jadi syarat penting bekerja di Jepang

Jakarta (ANTARA) – Kemampuan menguasai Bahasa Jepang menjadi salah satu syarat penting bagi tenaga kerja Indonesia yang hendak bekerja di Jepang.

“Oleh karena itu, bagaimana kita melipatgandakan apa yang sudah ada mengenai pelatihan bahasa, kemudian bisa menjangkau balai-balai pelatihan yang lebih banyak, atau vokasional yang lebih banyak,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Jakarta pada Kamis.

Retno bersama Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Nusron Wahid telah menemui Wapres JK untuk membahas undang-undang keimigrasian baru Jepang yang memberikan kuota bagi tenaga kerja migran disana.

Jepang memberikan kuota tenaga kerja sebanyak 345.150 pekerja per lima tahun bagi sembilan negara asing, termasuk Indonesia, untuk mengisi di 14 sektor pekerjaan.

Sektor-sektor pekerjaan itu diantaranya tenaga perawat, pekerja mesin industri, pengelola jasa kebersihan dan juga tenaga kesehatan.

Menurut Hanif, terdapat dua syarat khusus yang perlu dipenuhi sebelum pekerja migran Indonesia masuk ke Jepang yakni ujian keterampilan dan ujian kebahasaan.
Hal yang harus diatasi kedepan adalah upaya pendidikan Bahasa Jepang kepada para calon tenaga kerja. Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta pada Kamis (28/3/2019). (Bayu Prasetyo)
“Ini tentu menjadi sesuatu yang menantang dan harus dipersiapkan betul-betul,” ujar Hanif.

Untuk kuota tenaga kerja bagi Indonesia sendiri, Hanif menjelaskan hal itu tergantung dari negosiasi kedua pemerintah.

Pemerintah Indonesia juga mengidentifikasi sektor-sektor pekerjaan yang lebih siap untuk dikirim ke Jepang dengan mempertimbangkan kepentingan di dalam negeri.

Undang-undang keimigrasian baru akan mulai berlaku di Jepang pada Bulan April 2019.

Selain Indonesia, delapan negara lain yang juga mendapat kesempatan bekerja di Negeri Sakura yakni Vietnam, Filipina, Kamboja, Nepal, Myanmar, Tiongkok, Bangladesh, dan Pakistan. 

Baca juga: 2.000 peserta magang dikirim ke Jepang setiap tahun

Baca juga: Dubes: Mahasiswa Indonesia belajar di Jepang masih sedikit

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah melemah seiring kembalinya kekhawatiran resesi AS

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore melemah seiring kembalinya kekhawatiran pasar akan terjadinya resesi ekonomi di Amerika Serikat.

Rupiah melemah 35 poin atau 0,25 persen menjadi Rp14.243 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis, mengatakan, pelemahan rupiah dipicu investor yang masih fokus mengikuti lelang obligasi AS.

“Seperti sudah disinggung sebelumnya, investor sedang fokus untuk mengikuti lelang obligasi. Arus modal sedang terkonsentrasi di pasar surat utang pemerintah, sehingga bursa saham hanya kebagian remah-remah,” ujar Ibrahim.

Ibrahim menuturkan, tingginya aliran modal ke pasar obligasi membuat imbal hasil (yield) bergerak turun di hampir seluruh tenor. Hal tersebut mengkhawatirkan karena yield tenor tiga bulan dan 10 tahun sama-sama turun, jarak keduanya semakin jauh. Masih terjadi inversi, di mana yield untuk tiga bulan lebih tinggi ketimbang 10 tahun.

“Dalam 50 tahun terakhir, setiap resesi di Negeri Adidaya diawali dengan inversi yield di dua seri tersebut. Oleh karena itu, kekhawatiran soal ancaman resesi yang sempat redup kini berkobar kembali,” kata Ibrahim.

Kemudian, pasar juga bereaksi negatif terhadap rilis data transaksi berjalan (current account) AS. Sepanjang 2018, AS membukukan defisit transaksi berjalan sebesar 4,88 miliar dolar AS atau 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), defisit terdalam sejak 2008.

Prospek transaksi berjalan pada kuartal I-2019 juga tidak terlalu cerah karena defisit neraca perdagangan yang lumayan dalam pada Januari. Pada bulan pertama 2019, AS mencatatkan defisit neraca perdagangan sebesar 51,1 miliar dolar AS. Aura perlambatan ekonomi semakin nyata

Pada Kamis ini, dolar AS menguat terhadap Yuan 0,03 persen, dolar Hongkong 0,01 persen, dan dolar Singapura 0,01 persen. Dolar melemah terhadap Yen 0,2 persen, Won 0,11 persen, dan Baht 0,22 persen.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka melemah Rp14.216 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.216 per dolar AS hingga Rp14.250 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.255 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.202 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Kamis pagi lanjutkan tren koreksi

Baca juga: BI berharap potensi resesi AS alirkan modal asing ke Indonesia
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketidakpastian global menurun, modal asing masuk RI Rp74,7 triliun

Jakarta (ANTARA) – Modal asing yang masuk (capital inflow) ke Indonesia terus meningkat hingga Rp74,7 triliun di penghujung Maret 2019, di tengah meredanya ketidakpastian ekonomi global.

Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yohanes Santoso Wibowo di Jakarta, Kamis, mengatakan, jumlah dana asing yang diinvestasikan ke Surat Berharga Negara (SBN) pemerintah mencapai Rp63,5 triliun, dan ke instrumen saham sebesar Rp 11,2 triliun.

“Totalnya masih ‘inflow’ di Februari 2019. Dan sekarang pun masih ada ‘inflow’,” kata dia.

Ketidakpastian ekonomi global di awal tahun ini mereda sejak bank sentral America Serikat, The Fed, pada pertemuan penentuan kebijakannya pekan lalu kembali memberikan sinyalemen bahwa hanya ada sekali kenaikan suku bunga acuan dalam duia tahun ke depan.

Longgarnya (dovish) arah kebijakan moneter The Fed juga berbarengan dengan moderasi yang dilakukan Bank Sentral Eropa menyusul perlambatan pertumbuhan ekonomi di Benua Biru tersebut.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 22 Maret berada di level 6.525,3 atau naik 5,3 persen dibandingkan pembukaan indeks pada awal tahun ini.
Di pasar saham, sepanjang tiga bulan pertama 2019, investor asing melakukan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 11,2 triliun.

Menurut data OJK, pembelian terbesar terjadi pada Januari lalu sebesar Rp 13,8 triliun, kemudian sempat terjadi penjualan bersih (net sell) Rp 3,4 triliun pada Februari 2019. Lalu, sepanjang bulan ini hingga 22 Maret terjadi pembelian bersih senilai Rp 800 miliar.

Sementara di pasar SBN, peningkatan imbal hasil (yield) dan obligasi korporasi mulai tertahan di awal 2019, seiring masuknya investor asing yang cukup besar.

Penurunan imbal hasil mencerminkan risiko investasi di suatu negara telah menurun. Penurunan imbal hasil itu juga menunjukkan biaya dana dari korporasi akan berkurang sehingga menimbulkan pendanaan yang lebih efisien.

Pada Februari lalu, rata-rata imbal hasil SBN telah turun 26,7 basis poin dengan pembelian bersih Rp32,8 triliun. Sementara sepanjang bulan ini hingga 22 Maret, imbal SBN telah turun 19,9 basis poin dengan pembelian bersih Rp14 triliun.

Dalam periode Maret 2019 ini, mengingat ketidakpastian ekonomi global yang mereda, Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) juga menyatakan stabilitas dan likuiditas sektor jasa keuangan dalam kondisi terjaga.

Pada Februari, kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan meneruskan tren perbaikan. Pertumbuhan kedit perbankan melanjutkan tren peningkatan dan penyaluran kredit perbankan tercatat tumbuh 12,13 persen (yoy).

Sedangkan piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan tumbuh 4,61 persen. Adapun Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tercatat tumbuh 6,57 persen secara tahunan (yoy).

Baca juga: BI berharap potensi resesi AS alirkan modal asing ke Indonesia

Baca juga: Analis: IHSG menguat seiring redanya kekhawatiran resesi ekonomi AS

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menperin harap pelaku IKM di daerah bencana segera bangkit lagi

Palu (ANTARA) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berharap pelaku kegiatan Industri Kecil Menengah (IKM) di daerah terdampak bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala terus bangkit dan segera pulih.

“Kemenperin aktif mendorong kegiatan percepatan pemulihan perekonomian pascabencana di daerah terdampak di Sulteng. Upaya tersebut termasuk menggiatkan kembali aktivitas industri dan mengembangkan pemberdayaan lokal yang ditargetkan berdampak positif bagi korban dan masyarakat,” katanya di Palu, Kamis siang.

Airlangga hadir di Palu dalam rangka revitalisasi kegiatan industri pascabencana di Sulawesi Tengah di Jodjokodi Convention Center, Palu.

Di depan pelaku IKM dan kepala daerah terdampak bencana, Airlangga menyebut sejumlah upaya yang telah dilakukan dan sedang berjalan untuk memulihkan sektor IKM yakni menyelenggarakan program pelatihan mekanik sepeda motor kepada korban terdampak bencana.

“Enam bulan lalu saat saya ke Palu pascabencana, saya masih ingat waktu itu Ibu Ema (salah satu pelaku IKM) dan pelaku IKM lainnya di rumah coklat menangis dan meminta bantuan. Hari ini saya bayar kontan melalui bantuan usaha yang diberikan Kemenperin kepada sejumlah pelaku IKM,” katanya di depan Sekdaprov Sulteng Mohamad Hidayat Lamakarate.

Selain bantuan modal usaha, pelatihan sertifikasi kompetensi mekanik sepeda motor dan pembangunan rumah produksi IKM di sejumlah lokasi hunian sementara (huntara) di Palu, Sigi dan Donggala, Kemenperin juga memberikan bantuan lima unit Alat Mekanik Multiguna Pedesaan (AMMDes) yang dilengkapi aplikasi penjernih air.

“Respon masyarakat terhadap alat tersebut sangat baik dan berguna bagi mereka yang kekurangan air bersih dan berada di lokasi pengungsian,” ujarnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Harjanto menjelaskan sejak awal bencana, Kemenperin telah menyalurkan bantuan untuk korban bencana di daerah terdampak bencana di Sulteng meliputi ribuan paket logistik seperti sembako, obat-obatan, dan alat tidur.

“Kami juga telah mengadakan pelatihan mekanik sepeda motor yang merupakan hasil kerjasama Kemenperin dengan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonsesia (AISI) yang melibatkan 500 peserta dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 150 orang, guru SMK 50 orang, pekerja bengkel tradisional 60 orang dan mekanik binaan AISI 240 orang,” sebutnya.

Kemenperin juga mengadakan program penumbuhan wirausaha baru bidang perawatan sepeda motor.

Program tersebut dilakukan dengan memberikan pelatihan sertifikasi dan bantuan alat bengkel kepada 50 kelompok wirausaha baru yang berasal dari alumni SMK.

“Pembangunan rumah produksi dan bantuan mesin peralatan IKM. Program ini mencakup pembangunan 24 rumah produksi di lokasi huntara, dimana 18 unit telah selesai,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu Menperin menyerahkan bantuan usaha kepada sejumlah pelaku IKM terdampak bencana binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulteng, menyerahkan sertifikasi pelatihan mekanik sepeda motor kepada perwakilan peserta pelatihan.

Airlangga juga meninjau korban bencana di sejumlah huntara di Kabupaten Sigi.

Pewarta: Muhammad Hajiji
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sri Mulyani ingatkan infrastruktur RI jangan tertinggal dari Malaysia

Jakarta (ANTARA) –
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta akselerasi pembangunan infrastruktur di seluruh Nusantara tidak sampai terhenti karena akan kebutuhan sarana dan prasarana masih tinggi, apalagi Indonesia juga masih tertinggal dari Malaysia.

“Saya sampaikan jangan berhenti di situ karena perjalanan Republik ini masih panjang sekali. Saya ingin menggugah kalian semua jangan pernah memiliki karakter untuk mencari-cari alasan untuk kejar ketertinggalan,” ujar Sri dalam Acara Dasabakti PT Sarana Multi Infrastruktur di Jakarta, Kamis.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengutip “Global Competitiveness Index (GCI)” 2018, bahwa infrastruktur Indonesia masih berada di peringkat 71, ataupun kalah jauh dibanding Malaysia yang berada di peringkat 30.

Dengan ketertinggalan itu, Sri Mulyani meminta SMI dan juga pemangku kepentingan lain di sektor infrastruktur untuk tidak permisif atau mencari-cari alasan.

Dia mengatakan memahami bahwa keadaan geografis Indonesia yang memiliki belasan ribu pulau sangat berbeda dengan Malaysia yang bukan negara kepulauan. Indonesia juga memiliki luas wilayah yang jauh lebih besar dibanding Malaysia.

Namun, menurut Ani –sapaan akrabnya–, semua itu tidak bisa menjadi alasan untuk menoleransi ketertinggalan infrastruktur. Seharusnya perbedaan kondisi geografis itu menjadi tantangan yang harus ditaklukan oleh Indonesia.

“Anda mungkin katakan ini terlalu sulit, ini terlalu struktural, terlalu fundamental, tolong apapun alasannya yang mengurangi semangat, buat jadi solusi,” katanya.

Ani juga menekankan pembangunan infrastruktur yang masif memang menjadi kebutuhan bagi Indonesia. Hal itu menjadi modal dasar bagi Indonesia untuk bisa mengejar ketertinggalan dii berbagai bidang. Tujuannya, tidak hanya untuk menghubungkan masyarakat antarpulau, namun menarik investor agar mau ikut mengembangkan ekonomi Tanah Air.

Dengan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), komitmen investor swasta untuk turut membangun infrastruktur sangat penting. Dia juga mengapresiasi PT. SMI yang telah mengembangkan alternatif pembiayaan pembangunan seperti Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA), dan lainnya.

“Gerakan kita semuanya adalah ingin membangun semangat, memerangi sikap kita untuk selalu mencari alasan bahwa ini tidak bisa dan terlalu sulit,” katanya.

Pewarta oleh Indra Arief Pribadi
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jokowi berjanji pembangunan tol Balikpapan-Samarinda selesai 2019

Balikpapan (ANTARA) – Calon Presiden Joko Widodo berjanji akan menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di Kalimantan Timur pada 2019.

“Jalan Tol Samarinda-Balikpapan memang belum selesai, saya ikuti itu. Jadi jalan tol itu tinggal 20 persen dan akan kamiselesaikan akhir tahun ini,” kata Jokowi pada kampanye terbuka di gedung Dome Sport Center, Balikpapan, Kamis.

Dengan selesainya jalan tol ini, kata Jokowi, perjalanan Balikpapan-Samarinda yang biasanya ditempuh dalam waktu 3 jam, bisa dipersingkat menjadi satu jam.

Mantan Wali Kota Solo ini juga berjanji setelah pembangunan tol ini selesai 100 persen akan diteruskan sampai ke Bontang.

Selain jalan tol, dia juga berjanji akan membangun kilang minyak di Balikpapan dan Bontang untuk memperbesar cadangan minyak nasional.

Jokowi mengatakan pembangunan kilang minyak tidak hanya menyiapkan cadangan strategis minyak nasional. Pembangunan kilang tersebut sekaligus akan mengatasi minimnya lapangan pekerjaan di daerah itu.

“Saya ingin menyampaikan bahwa ini adalah dalam menyiapkan cadangan strategis minyak sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,” kata Jokowi.

Balikpapan merupakan rangkaian akhir kampanye terbuka Jokowi di Pulau Kalimantan. Jokowi mengawali kampanye di Pulau Kalimantan dari Pontianak, Kalimantan Barat, pada Rabu (27/3) pagi dan sorenya berlanjut di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Usai dari Balikpapan, Jokowi melanjutkan kampanye terbuka di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis sore ini.

Dalam kampanye terbuka, Jokowi didampingi beberapa tokoh di antaranya Ketua Tim Kampamye Nasional (TKN) Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko dan Abdul Kadir Karding, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra, Yenny Wahid dan tokoh-tokoh politik Kalimantan Timur. ***1***

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Darmin: perkembangan teknologi informasi ciptakan ekonomi digital

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang makin pesat dapat menciptakan ruang ekonomi digital dan pertumbuhan “smart city”.

Saat memberikan sambutan dalam acara Smart Citizen Day 2019 di Jakarta, Kamis, Darmin mengatakan bahwa terdapat berbagai manfaat yang muncul dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Pertama, pertumbuhan berbagai platform bisnis, yang terlihat dari nilai kapitalisasi 10 perusahaan platform teratas, yang lebih tinggi dari perusahaan konvensional, dan mampu dicapai dalam waktu singkat.

Kedua, membuka peluang usaha karena perkembangan digital telah mengubah berbagai bisnis model, salah satunya, bisnis ekonomi bersama yang dapat meningkatkan nilai dan pemanfaatan aset.

Ketiga, mampu meningkatkan kesejahteraan karena aplikasi berbasis jasa seperti Go-jek, berkontribusi dalam mendorong kemakmuran masyarakat seperti supir, UKM, dan petani serta menciptakan inklusivitas keuangan.

Saat ini, banyak platform yang lahir untuk meningkatkan kinerja sektor pertanian dan perikanan serta memotong rantai distribusi sehingga menciptakan efisiensi dan peluang lebih luas bagi para petani maupun nelayan.

“Telah banyak platform yang coba mendorong sektor agrikultur memanfaatkan teknologi digital, seperti aplikasi ‘Regopantes’ untuk sektor pertanian, dan aplikasi ‘Aruna’ untuk sektor perikanan,” ujar Darmin.

Pemanfaatan platform tersebut tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, namun juga memberikan pelayanan bagi konsumen melalui produk yang segar dan harga yang kompetitif.

Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan sumber daya manusia dalam bidang digital agar fenomena teknologi informasi dan komunikasi ini dapat memberikan manfaat bagi pertumbuhan UKM.

Upaya yang telah dilakukan adalah dengan meningkatkan literasi dan adopsi digital serta memberikan dukungan bagi sistem inovasi yang nantinya dapat memberikan manfaat maupun perbaikan.

“Penetrasi internet masyarakat saat ini cukup tinggi, yaitu mencapai 54,68 persen atau 143 juta jiwa. Angka ini dapat menjadi kekuatan sangat besar, baik sebagai pasar maupun sebagai produsen di sektor digital,” ujarnya.

Darmin mengatakan persiapan tersebut sangat penting karena salah satu tantangan dari perkembangan teknologi digital adalah penggantian peran manusia oleh mesin.

Meski demikian, permintaan tenaga kerja yang memiliki keahlian dalam bidang digital juga sangat tinggi sehingga mendorong industri berbasis “brainware” sangat dibutuhkan.

“Pengembangan talenta digital Indonesia menjadi krusial agar memiliki kompetensi yang relevan. Penting juga untuk mempersiapkan UMKM agar mendapatkan manfaat dari perkembangan ekonomi digital,” katanya.

Secara keseluruhan, Darmin mengatakan komitmen bersama dengan seluruh pemangku kepentingan diperlukan dalam menghadapi tantangan di era digital.
Perkembangan ekonomi berbasis teknologi informasi ini merupakan kerja sama lintas sektor sehingga kolaborasi pemerintah dengan otoritas terkait maupun platform mutlak diperlukan.

Pewarta: Satyagraha
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Laju pertumbuhan ekonomi Mataram turun akibat gempa

Mataram (ANTARA) – Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, salah satu dampak bencana gempa bumi pada 2018 terhadap pertumbuhan ekonomi adalah pada akhir tahun anggaran 2018 laju pertumbuhan ekonomi Mataram menurun dari tahun sebelumnya sebesar 8,11 persen menjadi sebesar 6,42 persen.

“Hal ini disebabkan menurunnya kontribusi sektor pariwisata dan sektor-sektor yang memiliki keterkaitan ke belakang dan keterkaitan ke depan,” katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis.

Hal itu disampaikan Wali Kota Mataram saat membacakan pidato Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun anggaran 2018 dalam sidang paripurna di gedung DPRD Kota Mataram yang dihadiri seluruh anggota dewan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak-pihak terkait lainnya.

Wali kota mengatakan, penurunan laju pertumbungan ekonomi dari sektor pariwisata seperti sektor usaha penyediaan akomodasi dan makan minum, pada  Agustus sampai dengan Desember 2018, tidak hanya di Kota Mataram namun di  Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan.

Meskipun demikian, angka ini masih di atas angka pertumbuhan ekonomi Nusa Tenggara Barat sebesar 4,56 persen dan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen.

Sementara itu, sambung Wali Kota, angka produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita Kota Mataram atas dasar harga konstan terus naik selama 4 tahun terakhir dan pada  2018 tercatat sebesar Rp27,8 juta lebih.

Di sisi lain laju inflasi relatif berhasil dikendalikan, dimana pada 2018 berada pada angka 3,15, masih sesuai dengan target yang ditetapkan dalam RKPD sebesar empat plus minus satu.

Begitupun di sektor ketenagakerjaan, menurutnya, kondisi ketenagakerjaan di Kota Mataram sedikit mengalami penurunan akibat dampak bencana gempa bumi.

Meskipun demikian, tingkat partisipasi angkatan kerja masih cukup bagus yaitu berada pada angka 69,29 persen, dengan tingkat kesempatan kerja 93,28 persen.

“Komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat pun ditunjukkan dengan menetapkan upah minimum kota tahun (UMK) 2018, Rp1.885.637,” katanya.

Ia menambahkan, akibat bencana gempa bumi, masyarakat Kota Mataram terdampak dengan adanya kerusakan pada ribuan rumah, serta pada jaringan distribusi air bersih.

Total rumah rusak sebanyak 13.437 unit, terdiri atas 2.396 rumah rusak berat, 2.777 rumah rusak sedang, dan 8.264 rumah rusak ringan. ***1***

Pewarta: Nirkomala
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga gabah di Karawang cukup bagus, capai Rp4.200 per kg

Saat ini, panen padi di Karawang hampir dilakukan setiap hari

Karawang, Jawa Barat (ANTARA) – Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyatakan harga gabah kering panen (GKP) di daerahnya saat ini mencapai antara Rp4.000 per kilogram hingga Rp4.200 per kilogram.

“Harga GKP (gabah kering panen) yang kini mencapai Rp4.000 hingga Rp4.200 per kilogram itu sudah bagus,” kata Kepala Dinas Pertanian Karawang Hanafi,di Karawang, Jawa Barat, Kamis.

Ia mengatakan, saat ini panen padi di Karawang hampir dilakukan setiap hari.

Itu terjadi seiring telah diterapkannya Program Upaya Khusus Kementerian Pertanian dan dilakukannya luas tambah tanam.

Dari laporan sementara, luas lahan persawahan yang sudah panen di Karawang hingga Maret 2019 mencapai 5.532 hektare.

“Kami terus berkoordinasi dengan Bulog agar gabah tidak anjlok. Harga gabah yang dibeli Bulog Rp4.070 per kilogram,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Karawang Wawan Kuswandi menyebutkan kalau pada tahun ini target produksi padi di Karawang mencapai 707.111.160 kilogram.

“Dengan memaksimalkan teknologi pertanian, kita optimistis bisa mencapai target,” katanya.

Ia juga mengatakan, hitung-hitungan target produksi pada tahun ini bisa tercapai, jika produksi gabah kering panen per hektarenya bisa mencapai 74,2 kuintal.

Baca juga: Rini panen padi “Serap Gabah” di Karawang

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

25 ton kentang berbakteri dimusnahkan di Semarang

(Antara)-Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Semarang pada Rabu (27/3) telah memusnahkan 25 ton kentang impor asal Skotlandia. Kentang-kentang tersebut sedianya untuk keperluan pembibitan, karena telah terpapar bakteri pectobacterium atrosepticum yang berbahaya, maka harus dibakar.

Wapres hadiri penyerahan SPBE 2018 kepada instansi pemerintah

SPBE bertujuan untuk mewujudkan birokrasi dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi, modern, efektif dan efisien, serta terintegrasi penuh dari pusat hingga ke daerah

Jakarta (ANTARA) – Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri acara penyerahan hasil evaluasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2018 kepada sejumlah instansi pemerintah.

Wapres tiba di acara yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta pada Kamis sekitar pukul 09.45 WIB.

Sejumlah pejabat yang turut hadir dalam acara itu antara lain Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) Syafruddin, SPBE itu diserahkan kepada 616 instansi pemerintah, yang terdiri dari instansi tingkat pusat, pemerintah daerah, dan Polri.

Dalam sambutannya Syafruddin menjelaskan hal itu bertujuan untuk mewujudkan birokrasi dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi, modern, efektif dan efisien, serta terintegrasi penuh dari pusat hingga ke daerah. Penyerahan piagam penghargaan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik, SPBE Tahun 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta pada Kamis (28/3/2019). (Bayu Prasetyo)
Dalam acara itu Wapres JK menyerahkan sejumlah piagam penghargaan SPBE kepada Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Pariwisata, Bapetan, LIPI, BPS, BPK, Mabes Polri, dan Polda Jawa Barat.

Selain itu, penghargaan SPBE juga diberikan kepada Pemprov Jawa Tengah, Pemprov Yogyakarta, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Tangerang Selatan, Pemkab Banyuwangi, Pemkab Batang, dan Pemkab Pandeglang.

Tahapan evaluasi SPBE antara lain sosialisasi evaluasi SPBE, evaluasi mandiri, evaluasi dokumen, wawancara dan observasi lapangan.

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Kamis pagi lanjutkan tren koreksi

Kemungkinan kinerja perdagangan AS membaik seiring dengan kesepakatan perdagangan AS-China yang menunjukkan kemajuan yang signifikan dan tampaknya memuaskan AS

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi masih melanjutkan tren koreksi yang terjadi sejak awal pekan ini.

Pada pukul 9.37 WIB, kurs rupiah melemah 41 poin atau 0,3 persen menjadi Rp14.250 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis, mengatakan, pelemahan rupiah pagi ini dipicu membaiknya neraca perdagangan Amerika Serikat pada Januari 2019.

“Kemungkinan kinerja perdagangan AS membaik seiring dengan kesepakatan perdagangan AS-China yang menunjukkan kemajuan yang signifikan dan tampaknya memuaskan AS,” ujar Lana.

Neraca perdagangan AS pada Januari 2019 mengecil menjadi 51,1 miliar dolar AS dari 59,9 miliar dolar AS pada Desember 2018, dan jauh dibawah konsensus ekspektasi analis sebesar 57 miliar dolar AS.

Ekspor AS meningkat menjadi 207,3 miliar terutama karena naiknya ekspor bahan makanan terutama kedelei, lainnya terbantu dengan ekspor kendaraan terutama kendaraan penumpang. Kedua jenis ekspor ini ditengarai sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan antara AS-China.

Sementara di sisi impor tercatat turun 2,6 persen (bulan ke bulan/mom) menjadi 258,5 miliar dolar AS, terendah dalam 7 bulan terakhir. Turunnya impor terutama karena turunnya impor barang modal terkait asesoris komputer, semi konduktor yang juga terkait dengan barang impor dari China. Impor dari China tercatat turun 9,6 persen (mom).

Pada Kamis pagi ini, dolar AS menguat terhadap Yuan 0,06 persen, dolar Hongkong 0,01 persen, Baht 0,16 persen. Dolar AS melemah terhadap Won 0,05 persen dan Yen 0,29 persen.

Baca juga: Rupiah Kamis pagi melemah 41 poin
Baca juga: Rupiah melemah seiring koreksi mata uang Asia

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Kamis pagi melemah 41 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak melemah 41 poin menjadi Rp14.249 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.208 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu harapkan kehadiran LPEI bantu diversifikasi ekspor

Saya harap LPEI merupakan instrumen yang bisa digunakan untuk makin mendiversifikasi ekspor Indonesia sehingga kita tidak hanya tergantung pada “a few commodity”, “a few market”, yang kemudian akan buat ekonomi kita menjadi “vulnerable”

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengharapkan kehadiran Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank dapat membantu diversifikasi ekspor Indonesia ke pasar internasional sehingga semakin memiliki daya tahan ketika ada gejolak global.

“Saya harap LPEI merupakan instrumen yang bisa digunakan untuk makin mendiversifikasi ekspor Indonesia sehingga kita tidak hanya tergantung pada “a few commodity”, “a few market”, yang kemudian akan buat ekonomi kita menjadi “vulnerable”,” ujar Sri Mulyani usai menyaksikan penandatanganan perjanjian Kredit Modal Kerja Ekspor (KMKE) antara LPEI atau Indonesia Eximbank dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk di Kantor LPEI, Jakarta, Rabu.

LPEI memberikan pembiayaan berupa KMKE senilai Rp187,7 miliar kepada WIKA untuk proyek pembangunan perumahan bersubsidi di Aljazair. WIKA sendiri mendapatkan kepercayaan dari pemerintah Aljazair untuk proyek pembangunan 1.700 rumah bersubsidi (logement) di Baraki dan El-Harrach wilayah Algier dan juga 2.250 unit di Ain Defla dan Khemis Miliana wilayah Blida.

Sri Mulyani mengatakan, pembangunan perumahan di Aljazair oleh kontraktor Indonesia merupakan salah satu bentuk misi untuk mengekspor jasa untuk negara-negara yang dianggap non tradisional atau “non traditional market”, termasuk Aljazair di mana neraca perdagangan Indonesia dengan negara tersebut masih negatif.

“Aljazair adalah negara pengekspor minyak dan gas yang termasuk cukup penting di dunia, kita mengimpor dari Aljazair. Sehingga dengan adanya kegiatan ekspor jasa, termasuk konstruksi ini, akan bisa mengurangi defisit transaksi perdagangan antara Indonesia dengan Aljazair,” katanya.

Pembiayaan ekspor yang diberikan LPEI kepada WIKA sendiri melalui skema penugasan khusus ekspor atau National Interest Account (NIA) yang memang diharapkan membantu peningkatan volume nilai ekspor Indonesia. Wanita yang akrab dipanggil Ani itu juga berharap melalui skema NIA tersebut dapat meningkatkan daya saing perusahaan-perusahaan di Indonesia di pasar internasional.

“Seperti yang disampaikan WIKA, mereka akan memiliki percaya diri yang lebih untuk masuk dan mengikuti proses “bidding” internasional. Di Aljazair ini mereka memenangkan “bidding” mengalahkan kontraktor dari Turki. Ini merupakan suatu prestasi yang cukup baik. Saya harap perusahaan di Indonesia semakin meningkatkan kemampuan untuk hadir di pasar internasional dan kita akan mendukungnya,” ujar Ani, panggilan akrab Sri Mulyani.

Keputusan Menteri Keuangan No.787/KMK.08/2017 memang memberikan mandat kepada LPEI untuk menyalurkan fasilitas ekspor dalam bentuk pembiayaan, penjaminan dan asuransi untuk mendorong ekspor ke negara kawasan Afrika.

Fasilitas ekspor yang disediakan oleh LPEI untuk mendukung program pemerintah dalam mendorong ekspor ke negara kawasan Afrika menggunakan skema NIA karena ekspor ke negara pasar non tradisional (non-traditional market) secara komersial kurang layak dan berisiko dalam pembiayaan serta memiliki tingkat risiko politik yang tinggi.

Baca juga: Bantu peningkatan ekspor, LPEI dukung WIKA garap perumahan di Aljazair
Baca juga: Pemerintah dorong industri strategis melalui penugasan khusus ekspor
Baca juga: Eximbank bidik pembiayaan ekspor tembus Rp105,1 triliun

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI perkirakan stabilitas ekonomi 2019 tetap terjaga

Solo (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) memperkirakan stabilitas ekonomi Indonesia pada  2019 tetap terjaga dengan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5-5,4 persen.

“Perkiraan tumbuhan ekonomi ini didukung oleh permintaan domestik. Di sisi lain inflasi terkendali di kisaran 3,5+/-1 persen,” kata Deputi Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Sahminan pada Forum Diskusi Akademisi dengan tema “Perkembangan Terkini Ekonomi Indonesia dan Tantangan Ke Depan” di Kampus UNS Surakarta, Rabu.

Untuk merealisasikan target tersebut, keputusan Rapat Dewan Gubernur BI pada 20-21 Maret lalu menyatakan BI 7-day reverse repo rate tetap di level 6 persen, bunga deposit facility tetap di angka 5,25 persen, dan suku bunga lending facility tetap di level 6,75 persen.

Di sisi lain, dikatakannya, yang menjadi fokus kebijakan tersebut adalah BI konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas eksternal perekonomian, khususnya untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan dengan batas aman dan mempertahankan daya tarik aset keuangan domestik.

Selain itu, dikatakannya, koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait juga terus dipererat untuk mempertahankan stabilitas ekonomi.

“Khususnya dalam pengendalian inflasi dan defisit transaksi berjalan, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi ke depan. Selain itu juga dalam mendorong permintaan domestik dan menjaga stabilitas eksternal dengan mendorong ekspor, pariwisata, dan aliran modal asing,” katanya.

Ia mengatakan dari sisi domestik, jika dibandingkan dengan negara lain, perkiraan pertumbuhan ekonomi 5 persen sudah cukup baik.

“Pada dasarnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, BI berupaya memastikan kondisi likuiditas tetap terjamin, memastikan pasar keuangan terus berjalan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Kantor BI Surakarta Bakti Artanta mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiasi kantor pusat untuk meredakan tekanan.

“Untuk memastikan kepada masyarakat kondisi perekonomian Indonesia yang sebenarnya, dengan demikian ada optimisme ke depannya,” katanya.

Ia mengatakan permasalahan perekonomian bukan lagi skala makro atau mikro tetapi yang terpenting adalah sinergi.

“Dengan melibatkan instansi terkait maka akan ada kesinambungan yang baik untuk perekonomian dalam negeri,” katanya.

Baca juga: Pemerintah, BI, OJK dan LPS perkuat koordinasi untuk jaga stabilitas
Baca juga: BI: kenaikan bunga pilihan tepat untuk stabilisasi ekonomi

 

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah melemah seiring koreksi mata uang Asia

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore melemah seiring pelemahan mata uang regional Asia.

Rupiah melemah 35 poin atau 0,25 persen menjadi Rp14.208 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.173 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi  di Jakarta, mengatakan, pelemahan rupiah dipicu investor yang kembali memburu dolar AS dalam rangka persiapan mengikuti lelang obligasi AS.

“Peningkatan permintaan dolar membuat nilai mata uang ini menguat,” ujar Ibrahim.

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS bergerak naik. Yield di pasar sekunder akan menjadi acuan dalam penentuan kupon di lelang pasar perdana. Jadwal lelang obligasi pemerintah AS yang terdekat adalah 27 dan 28 Maret 2019 waktu setempat. Jika yield di pasar sekunder naik, investor boleh berharap ada kupon yang menarik dalam lelang tersebut.

“Selain itu, sentimen negatif lainnya bagi rupiah yaitu serangkaian pidato oleh pejabat senior Bank Sentral Eropa. Presiden Mario Draghi memulai konferensi yang diawasi ketat dengan mengulangi bahwa risiko penurunan ekonomi zona Euro telah meningkat,” ujar Ibrahim.

Pada Rabu ini, dolar AS menguat terhadap Yuan 0,17 persen, Won 0,18 persen, dolar Singapura 0,57 persen, dan Baht 0,28 persen. Dolar AS melemah terhadap Yen 0,21 persen.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka melemah Rp14.195 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.193 per dolar AS hingga Rp14.223 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.202 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.171 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bantu peningkatan ekspor, LPEI dukung WIKA garap perumahan di Aljazair

Dukungan yang diberikan LPEI kepada WIKA merupakan salah satu bentuk strategi untuk memasarkan produk industri strategis nasional ke pasar prospektif

Jakarta (ANTARA) – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memberikan pembiayaan berupa Kredit Modal Kerja Ekspor (KMKE) senilai Rp187,7 miliar kepada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk proyek pembangunan perumahan bersubsidi di Aljazair.

Direktur Eksekutif LPEI Sinthya Roesly di Jakarta, Rabu, mengatakan, pembiayaan ekspor melalui skema penugasan khusus ekspor atau National Interest Account (NIA) tersebut diharapkan membantu peningkatan volume nilai ekspor Indonesia.

“Selain itu, pembiyaan ini juga untuk menciptakan dan meningkatkan transaksi perdagangan kedua negara di bidang infrastruktur dan konstruksi, khususnya untuk negara tujuan ekspor non tradisional,” ujar Sinthya.

LPEI juga menggandeng PT Integra Indocabinet Tbk yang nantinya akan mendukung WIKA dari segi pengadaan furnitur untuk proyek-proyek WIKA di mancanegara.

WIKA sendiri mendapatkan kepercayaan dari pemerintah Aljazair untuk proyek pembangunan 1.700 rumah bersubsidi (logement) di Baraki dan El-Harrach wilayah Algier dan juga 2.250 unit di Ain Defla dan Khemis Miliana wilayah Blida.

“Dukungan yang diberikan LPEI kepada WIKA merupakan salah satu bentuk strategi untuk memasarkan produk industri strategis nasional ke pasar prospektif,” ujar Sinthya.

Keputusan Menteri Keuangan No.787/KMK.08/2017 memang memberikan mandat kepada LPEI untuk menyalurkan fasilitas ekspor dalam bentuk pembiayaan, penjaminan dan asuransi untuk mendorong ekspor ke negara kawasan Afrika.

Fasilitas ekspor yang disediakan oleh LPEI untuk mendukung program pemerintah dalam mendorong ekspor ke negara kawasan Afrika menggunakan skema NIA karena ekspor ke negara pasar non tradisional (non-traditional market) secara komersial kurang layak dan berisiko dalam pembiayaan serta memiliki tingkat risiko politik yang tinggi.

Sementara itu, Direktur WIKA Destiawan Soewardjono menilai peran LPEI sangat signifikan dalam keberhasilan WIKA dalam pengerjaan proyek di luar negeri.

“LPEI selama ini telah menunjukkan dukungannya sehingga meminimalisir risiko finansial yang dihadapi ketika masuk di negara-negara baru, juga memudahkan upaya perseroan untuk memperkuat posisinya di pasar yang telah dimasuki,” ujar Destiawan.

Baca juga: Pemerintah dorong industri strategis melalui penugasan khusus ekspor
Baca juga: Eximbank bidik pembiayaan ekspor tembus Rp105,1 triliun

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Defisit transaksi berjalan jadi ganjalan BI pangkas suku bunga

Jakarta (ANTARA) – Indonesia masih menghadapi “pekerjaan rumah” untuk memperbaiki masalah fundamental defisit transaksi berjalan, sebelum Bank Indonesia berani untuk menurunkan suku bunga acuan “7-Day Reverse Repo Rate”.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara, usai peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia 2018 di Jakarta, Rabu, mengatakan ada tiga hal yang sangat mempengaruhi penentuan kebijakan suku bunga acuan Bank Sentral, yakni inflasi, kebijakan bank sentral AS The Federal Reserve/The Fed, dan defisit transaksi berjalan.

Inflasi selalu berada di rentang bawah sasaran Bank Sentral (inflation targeting framework) sejak awal 2015 hingga awal 2019.
Sementara, The Fed sudah melontarkan sinyalemen bahwa pihaknya tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga acuan, setidaknya dalam dua tahun ke depan, sehingga dapat mendorong modal asing ke dalam negeri.

Dengan demikian, faktor penentu yang masih menjadi hambatan adalah defisit transaksi berjalan Indonesia. Sepanjang 2018, defisit transaksi berjalan Indonesia mencapai 2,98 persen Produk Domestik Bruto atau 31 miliar dolar AS.

“Dari tiga faktor itu, tinggal satu faktor yang harus kita pantau dan itu penting untuk kebijakan moneter ke depan,” ujar Mirza.

BI dalam Rapat Dewan Gubernur periode Maret 2019 ini, menahan tingkat suku bunga acuannya di level enam persen untuk keempat kalinya. Terakhir kali Bank Sentral memangkas suku bunga acuannya adalah 1,5 tahun lalu ketika tekanan ekonomi global mereda serupa dengan kondisi ekonomi saat ini.

Di 2019, ketika suku bunga acuan di negara-negara maju diperkirakan tidak akan meningkat secara cepat karena perlambatan ekonomi global, negara-negara berkembang termasuk Indonesia mendapat relaksasi untuk mengoptimalkan instrumen suku bunga acuannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, kata Mirza, fokus kebijakan suku bunga acuan BI masih diprioritaskan kepada stabilitas eksternal. Fokus kepada stabilitas eksternal dilakukan untuk menjaga daya tarik aset keuangan berdenominasi rupiah sehingga modal asing terus masuk dan mampu membiayai defisit transaksi berjalan.

Di 2019, Bank Sentral memiliki target untuk menurunkan defisit transaksi berjalan ke 2,5 persen Produk Domestik Bruto (PDB).

Kepala Ekonom PT. Bank Negara Indonesia Persero Tbk Ryan Kiryanto mengatakan kebijakan suku bunga acuan BI memang perlu ditujukan untuk memperkuat stabilitas eksternal perekonomian di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi global, terutama Tiongkok, AS dan Uni Eropa.

Kebijakan Bank Indonesia yang masih menahan suku bunga acuan pada level enam persen tepat dalam mengatasi masalah defisit transaksi berjalan yang masih menjadi ancaman di dalam negeri.

“Ibarat permainan sepakbola, langkah BI memperkuat pertahanan domestik dari tekanan eksternal merupakan langkah yang cerdas sebelum tekanan eksternal tadi makin kuat dan besar,” ujar Ryan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Defisit transaksi berjalan triwulan-IV tembus 3,57 persen PDB
Baca juga: BI: Indonesia fokus turunkan defisit transaksi berjalan

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga tiket KA dari Surabaya dipotong 5-10 persen selama April-Juni

Surabaya (ANTARA) – Harga tiket kereta api dari stasiun di wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) Surabaya dipotong 5-10 persen selama April-Juni 2019  dengan syarat pembelian dilakukan secara langsung atau “on the spot” di Galeri KA Darmo Trade Center Wonokromo, Surabaya, mulai pukul 10.00 WIB – 16.00 WIB.

Manajer Humas Daop 8 Surabaya Suprapto di Surabaya, Jawa Timur, Rabu, mengatakan, pemberian potongan harga bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan kereta api.

“Diskon sebesar 5 persen untuk perorangan dan 10 persen untuk rombongan, khusus untuk 27 perjalanan KA komersial keberangkatan dari stasiun-stasiun di Daop 8 Surabaya,” katanya.

Potongan harga tidak berlaku untuk KA keberangkatan pada  23 Mei 2019 sampai dengan 17 Juni 2019, atau pada masa mudik, dan dapat dibatalkan atau diubah jadwalnya, namun tidak dapat digabung dengan program reduksi atau diskon lain.

Suprapto menyebutkan, daftar KA Komersial yang mendapatkan potongan harga 5 persen di antaranya KA Argo Bromo Anggrek kelas eksekutif, relasi Surabaya Pasarturi-Gambir, KA Argo Wilis kelas eksekutif, relasi Surabaya Gubeng-Bandung, KA Gajayana (KA 41), kelas eks, relasi Malang-Gambir, kemudian KA Bima relasi Malang-Gambir.

Selain itu, KA Sembrani relasi Surabaya Pasarturi-Gambir, KA Turangga relasi Surabaya Gubeng-Bandung, KA Bangunkarta relasi Surabaya Gubeng-Gambir, KA Harina relasi Surabaya Pasarturi–Bandung.

Sementara itu untuk KA yang mendapatkan potongan harga tiket 10 persen, di antaranya KA Argo Bromo Anggrek (KA 1), kelas eks, relasi Surabaya Pasarturi-Semarang, KA Bangunkarta (KA 55), kelas eks, relasi Surabaya Gubeng – Semarang Tawang, serta KA Jayabaya (KA 143), kelas Ekonomi relasi Malang-Semarang Tawang, dan KA Majapahit (KA 141), kelas ekonomi relasi Malang-Semarang Tawang.

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

15 KRI disiapkan untuk program Kas Keliling BI

Batam (ANTARA) (ANTARA) – TNI AL menyiapkan 15 unit Kapal RI untuk membantu Bank Indonesia menjalankan program Kas Keliling, demi memastikan ketersediaan uang rupiah di daerah terdepan, terluar dan terpencil di seluruh Indonesia.

“Kami siapkan 15 KRI, di daerah masing-masing,” kata Wakil Asisten Operasi Kepala Staf AL, Laksamana Pertama Yusup di Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Sepanjang tahun ini, BI berencana melaksanakan 15 kali kegiatan kas keliling di seluruh Indonesia. Di setiap kegiatan, TNI AL mengerahkan satu unit KRI, untuk membantu pelaksanaan distribusi penukaran uang rupiah ke daerah-daerah yang sulit terjangkau.

Ia mengatakan, TNI AL mendukung penuh kegiatan penukaran uang rupiah di daerah 3T, sebagai bentuk menjaga kedaulatan negara.

Menurut dia, ketersediaan uang rupiah dalam kondisi layak di daerah 3T merupakan bentuk dari rasa nasionalisme dan kedaulatan negara. jangan sampai, satu daerah lepas dari NKRI, hanya karena masyarakatnya menggunakan mata uang asing.

“Seperti yang terjadi pada Sipadan dan Ligitan,” kata dia.

Saat ini, dua KRI tengah berlayar mendukung kegiatan Kas Keliling, yaitu di Perairan Jawa Timur dan KRI Lepu di perairan Selat Malaka, yang berlayar dari wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Riau hingga Sumatera Utara.

Komandan KRI Lepu, Mayor Laut P Martensyah mengatakan akan berkeliling enam  daerah di tiga provinsi itu, yaitu Tanjung Batu, Kundur, Selat Panjang, Bengkalis, Rupat dan Belawan

“Kami akan berada satu hari di masing-masing daerah, dari pagi sampai sore” kata dia.

Dalam pelaksanaan kas keliling itu, masyarakat dapat menukar uang rupiah lusuh dengan uang baru yang disiapkan BI.

Baca juga: BI-TNI AL layani kas keliling pulau terluar NTB

Di tempat yang sama, Direktur pengelolaan uang rupiah BI Luctor Tapiheru mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar Rp75 miliar untuk kegiatan kas keliling di seluruh Indonesia.

“Sepanjang tahun ini, kami berencana melaksanakan 15 kali kegiatan di 116 pulau di seluruh Indonesia.Sekitar Rp5 miliar per kegiatan,” kata dia.

Program kas keliling merupakan pelaksanaan amanat UU no. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang, yang menugaskan BI untuk menyediakan alat pembayaran tunai ke seluruh wilayah NKRI dalam jumlah cukup, tepat waktu dan dengan jenis pecahan uang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia mengatakan BI hanya memiliki 43 kantor di daerah, yang pada umumnya berada di ibu kota provinsi.

“Kami tidak punya cukup sumber daya, sumber daya manusia dan dukungan alat transportasi untuk menjangkau seluruh wilayah NKRI. Padahal amanat UU melakukan di seluruh wilayah NKRI,” kata dia.

Oleh karena itu BI menggandeng TNI AL untuk membantu mendistribusikan rupiah layak di seluruh Indonesia menggunakan KRI.

Baca juga: Bank Indonesia permudah penukaran uang daerah terpencil
Baca juga: Bank Indonesia sediakan kas keliling penukaran uang

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI berharap potensi resesi AS alirkan modal asing ke Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia memandang perlambatan ekonomi AS yang berpotensi resesi justeru mendorong aliran modal asing masuk ke Indonesia karena kebijakan suku bunga Bank Sentral The Federal Reserve yang melunak setelah mencermati perlambatan perekonomian AS.

“Perlambatan ekonomi AS itu membuat suku bunga AS tidak naik lagi. Itu justeru membantu Indonesia untuk membiayai defisit (defisit transaksi berjalan),” kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara usai peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia di Jakarta, Rabu.

Dengan melunaknya kebijakan suku bunga The Fed yang memicu penyempitan selisih imbal hasil obligasi pemerintah AS dan imbal hasil instrumen keuangan di negara berkembang, kata Mirza, akan mendorong masuknya modal asing ke negara berkembang termasuk Indonesia.

Bank Sentral lebih melihat ancaman efek rambatan negatif ekonomi global justeru datang dari moderasi ekonomi China. Pasalnya, ekspor Indonesia banyak berorientasi ke pasar China.

Jika permintaan dari China melambat, maka akan berdampak pada kinerja ekspor dan konsumsi swasta Indonesia yang akhirnya akan menekan pertumbuhan ekonomi.

“Ekspor Indonesia lebih dari 25 persen komoditas pertambangan dan perkebunan ke China, harganya bisa menurun,” ujarnya.

Sejauh ini perlambatan pertumbuhan ekonomi China, kata Mirza, belum berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. BI memproyeksikan ekonomi China tahun ini akan tumbuh 6,3 persen dibanding 6,4 persen pada 2018. Dampak dari perlambatan itu, ujar Mirza, dapat diantisipasi oleh Indonesia.

“Kalau ekonomi China tumbuh di bawah enam persen, akan ada skenario yang baru,” ujar dia.

Adapun kekhawatiran resesi ekonomi negeri Paman Sam terjadi setelah munculnya fenomena kurva “yield” obligasi AS yang terbalik (inversion curve).

Kurva imbal hasil obligasi pemerintah AS yang terbalik terbukti akurat menjadi indikator penanda akan munculnya krisis.

Pekan lalu, yang baru mengalami kondisi terbalik adalah imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 dan tiga tahun. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun berada pada 2,44 persen atau menurun 0,26 persen dalam sebulan. Imbal hasil tersebut juga sedikit lebih rendah dibandingkan obligasi tenor tiga bulan sebesar 2,46 persen.

Baca juga: Survei: ekonomi AS melambat dua tahun ke depan

Baca juga: Harga minyak Asia merosot, terseret kegelisahan perlambatan ekonomi global

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gubernur BI sebut perekonomian 2019 bakal tumbuh lebih cepat dari 2018

Saya optimistis kinerja ekonomi akan lebih baik, pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, bahkan lebih cepat meningkat

Jakarta (ANTARA) – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini perekonomian akan tumbuh terakselerasi dibanding pertumbuhan 2018 karena reformasi struktural terus berjalan dan tekanan eksternal mereda akibat melunaknya kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed).

“Saya optimistis kinerja ekonomi akan lebih baik, pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, bahkan lebih cepat meningkat berkat reformasi struktural,” kata Perry saat meluncurkan Buku Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2018 di Jakarta, Rabu.

Bank Indonesia masih memasang rentang proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini di kisaran 5,0-5,4 persen (yoy). Sementara tahun lalu pertumbuhan ekonomi hanya sebesar 5,17 persen.

Perry mengatakan reformasi struktural yang telah dilakukan selama empat tahun terakhir akan membuahkan hasil bagi aliran investasi dan konsumsi domestik pada tahun ini.

Pada 2019 di mana tekanan ekonomi global tidak sekencang 2018, Perry menekankan reformasi struktural ekonomi domestik harus dilanjutkan.

Reformasi struktural itu ditekankan pada empat aspek yakni peningkatan daya saing perekonomian nasional. Kemudian reformasi kedua yakni strategi untuk mengembangkan kapasitas dan kapabilitas sektor industri atau industrialisasi agar dapat mendongkrak ekspor. Strategi ketiga yakni mengoptimalkan pemanfaatan ekonomi digital termasuk sistem pembayaran.

“Reformasi keempat adalah strategi untuk memperluas sumber pembiayaan ekonomi karena kebutuhan pembangunan Indonesia yang masif dan besar,” ujar dia.

Indonesia, kata dia, juga meyakini aliran modal asing dari pasar keuangan global akan semakin deras masuk ke pasar keuangan domestik.

Salah satu penyebabnya, arah kebijakan The Fed  yang kian moderat dengan proyeksi kenaikan suku bunga acuan hanya satu kali dalam dua tahun ke depan. Artinya tekanan dari kenaikan suku bunga negara-negara maju sudah tidak dirasakan lagi seperti pada 2018.

Pada 2019 Perry menekankan Bank Indonesia akan terus menempuh bauran kebijakan guna memperkuat stabilitas eksternal dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Jargon kebijakan suku bunga yang antisipatif, kata dia, tetap dipertahankan BI. “Kami tetap menempuh kebijakan moneter yang preemptive dan ahead of the curve,” ujarnya.

Namun kebijakan makroprudensial dijanjikan lebih akomodatif dengan stimulus untuk memperdalam pasar keuangan guna menjaga stabilitas di pasar uang dan mendukung pembiayaan ekonomi.

“Kami juga melanjutkan peran kebijakan sistem pembayaran dan mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah hingga di tingkat daerah,” kata Perry.

Baca juga: Analis: IHSG menguat seiring redanya kekhawatiran resesi ekonomi AS

Baca juga: Beige Book: Aktivitas bisnis di China pulih berkat “guyuran kredit”

Baca juga: Pedagang terkemuka dunia perkirakan harga minyak bertahan 60-an dolar

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: Rupiah hari ini akan melemah, seiring koreksi mata uang Asia

Rupiah hari ini akan melemah dan diperdagangkan di kisaran Rp14.138 hingga Rp14.215 per dolar

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu pagi, melemah seiring koreksi mata uang regional Asia.

Pada pukul 9.50 WIB, kurs rupiah melemah 36 poin atau 0,26 persen menjadi Rp14.209 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.173 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu, mengatakan pelemahan rupiah seiring dengan perkembangan Brexit yang masih dicermati oleh pasar. Ia memprediksi Rabu ini rupiah akan terkoreksi.

“Rupiah hari ini akan melemah dan diperdagangkan di kisaran Rp14.138 hingga Rp14.215 per dolar,” ujar Ibrahim.

Siaga Brexit berlanjut setelah Dewan Perwakilan Inggris memberikan suara pada hari Senin (25/3) lalu di Inggris untuk mengambil kendali atas proses Brexit dari Perdana Menteri Inggris Theresa May. Anggota parlemen sekarang dijadwalkan untuk memilih berbagai opsi penarikan pada hari ini.

Pekan lalu, tenggat waktu Brexit yang semula ditetapkan untuk 29 Maret 2019, ditunda setidaknya dua minggu lagi untuk memberi May waktu dalam menghasilkan solusi Brexit yang lebih baik.

Namun, May mengatakan bahwa dia masih kekurangan dukungan untuk mendapatkan kesepakatan Brexit, yang ditolak dua kali awal tahun ini, untuk pemungutan suara ketiga.

Pada Rabu pagi ini, dolar AS menguat terhadap Yuan 0,03 persen, dolar Singapura 0,09 persen, Baht 0,28 persen. Dolar AS melemah terhadap Won 0,11 persen dan Yen 0,06 persen.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp14.202 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.171 per dolar AS.

Baca juga: Analis: IHSG menguat seiring redanya kekhawatiran resesi ekonomi AS

Baca juga: Dolar menguat di tengah penurunan euro dan yen Jepang

Baca juga: Melemah, dolar AS di Tokyo diperdagangkan di zona tengah 110 yen

Baca juga: Harga emas turun seiring penguatan dolar dan kenaikan saham

Baca juga: Pedagang terkemuka dunia perkirakan harga minyak bertahan 60-an dolar

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daging ikan hiu

Sejumlah laki-laki memotong ikan hiu di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Selong, Lombok Timur, NTB, Rabu (27/3/2019). Setiap harinya di TPI tersebut membutuhkan 200 ekor ikan hiu untuk dijual dagingnya ke pemasok seharga Rp30 ribu per kg. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/hp.

Pedagang terkemuka dunia perkirakan harga minyak bertahan 60-an dolar

Saya pikir mereka (Saudi) suka melihat harga minyak di situ, dan itu tidak lebih rendah

Lausanne, Swiss (ANTARA) – Empat pedagang terkemuka dunia memperkirakan harga minyak Brent pada 2019 sebagian besar akan bertahan di 60-an dolar AS per barel dengan sedikit kenaikan pada paruh kedua tahun ini, karena pasar yang ketat, kata mereka di sela-sela FT Commodities Global Summit.

Kepala perusahaan perdagangan minyak Glencore, Alex Beard, memperkirakan Brent tetap di pertengahan 60-an dolar AS, sementara CEO Gunvor, Torbjorn Tornqvist memperkirakan mulai terendah 60 dolar AS hingga 70 dolar AS per barel.

“Saya pikir mereka (Saudi) suka melihat harga minyak di situ, dan itu tidak lebih rendah,” kata Tornqvist.

“Setelah itu, fundamental-fundamental akan sedikit mengetat dalam beberapa bulan mendatang karena kapasitas penyulingan kembali online dan kapasitas baru datang pada tahun ini, sehingga lebih banyak minyak mentah harus diletakkan di pasar nanti. Minyak serpih AS melonjak tetapi sampai batas tertentu mengalami kemacetan.”

Vitol memperkirakan kisaran yang lebih luas, dengan kepala eksekutifnya Russell Hardy mengatakan dia memperkirakan harga minyak berada di kisaran 60- 80 dolar AS per barel untuk 2019.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan memberikan batasan harga, kata Hardy, karena kelompok itu tidak ingin melihat harga naik di atas 80 dolar AS per barel karena takut menghancurkan permintaan. OPEC dijadwalkan bertemu pada Juni untuk membahas apakah mereka akan memperpanjang pengurangan produksi.

Tahun lalu, harga minyak turun tajam setelah mencapai tertinggi empat tahun di hampir 87 dolar AS per barel ketika Amerika Serikat memberikan keringanan kepada beberapa importir minyak mentah Iran.

Keringanan ini akan berakhir pada April, tetapi para pedagang tidak melihat Iran memiliki dampak signifikan pada harga dengan harapan bahwa beberapa pengabaian akan diperbarui.

“Dugaan pribadi saya adalah bahwa mereka (Washington) akan memperbaharui beberapa dari mereka dan saya menduga bahwa beberapa yang memiliki keringanan tidak akan meminta,” kata Beard dari perusahaan perdagangan minyak Glencore selama panel di konferensi.

Hardy dari Vitol mengatakan pada konferensi itu bahwa ia memperkirakan ketersediaan minyak mentah Iran akan sedikit berkurang pada Mei.

Pada Senin (25/3) Trafigura mengatakan tingkat saat ini sekitar 66-67 dolar AS per barel tampaknya masuk akal dengan kemungkinan kenaikan di akhir tahun ini, tetapi bahwa prospek ekonomi makro yang lebih lemah akan memberikan batasan untuk kenaikan. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Harga minyak naik sekitar dua persen akibat pengetatan pasokan

Baca juga: Wall Street ditutup menguat, saham McDonald’s ikut naik

Baca juga: Dolar menguat di tengah penurunan euro dan yen Jepang

Baca juga: Harga emas turun seiring penguatan dolar dan kenaikan saham
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah melemah 23 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu pagi, bergerak melemah 23 poin menjadi Rp14.196 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.173 per dolar AS.

Baca juga: Dolar menguat di tengah penurunan euro dan yen Jepang

Baca juga: Melemah, dolar AS di Tokyo diperdagangkan di zona tengah 110 yen

Baca juga: Harga emas turun seiring penguatan dolar dan kenaikan saham

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beige Book: Aktivitas bisnis di China pulih berkat “guyuran kredit”

…perusahaan-perusahaan swasta meminjam lebih banyak daripada perusahaan-perusahaan milik negara di kuartal pertama

Singapura (ANTARA) – Ekonomi China menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang tidak diragukan pada kuartal pertama, dengan laba perusahaan, investasi, dan perekrutan meningkat, tetapi pembuat kebijakan mungkin terlalu mengandalkan tingkat kredit yang luar biasa, sebuah survei swasta menunjukkan pada Rabu.

Survei triwulanan terhadap ribuan perusahaan China oleh China Beige Book International (CBB) melukiskan gambaran mengejutkan tentang perubahan haluan dalam kondisi-kondisi bisnis setelah kuartal keempat yang buruk, yang melihat pertumbuhan ekonomi terlemah sejak krisis keuangan.

Temuan CBB berbeda dengan sebagian besar data resmi suram untuk Januari dan Februari serta survei bisnis lainnya yang menunjukkan langkah-langkah stimulus baru-baru ini secara perlahan mulai memberikan sokongan. Sebagian besar analis juga memperingatkan kuartal pertama yang berbatu-batu, dan jangan berharap penurunan ekonomi China turun dari posisi terbawahnya hingga pertengahan tahun.

Namun, konsultan berbasis di AS mempertanyakan apakah pemulihan dengan “guyuran kredit” pada kuartal pertama itu akan berkelanjutan, mencatat jenis-jenis shadow banking (lembaga keuangan nonbank yang menjalankan bisnis atau bertindak seolah-olah perbankan) yang lebih berisiko meningkat lagi.

Sementara perusahaan-perusahaan mengatakan akses ke kredit membaik, survei juga menemukan beberapa perusahaan melaporkan suku bunga yang lebih tinggi, meskipun bank sentral berupaya untuk menurunkan biaya pembiayaan.

“Kredit sangat mahal … Biaya kredit perlu distabilkan lebih lanjut atau reli saat ini akan goyah,” kata CBB dalam sebuah pernyataan, mengatakan pemberi pinjaman bayangan mengenakan tarif yang sangat tinggi.

Bank-bank di China meminjamkan rekor 3,23 triliun yuan (477 miliar dolar AS) pada Januari, karena para pembuat kebijakan mencoba untuk memulai investasi yang lesu dan mencegah perlambatan yang lebih tajam di ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Pihak berwenang telah mendesak bank-bank untuk terus memberikan pinjaman kepada perusahaan-perusahaan kecil dan swasta yang kesulitan khususnya, meskipun perusahaan tersebut dianggap memiliki risiko kredit yang lebih tinggi.

“Bahkan perusahaan-perusahaan yang secara tradisional tidak beruntung di pasar kredit tidak lagi begitu — setidaknya selama kuartal ini, perusahaan-perusahaan swasta meminjam lebih banyak daripada perusahaan-perusahaan milik negara di kuartal pertama,” kata CBB.

Pada awal Maret Perdana Menteri Li Keqiang mengumumkan miliaran dolar dalam pemotongan pajak tambahan dan belanja infrastruktur tahun ini.

Seiring dengan meningkatnya daftar langkah-langkah dukungan pemerintah, tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China juga mungkin menjadi faktor di balik peningkatan kepercayaan bisnis, CBB menambahkan.

China akan merilis data ekonomi Maret dan kuartal pertama sekitar pertengahan April. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring naiknya bursa Asia dan aksi beli saham

Baca juga: Wall Street ditutup menguat, saham McDonald’s ikut naik

Baca juga: Dolar menguat di tengah penurunan euro dan yen Jepang

Baca juga: Ambisius tapi realistis, China targetkan pertumbuhan ekonomi 6-6,5 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Melemah, dolar AS di Tokyo diperdagangkan di zona tengah 110 yen

Tokyo (ANTARA) – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) berpindah tangan di zona tengah 110 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Rabu pagi, sebagian besar sejalan dengan levelnya di New York semalam (Selasa).

Ketika pasar dibuka, dolar dikutip pada 110,57-58 yen dibandingkan dengan 110,58-68 yen di New York dan 110,19-20 yen di Tokyo pada Selasa (26/3) pukul 17.00 waktu setempat.

Euro, sementara itu, diambil 1,1274-1274 dolar dan 124,66-70 yen terhadap 1,1260-1270 dolar dan 124,58-68 yen di New York, serta 1,1312-1313 dolar dan 124,65-69 yen pada perdagangan Selasa (26/3) sore di Tokyo. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar menguat di tengah penurunan euro dan yen Jepang

Baca juga: Harga emas turun seiring penguatan dolar dan kenaikan saham

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak naik sekitar dua persen akibat pengetatan pasokan

Kami melihat semakin banyak perhatian diberikan pada apa yang sedang terjadi di Venezuela dan dampak sanksi-sanksi

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah naik hampir dua persen pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena perhatian terpusat pada faktor-faktor geopolitik memperketat pasokan, yang mendorong penurunan ekspor dari Venezuela dan penurunan persediaan Amerika Serikat (AS).

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei, naik 0,76 dolar AS menjadi ditutup pada 67,97 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, tidak jauh di bawah level tertinggi tahun ini di 68,69 dolar AS yang dicapai pada 21 Maret.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei, naik 1,12 dolar AS atau 1,9 persen, menjadi menetap pada 59,94 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Meskipun ada kekhawatiran tentang permintaan yang lebih lemah karena perlambatan ekonomi, harga minyak telah naik lebih dari 25 persen sejauh tahun ini, didukung oleh pembatasan pasokan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) plus sekutu, dan kerugian akibat sanksi-sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela.

Pelabuhan ekspor minyak utama Jose dan empat kilang peningkatan (upgrader) minyak mentah Venezuela tidak dapat melanjutkan operasi menyusul pemadaman listrik besar-besaran pada Senin (25/3), yang kedua dalam sebulan, menurut pekerja industri dan pemimpin serikat pekerja yang dekat dengan fasilitas-fasilitas.

“Tidak ada listrik, semuanya lumpuh,” kata pemimpin serikat pekerja minyak Jose Bodas kepada Reuters, Selasa (26/3).

Pemadaman awal bulan ini, karena kurangnya investasi selama bertahun-tahun dan kurangnya perawatan, juga mengganggu ekspor minyak di Jose, darah kehidupan ekonomi negara anggota OPEC itu, mengikis total volume ekspor dan menyebabkan penundaan pemuatan dan pengaliran minyak.

“Kami melihat semakin banyak perhatian diberikan pada apa yang sedang terjadi di Venezuela dan dampak sanksi-sanksi,” kata Direktur Riset Pasar Tradition Energy Gene McGillian. “Pembeli mendorong harga lebih tinggi karena ekspektasi bahwa pengetatan keringanan sanksi-sanksi AS terhadap Iran akan menciptakan gambaran fundamental yang lebih ketat.”

Minyak mentah berjangka sedikit berubah dalam perdagangan pasca-penyelesaian setelah American Petroleum Institute (API), sebuah organisasi perdagangan, mengatakan persediaan minyak mentah AS naik 1,9 juta barel dalam minggu terakhir.

Pasar sedang menunggu untuk melihat apakah angka resmi yang dijadwalkan pada Rabu waktu setempat mengkonfirmasi data API atau sesuai dengan estimasi yang memperkirakan penurunan 1,2 juta barel.

Kekhawatiran tentang permintaan telah membatasi reli minyak karena data manufaktur dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat menunjukkan perlambatan ekonomi, meskipun taruhan bullish oleh beberapa investor meningkat.

“Sejauh ini, kekhawatiran permintaan belum terbukti terlalu banyak,” tulis analis di JBC Energy.

Kekhawatiran investor terhadap ekonomi global telah meningkat pada Jumat (22/3) setelah data pabrik Jerman dan AS yang mengecewakan, menyebabkan inversi kurva imbal hasil surat utang pemerintah AS, yang beberapa orang melihatnya sebagai indikator utama resesi.

“Risiko-risiko resesi telah meningkat ke level tertinggi sejak 2008,” kata Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank, Ole Hansen.

Sementara itu, sebuah laporan terbaru oleh perusahaan manajemen kekayaan dan perbankan investasi global Stifel mengatakan bahwa pasar minyak mentah kemungkinan akan kekurangan pasokan di paruh kedua tahun ini, menciptakan peluang bagi para investor.

Baca juga: Harga emas turun seiring penguatan dolar dan kenaikan saham

Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring naiknya bursa Asia dan aksi beli saham

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah tetapkan hasil penjualan SR-011 sebesar Rp21,11 triliun

Hasil penjualan ini melebihi target indikatif pemerintah sebesar Rp10 triliun

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menetapkan hasil penjualan dan penjatahan sukuk negara ritel seri SR-011 sebesar Rp21,11 triliun dengan jumlah investor tercatat mencapai 35.026 orang.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa, menyatakan hasil penjualan ini melebihi target indikatif pemerintah sebesar Rp10 triliun.

Jumlah investor SR-011 terbesar berada pada kisaran pembelian Rp100 juta-Rp500 juta yaitu mencapai 13.327 investor atau sebanyak 38,1 persen.

Sedangkan, volume pemesanan terbesar berada pada kisaran pembelian Rp1 miliar-Rp3 miliar dengan total mencapai Rp11,8 triliun atau sebesar 55,9 persen.

Berdasarkan kelompok profesi, jumlah investor terbesar adalah pegawai swasta sebanyak 30,9 persen dengan volume pemesanan didominasi oleh wiraswasta sebesar 38,8 persen.

Sementara, berdasarkan kelompok umur, jumlah investor maupun volume pemesanan terbesar didominasi oleh generasi baby boomers yaitu 12.774 investor atau 36,5 persen dengan total pemesanan Rp9,39 triliun.

Sementara itu, generasi Z dengan usia di bawah 19 tahun yang berinvestasi dalam instrumen ritel ini mencapai 37 orang.

Dari 22 mitra distribusi, penjualan terbesar untuk kategori bank konvensional adalah Bank OCBC NISP sebesar Rp2,97 triliun.

Sedangkan, untuk bank syariah adalah Bank Syariah Mandiri sebesar Rp412,89 miliar dan untuk perusahaan sekuritas adalah PT Trimegah Sekuritas Indonesia sebesar Rp993,52 miliar.

Hingga Maret 2019, pemerintah telah menerbitkan sebanyak tiga instrumen ritel yaitu SBR005, ST-003 dan SR-011 dengan total nominal penerbitan mencapai Rp28,25 triliun.

Penjualan SR-0011 yang menjangkau 35.026 investor ini mengalami peningkatan dibandingkan penjualan ST-003 yang 13.932 investor dengan rata-rata pembelian Rp603 juta per investor.

Penerbitan SR-11 akan dilaksanakan pada 28 Maret 2019 dengan minimum holding period sampai dua periode imbalan sehingga perdagangan di pasar sekunder dapat dilakukan setelah 11 Juni 2019.

Sebelumnya, pemerintah telah membuka masa penawaran SR-011 yang mempunyai tingkat imbalan 8,05 persen dengan tenor selama tiga tahun mulai 1 Maret hingga 21 Maret 2019.

Baca juga: Pemerintah hanya menyerap Rp8,98 triliun dari lelang sukuk
Baca juga: Pemerintah jual sukuk negara ritel seri SR-011

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

LPS sebut dompet elektronik belum ganggu likuiditas perbankan

E-walletOVO, Gopay, ini kan lebih ke transaksional ya, nilainya masih relatif kecil. Kita belum lihat itu jadi suatu ancaman

Jakarta (ANTARA) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan likuiditas perbankan belum terganggu dengan semakin banyak masyarakat menyimpan dana di layanan dompet elektronik (e-wallet) seperti OVO dan Gopay.

Anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti di Jakarta, Selasa, mengatakan masyarakat baru menggunakan OVO dan Gopay sebatas transaksi dan bukan menyimpan dana dalam jangka waktu lama.

Besaran dana yang disimpan di dompet elektronik itu pun tidak signifikan jika dibandingkan simpanan di perbankan.

Dengan demikian, menurut Destry, OVO dan Gopay ataupun dompet elektronik lainnya belum mengancam kecukupan likuiditas perbankan.

E-wallet OVO, Gopay, ini kan lebih ke transaksional ya, nilainya masih relatif kecil. Kita belum lihat itu jadi suatu ancaman,” kata Destry saat diskusi “100 Perempuan Ekonom”.

Penggunaan dompet elektronik semakin marak menyusul masifnya layanan pembayaran menggunakan uang elektronik di berbagai layanan, seperti sektor transportasi, ritel, hingga parawisata.

Mengutip data Bank Indonesia (BI), penggunaan uang elektronik secara nasional per Januari 2019 tumbuh 66,6 persen dibandingkan Januari 2018.

Volume transaksi uang elektronik selama Januari 2019 mencapai 274 juta kali transaksi dengan nilai Rp5,81 triliun.

Destry menilai semakin besarnya transaksi yang dilakukan melalui uang elektronik tersebut justru berdampak positif, sebab transaksi uang elektronik juga tetap dilakukan melalui bank.

Adapun LPS menganggap definisi simpanan dalam UU LPS saat ini belum memasukkan dana di uang elektronik.

Kajian untuk perluasan definsi simpanan itu juga harus mempertimbangkan usulan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun, ia menjelaskan, keuntungan dari maraknya uang elektronik adalah memudahkan masyarakat yang belum terakses perbankan.

“OVO, Gopay, perkembangannya pesat, tapi memang buat kita menganggap ini pelengkap, khususnya buat mereka yang akses terhadap sektor keuangannya. Bahwa untuk membuka rekening mereka harus ke bank itu agak repot, dengan kemajuan teknologi mereka tinggal masuk, unduh, masukkan dana,” katanya.

Baca juga: Tren terus naik, GO-PAY kembangkan layanan donasi
Baca juga: Punya dompet digital, PayTren kembangkan untuk donasi masjid

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nilai tukar rupiah diperkirakan stabil di tahun politik

Jakarta (ANTARA) – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Putu Rusta Adijaya memperkirakan nilai tukar rupiah yang sempat melemah selama tahun 2018 akan stabil pada 2019 yang kerap disebut sebagai tahun politik ini.

“Kestabilan ini didasarkan pada beberapa hal, di antaranya adalah sikap The Fed yang tidak akan menaikkan suku bunga acuannya pada tahun ini,” kata Putu Rusta Adijaya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, hal tersebut juga dinilai terkait dengan adanya kondisi pelambatan ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat.

Ia berpendapat, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terapresiasi seiring posisi dovish The Fed yang menyatakan tidak akan menaikkan suku bunga acuan.

Apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar tersebut, lanjutnya, juga seiring dengan kepercayaan investor pada ekonomi Indonesia di tengah pelambatan ekonomi global.

“Posisi dovish The Fed perlu diwaspadai oleh otoritas moneter di seluruh dunia, terutama di negara berkembang. Posisi dovish menandakan The Fed juga concern terhadap pertumbuhan ekonomi dunia yang diproyeksi turun 0,2 percentage point di 2019 dan 0,1 percentage point di 2020,” ungkapnya.

Selain itu, Putu juga ingin agar Bank Indonesia juga perlu memperkuat kerjasama dengan bank sentral negara tetangga, seperti Singapura, Thailand dan Malaysia untuk mekanisme Local Currency Swap (LCS).

Penerapan kebijakan itu, ujar dia, dinilai dapat memperkuat stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah pelambatan ekonomi global dan perang dagang.

Namun Putu juga menekankan perlunya kewaspadaan pemerintah terhadap berbagai kemungkinan yang ada.

Pemerintah, lanjutnya, perlu tetap mewaspadai dampak perang dagang antara Amerika Serikat dengan China.

“Perang dagang harus diantisipasi supaya tidak berkembang menjadi currency war atau perang nilai tukar mata uang,” ucapnya.

Pemerintah juga perlu mewaspadai kondisi defisit akun berjalan karena jika terjadi perang nilai tukar mata uang, maka jumlah defisit akun berjalan berpotensi akan semakin besar dan investor akan bersikap spekulatif yang akhirnya mempengaruhi nilai tukar secara mendalam.

Baca juga: BI optimistis rupiah stabil dan menguat 2019
Baca juga: BI sebut nilai rupiah sudah stabil

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lelang SUN serap Rp24,95 triliun

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menyerap dana Rp24,95 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN) untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, dengan total penawaran masuk Rp59,5 triliun.

Keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa, menyatakan lelang tersebut telah memenuhi target indikatif yang ditetapkan Rp15 triliun.

Untuk seri SPN03190627, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 5,795 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 27 Juni 2019 ini mencapai Rp4,35 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 5,78 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 5,87 persen.

Untuk seri SPN12200313, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,0494 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 13 Maret 2020 ini mencapai Rp5,21 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon diskonto ini mencapai 6,01 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 6,1 persen.

Untuk seri FR0077, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp2 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,01404 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2024 ini mencapai Rp13,5 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,125 persen ini mencapai 6,99 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,3 persen.

Untuk seri FR0078, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp3,9 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,55998 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2029 ini mencapai Rp16,34 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,25 persen ini mencapai 7,54 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 7,74 persen.

Untuk seri FR0068, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp7 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,9926 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Maret 2034 ini mencapai Rp10,54 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375 persen ini mencapai 7,94 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,32 persen.

Untuk seri FR0079, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp6,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,08326 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 April 2039 ini mencapai Rp7,49 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 8,375 persen ini mencapai 8 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,38 persen.

Untuk seri FR0076, jumlah nominal yang dimenangkan mencapai Rp1,65 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,42939 persen. Penawaran untuk obligasi yang jatuh tempo pada 15 Mei 2048 ini mencapai Rp2,04 triliun.

Imbal hasil terendah yang masuk bagi seri obligasi yang mempunyai tingkat kupon 7,375 persen ini mencapai 8,35 persen dan imbal hasil tertinggi yang masuk sebesar 8,56 persen.

Sebelumnya, pada lelang enam seri SUN pada Selasa (12/3), pemerintah menyerap dana sebesar Rp18,05 triliun dari penawaran masuk mencapai Rp58,31 triliun.

Baca juga: Untuk APBN, Pemerintah serap dana Rp22 triliun dari lelang SUN

Baca juga: Kemenkeu: Lelang SUN serap Rp18,05 triliun

Pewarta: Satyagraha
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Asia akan tingkatkan kerja sama untuk imbangi hambatan perdagangan

Boao, China (ANTARA) – Negara-negara Asia akan meningkatkan kerja sama regional karena sistem perdagangan dunia menghadapi hambatan yang meningkat, laporan Forum Byoao untuk Asia (BFA) mengatakan pada Selasa.

Laporan tersebut, berjudul “Laporan Tahunan Daya Saing Asia 2019,” dirilis saat jumpa pers konferensi tahunan BFA, yang berlangsung dari 26 Maret hingga 29 Maret di Provinsi Hainan, China.

Asia memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan dan diharapkan menjadi blok kerja sama regional terbesar di dunia, menurut laporan itu, dikutip dari Xinhua.

Proses kenaikan suku bunga dolar AS mungkin melambat, atau bahkan berakhir, yang akan meredakan aliran keluar modal dari ekonomi Asia, dan terbukti kondusif bagi pertumbuhan ekonomi Asia, katanya.

Asia kurang terpengaruh oleh deleveraging (proses atau praktik mengurangi tingkat utang seseorang dengan menjual asetnya secara cepat) karena elemen inti dari daya saing nasional di Asia adalah ekonomi riil, katanya.

Karena pertukaran mata uang meningkat di antara ekonomi-ekonomi Asia, perdagangan antara ekonomi-ekonomi Asia kurang terpengaruh oleh perubahan keuangan di luar kawasan, katanya.

Perjalanan normal badan koordinasi integrasi Asia mempercepat integrasi regional, sehingga secara efektif menghindari dampak buruk dari gesekan perdagangan dan anti-globalisasi pada perdagangan Asia, kata laporan itu.

Baca juga: WTO peringatkan perlambatan perdagangan global
Baca juga: G20 ingatkan perdagangan internasional sumber pertumbuhan global

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019