Meski menguat seiring kebijakan Bank Sentral AS, namun rupiah diprediksi turun

…rupiah pada hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.150 sampai Rp14.180 per dolar AS

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak menguat seiring kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat AS, Federal Reserve (Fed) yang mempertahankan suku bunga.

Kurs rupiah menguat 94 poin menjadi Rp14.094 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.188 per dolar AS

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Kamis, mengatakan, selain memutuskan Fed Fund Rate tetap di kisaran 2,25-2,5 persen, The Fed juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,1 persen dari perkiraan sebelumnya 2,3 persen dan untuk 2020 menjadi 1,9 persen dari dua persen.

“Proyeksi ini juga menjadi acuan The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunganya selama tahun 2019 ini pada level saat ini, dan ada potensi turun di tahun 2020 dan 2021,” ujar Lana.

The Fed juga menaikkan proyeksi untuk tingkat pengangguran untuk tahun 2019 dari 3,5 persen menjadi 3,7 persen, dan untuk tahun 2020 dari 3,6 persen menjadi 3,8 persen, serta untuk tahun 2021 dari 3,8 persen menjadi 3,9 persen.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi The Fed yang melambat dan diikuti dengan tingkat pengangguran yang meningkat, menjadi indikasi ada fase melambat perekonomian AS, walaupun belum dapat dikatakan sebagai resesi, yang secara definisi menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang turun bahkan negatif pada fase depresi yaitu resesi yang dalam,” kata Lana.

Lana memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.150 sampai Rp14.180 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.102 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.231 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Kamis pagi menguat 94 poin

Baca juga: Harga emas “rebound” setelah Bank Sentral AS pertahankan suku bunga

Baca juga: Harga minyak AS naik di atas 60 dolar akibat pengetatan pasokan
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Kamis pagi menguat 94 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak menguat 94 poin menjadi Rp14.094 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.188 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar jatuh setelah Bank Sentral AS pertahankan tahan suku bunga

Dolar berada di bawah tekanan terhadap sejumlah besar mata uang di seluruh dunia

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS turun tajam terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (Fed) mempertahankan suku bunga acuan stabil dan para pembuat kebijakannya mengabaikan proyeksi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini, karena bank sentral menandai perkiraan perlambatan dalam ekonomi.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal fund di 2,25 persen hingga 2,50 persen, bank sentral mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global dan tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di masa mendatang pada kisaran target suku bunga Federal Fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini,” katanya.

Dalam perubahan besar dalam perspektifnya, The Fed sekarang juga memperkirakan untuk menaikkan biaya pinjaman hanya sekali lagi sampai 2021, dan tidak lagi mengantisipasi perlunya menjaga inflasi dengan kebijakan moneter yang ketat.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,6 persen menjadi 95,806, terendah sejak 4 Februari. Indeks sempat tergelincir di bawah rata-rata pergerakan 200 hari.

Terhadap yen, dolar AS melemah 0,6 persen, pada langkah untuk hari terburuknya dalam lebih dari dua bulan.

“Dolar berada di bawah tekanan terhadap sejumlah besar mata uang di seluruh dunia,” kata Associate Manager Portfolio Manulife Asset Management, Chuck Tomes di Boston.

“Secara keseluruhan tampaknya The Fed mampu memperkuat pandangan dovish mereka karena tidak ada kenaikan suku bunga pada tahun ini dan hanya satu kenaikan suku bunga untuk tahun 2020,” katanya.

“Itu lebih dovish daripada yang diperkirakan banyak orang di margin, meskipun pasar sedang mencari Fed dovish hari ini,” kata Tomes.

Setelah pertemuan kebijakan dua hari yang menandai peralihan ke postur yang kurang agresif, The Fed juga mengatakan akan memperlambat pengurangan bulanan kepemilikan obligasi pemerintah dari 30 miliar dolar AS menjadi 15 miliar dolar AS mulai Mei.

“Fakta bahwa mereka telah mengumumkan normalisasi neraca, saya pikir tentu cukup dovish juga,” kata Gennadiy Goldberg, ahli strategi suku bunga di TD Securities di New York.

Pedagang-pedagang suku bunga AS yang bertaruh pada spekulasi bahwa The Fed akan memangkas biaya pinjaman pada awal 2020, dengan kontrak fed fund untuk penyerahan Januari 2020 menyiratkan pedagang memperhitungkan peluang penurunan suku bunga sebesar 48 persen pada pertemuan kebijakan Fed pertama pada 2020.

Kurs dolar AS bertahan pada kenaikan terhadap sterling karena investor tetap waspada terhadap prospek mata uang Inggris, ketika Perdana Menteri Theresa May meminta penundaan singkat Brexit setelah kegagalannya untuk meratifikasi kesepakatan perceraian.

Pasar sebagian besar telah memperhitungkan kemungkinan Brexit yang tidak ada kesepakatan, tetapi ketidakpastian tentang bagaimana dan kapan Inggris akan meninggalkan Uni Eropa telah membatasi kenaikan mata uang pound. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Harga emas “rebound” setelah Bank Sentral AS pertahankan suku bunga

Baca juga: Harga minyak AS naik di atas 60 dolar akibat pengetatan pasokan

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak AS naik di atas 60 dolar akibat pengetatan pasokan

Laporan itu bullish karena penarikan persediaan minyak mentah yang besar

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah AS naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) ke level tertinggi empat bulan di atas 60 dolar AS per barel setelah data pemerintah AS menunjukkan pengetatan pasokan minyak domestik, tetapi kenaikan dibatasi oleh kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global karena perang perdagangan AS-Cina yang sedang berlangsung.

Kontrak berjangka minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April yang berakhir Rabu (20/3), naik 0,8 dolar AS atau 1,36 persen, menjadi ditutup pada 59,83 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. WTI mencapai tertinggi sesi di 60,12 dolar AS per barel, tertinggi sejak 12 November tahun lalu.

Kontrak acuan minyak mentah WTI yang lebih aktif untuk pengiriman Mei, naik 0,94 dolar AS atau 1,6 persen, menjadi menetap di 60,23 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengirimam Mei naik 0,89 dolar AS atau 1,32 persen, menjadi menetap di 68,50 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Harga minyak naik setelah Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat penurunan besar dan tak terduga dalam persediaan minyak mentahnya karena permintaan ekspor dan penyulingan yang kuat.

Dalam pekan yang berakhir 15 Maret, persediaan minyak mentah komersial AS turun 9,6 juta barel dari minggu sebelumnya,dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 309.000 barel, EIA mengatakan Rabu (20/3) dalam laporan mingguannya.

Penarikan persediaan tersebut merupakan yang terbesar sejak Juli 2018 dan membawa stok ke level terendah sejak Januari.

Persediaan bensin dan sulingan atau destilat turun lebih besar dari yang diperkirakan. Stok bensin turun 4,6 juta barel, sementara persediaan sulingan turun 4,1 juta barel.

“Laporan itu bullish karena penarikan persediaan minyak mentah yang besar, itu merupakan fungsi dari tingkat impor yang rendah dan volume ekspor yang tinggi,” kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC di New York. “Persediaan yang secara keseluruhan menurun dalam minyak mentah dan produk-produk olahan menyoroti pengetatan pasar.”

Harga minyak mentah telah naik hampir sepertiga tahun ini, didorong oleh pengurangan pasokan di antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, serta sanksi-sanksi AS terhadap eksportir minyak Iran dan Venezuela.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Minggu (17/3) bahwa OPEC mungkin perlu memperpanjang pengurangan minyak sampai akhir 2019 di tengah meningkatnya persediaan global.

Sementara itu, Menteri energi Uni Emirat Arab mengatakan dia mengharapkan OPEC menyelesaikan piagam kerja sama jangka panjang dengan mitra non-OPEC pada Juni.

Lembaga pemeringkat S&P Global menaikkan asumsi harga minyak Brent kembali ke 60 dolar AS per barel pada Rabu (20/3), didukung pemotongan produksi oleh OPEC dan Rusia.

Namun, perang dagang selama delapan bulan antara China dan Amerika Serikat telah mengkhawatirkan pasar global yang sudah cemas dengan tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi tahun ini.

Ada berbagai sinyal apakah kebuntuan antara dua ekonomi teratas dunia itu dapat segera diselesaikan.

Washington mengumumkan bahwa Menteri Keuangan Steven Mnuchin berencana melakukan perjalanan ke China minggu depan untuk putaran perundingan perdagangan lainnya dengan para pejabat senior China.

“Pembicaraan perdagangan AS-China terus menghadirkan risiko biner untuk pasar minyak dan aset-aset berisiko lainnya,” kata Ahli Strategi BNP Paribas Harry Tchilinguirian kepada Reuters Global Oil Forum.

Analis mengatakan pelambatan ekonomi dapat segera mengurangi konsumsi bahan bakar, menahan permintaan minyak mentah.

Kepercayaan bisnis Asia bertahan di dekat posisi terendah tiga tahun pada kuartal pertama ketika perang perdagangan AS-China berlarut-larut, menarik turun ekonomi global yang sudah berada di jalur menurun, sebuah survei Thomson Reuters/INSEAD menemukan.

Baca juga: Bank Sentral AS pertahankan suku bunga, sesuai ekspektasi

Baca juga: Harga emas “rebound” setelah Bank Sentral AS pertahankan suku bunga

Baca juga: Khawatir harga minyak dunia, Jonan lakukan terobosan penuhi target PNBP

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Sentral AS pertahankan suku bunga, sesuai ekspektasi

Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global serta tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar…

Washington (ANTARA) – Bank Sentral Amerika Serikat,  Federal Reserve (Fed)  pada Rabu (20/3) mempertahankan suku bunga acuannya tak berubah setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari, dalam sebuah langkah yang memenuhi ekspektasi pasar dan mencerminkan pendekatan “sabar” bank sentral mengenai perubahan kebijakan moneter.

Untuk mendukung tujuan mendorong lapangan kerja maksimum dan stabilitas harga, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memutuskan mempertahankan kisaran target untuk suku bunga Federal Fund pada 2,25 persen hingga 2,50 persen, kata bank sentral dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip dari Xinhua.

FOMC, badan pembuat kebijakan moneter The Fed, terus melihat ekspansi berkelanjutan dari kegiatan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja yang kuat, dan inflasi mendekati target simetris Komite 2,0 persen sebagai hasil yang paling mungkin, kata pernyataan itu.

“Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global serta tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di masa mendatang pada kisaran target untuk suku bunga Federal Fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini,” katanya.

Dalam pernyataan terpisah, The Fed mengatakan pihaknya bermaksud untuk mengakhiri pengurangan kepemilikan agregat sekuritas pada akhir September. Proses, yang dikenal sebagai Normalisasi Neraca, yang dimulai pada Oktober 2017.

Bank sentral berniat untuk memperlambat pengurangan kepemilikan surat-surat berharga negara dengan mengurangi batas atas penukaran bulanan dari level saat ini sebesar 30 miliar dolar AS menjadi 15 miliar dolar AS mulai Mei, menurut pernyataan itu.

Baca juga: Analis: Tren IHSG menguat seiring ekspektasi ditahannya suku bunga The Fed

Baca juga: Analisis perkirakan rupiah akan bergerak melemah tipis

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah hanya menyerap Rp8,98 triliun dari lelang sukuk

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menyerap dana Rp8,98 triliun dari lelang enam seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan total penawaran yang masuk sebesar Rp29,69 triliun.

Keterangan pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Rabu, menyebutkan jumlah dana diserap memenuhi target indikatif sebesar Rp8 triliun.

Jumlah yang dimenangkan untuk seri SPNS20092019 mencapai Rp1,4 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 6,39955 persen dan imbalan secara diskonto. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 20 September 2019 sebesar Rp7,6 triliun dengan imbal hasil terendah yang masuk 6,375 persen dan tertinggi 7,125 persen.

Jumlah dimenangkan untuk seri PBS014 sebesar Rp4,8 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,28995 persen dan tingkat imbalan 6,5 persen.
Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Mei 2021 ini mencapai Rp13,9 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,1875 persen dan tertinggi 7,5 persen.

Untuk seri PBS019, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,18 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,37822 persen dan tingkat imbalan 8,25 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 September 2023 ini mencapai Rp2,04 triliun, dengan imbal hasil terendah masuk 7,34375 persen dan tertinggi 7,625 persen.

Untuk seri PBS021, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,25 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 7,65620 persen dan tingkat imbalan 8,5 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 November 2026 ini mencapai Rp1,5 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 7,625 persen dan tertinggi 8,125 persen.

Untuk seri PBS022, jumlah dimenangkan mencapai Rp0,03 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,30208 persen dan tingkat imbalan 8,625 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 April 2034 ini mencapai Rp2,08 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,25 persen dan tertinggi 8,71875 persen.

Untuk seri PBS015, jumlah dimenangkan mencapai Rp1,32 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 8,82447 persen dan tingkat imbalan 8,00 persen. Penawaran masuk untuk seri SBSN yang jatuh tempo pada 15 Juli 2047 ini mencapai Rp2,479 triliun dengan imbal hasil terendah masuk 8,75 persen dan tertinggi 9,28125 persen.

Sebelumnya, pada lelang sukuk, Selasa (5/3), pemerintah juga menyerap dana sebesar Rp8,9 triliun dengan penawaran yang masuk Rp23,1 triliun.

Baca juga: Analisis perkirakan rupiah akan bergerak melemah tipis

Baca juga: Analis: Tren IHSG menguat seiring ekspektasi ditahannya suku bunga The Fed

Pewarta: Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analisis perkirakan rupiah akan bergerak melemah tipis

…nilai tukar rupiah relatif stabil di kisaran Rp14.200-an per dolar AS

Jakarta (ANTARA) – Meski Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi masih melanjutkan penguatan yang terjadi dalam tiga hari beruntun, namun analis pasar memperkirakan mata uang Indonesia itu bakal bergerak turun tipis.

Kurs rupiah menguat tiga poin menjadi Rp14.230 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.233 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, di Jakarta, Rabu, mengatakan penguatan rupiah terjadi seiring dengan Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed), yang diprediksi tidak akan menaikkan suku bunga.

“Bank Sentral AS, The Fed, yang melakukan pertemuan FOMC pada 19-20 Maret ini, kemungkinan akan tetap mempertahankan suku bunganya di 2,5 persen sebagaimana saat ini,” ujar Lana.

Ekspektasi tersebut, lanjut Lana, sesuai dengan pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang menilai suku bunga Fed Fund Rate (FFR) saat ini sudah mendekati normalnya, ditambah data-data ekonomi AS yang relatif belum menunjukkan perubahan signifikan.

Hasil pooling Bloomberg mencatat, lebih dari 90 persen analis memperkirakan The Fed akan memutuskan suku bunga tetap pada FOMC yang digelar pada hari ini, waktu setempat.

“Kemungkinan keputusan tetap ini juga akan diikuti Bank Indonesia yang mengadakan Rapat Dewan Gubernur pada 20-21 Maret ini. Dengan mempertahankan suku bunga acuan 7DRR tetap pada enam persen yang juga didukung dengan perkembangan data makro yang relatif masih stabil, termasuk nilai tukar rupiah bakal relatif stabil di kisaran Rp14.200-an per dolar AS,” kata Lana.

Lana memperkirakan rupiah pada hari ini akan bergerak melemah menuju kisaran antara Rp14.240 sampai Rp14.260 per dolar AS.

Pada pukul 9.44 WIB, nilai tukar rupiah masih menguat tiga  poin menjadi Rp14.230 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.233 per dolar AS.

Baca juga: Analis: Tren IHSG menguat seiring ekspektasi ditahannya suku bunga The Fed

Baca juga: Dolar melemah, pedagang bertaruh kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Baca juga: Harga emas naik didukung pelemahan dolar

Baca juga: Harga minyak bervariasi di tengah ekspektasi kenaikan stok AS

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah menguat tipis, hanya tiga poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak menguat tiga poin menjadi Rp14.230 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.233 per dolar AS.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka menguat 6,61 poin

Baca juga: Dolar melemah, pedagang bertaruh kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Baca juga: Harga emas naik didukung pelemahan dolar

Baca juga: Qatar bakal luncurkan bank energi terbesar senilai 10 miliar dolar

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pahlawan Ekonomi efektif kembangkan industri kreatif di Surabaya

Setiap orang mempunyai multi talenta yang bisa dikembangkan. Jadi karena itu, kami memfasilitasi warga sesuai apa yang mereka miliki, itu yang akhirnya kita kembangkan

Surabaya (ANTARA) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menilai program Pahlawan Ekonomi yang telah dijalankan sejak 2010 cukup efektif dalam upaya mengembangkan industri kreatif di kalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Pahlawan, Jatim.

Tri Rismaharini, di Surabaya, Rabu, mengatakan melalui Pahlawan Ekonomi, industri kreatif di Kota Surabaya tidak akan pernah mati.

“Setiap orang mempunyai multi talenta yang bisa dikembangkan. Jadi karena itu, kami memfasilitasi warga sesuai apa yang mereka miliki, itu yang akhirnya kita kembangkan,” kata Risma.

Wali Kota Risma juga membeberkan bahwa warga yang kurang mampu adalah suami yang berpenghasilan di bawah rata-rata dan bekerja sendiri. Artinya, lanjut dia, mesin kedua yaitu istri harus berpenghasilan.

Untuk itu, kata dia, melalui program Pahlawan Ekonomi, pemkot mengerakkan ibu-ibu di Kota Surabaya agar bisa mandiri dan membantu menopang kebutuhan rumah tangga.

Risma menjelaskan pihaknya menggerakkan ibu-ibu dari keluarga kurang mampu untuk diajari dan mengakses ekonomi baru melalui program Pahlawan Ekonomi. Berawal dari 89 kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergabung di Pahlawan Ekonomi menjadi 1.600 kelompok UMKM di antaranya kuliner, kriya dan fashion.

Tak hanya itu, Wali Kota Risma juga memberikan strategi terkait pembentukan, pengolahan, serta bagaimana membuat pelaku UMKM agar tetap stabil menghasilkan omzet yang tinggi, salah satunya memberikan pelatihan kepada pegiat UMKM agar meningkatkan kualitas pada produk yang dipasarkan.

“Kami fasilitasi mereka dengan memberi pelatihan setiap seminggu sekali yaitu pelatihan pengelolaan keuangan, pelatihan memasarkan, pelatihan tentang produk. Kita juga memberikan fasilitas izin, dan itu Pemkot Surabaya yang mendanai,” katanya.

Selain itu, wali kota pertama di Surabaya juga memberikan masukan kepada Komisi X DPR RI terkait Rancangan UU Ekonomi Kreatif yang saat ini sedang dibahas. Risma menyampaikan secara detail runtutan terkait program-program yang dimiliki Pemkot Surabaya, khususnya dalam hal pengembangan dunia industri kreatif. ***1***

Pewarta: Abdul Hakim
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak bervariasi di tengah ekspektasi kenaikan stok AS

…April akan terlalu dini untuk membuat keputusan produksi untuk semester kedua

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah dunia bervariasi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena pasar memperkirakan peningkatan persediaan minyak Amerika Serikat (AS), dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) mengisyaratkan kemungkinan perpanjangan kesepakatan pengurangan produksi yang sedang berlangsung hingga paruh kedua tahun ini.

Patokan AS minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, turun 0,06 dolar AS menjadi menetap pada 59,03 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei, naik 0,07 dolar AS menjadi ditutup pada 67,61 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah meningkat minggu lalu, menurut jajak pendapat terbaru Reuters. Perkiraan tersebut muncul sebelum data mingguan resmi stok minyak AS yang ditetapkan akan dirilis oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Rabu (19/3).

OPEC dan sekutunya, termasuk Rusia, yang dikenal dengan OPEC+ telah mengisyaratkan bahwa akan mungkin untuk memperpanjang kesepakatan pengurangan pasokan yang sedang berlangsung sebesar 1,2 juta barel per hari, yang akan berakhir pada Juni, sesuai dengan kondisi pasar.

Baca juga: Negara-negara OPEC dan non-OPEC bahas perkembangan pasar di Azerbaijan

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Senin (18/3) bahwa April akan terlalu dini untuk mempertimbangkan keputusan perpanjangan, namun mereka akan terus melakukan upaya untuk mencari pasar yang seimbang, menurut S&P Global Platts.

“Konsensus yang kami dengar … adalah bahwa April akan terlalu dini untuk membuat keputusan produksi untuk semester kedua,” katanya. “Selama level persediaan meningkat, dan kami jauh dari level normal, kami akan tetap di jalurnya, membimbing pasar menuju keseimbangan.” Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Qatar bakal luncurkan bank energi terbesar senilai 10 miliar dolar

Baca juga: Harga emas naik didukung pelemahan dolar

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI Jakarta proyeksikan pertumbuhan regional 6-6,4 persen pada 2019

Jakarta (ANTARA) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Trisno Nugroho memproyeksikan pertumbuhan ekonomi regional pada 2019 berada dalam kisaran 6 persen-6,4 persen.

“Pertumbuhan 2019 itu ‘overall’ 6 persen-6,4 persen,” kata Trisno dalam diskusi dengan media di Jakarta, Selasa.

Trisno menjelaskan mesin pertumbuhan pada 2019 masih didominasi oleh konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah yang menjadi penyumbang perekonomian Jakarta pada 2018.Meski demikian, pada triwulan I-2019, pertumbuhan ekonomi Jakarta diperkirakan masih berada dalam kisaran 5,5 persen-6 persen.

“Karena awal tahun biasanya memang agak rendah, terus baru naik pada triwulan berikutnya,” katanya.

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada 2018 tercatat sebesar 6,17 persen atau lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,1 persen.

Perekonomian ibukota didukung oleh peningkatan konsumsi rumah tangga karena adanya dukungan inflasi yang rendah serta konsumsi pemerintah karena adanya peningkatan nominal pencairan THR.Meski demikian, kegiatan investasi tahun lalu tumbuh melambat, karena berkurangnya kegiatan pembangunan konstruksi, walau terdapat peningkatan investasi proyek transportasi .

Kegiatan ekspor terbantu oleh ekspor jasa karena adanya penyelenggaraan Asian Games 2018 yang mampu mendatangkan wisatawan mancanegara.

Sementara itu, impor meningkat karena menguatnya konsumsi domestik dan investasi non bangunan, khususnya impor dalam bentuk “rolling stock” untuk pembangunan moda transportasi LRT dan MRT.

Untuk prospek jangka menengah, perekonomian Jakarta diperkirakan dapat tumbuh 6,3 persen-6,7 persen pada 2022, karena wilayah ini mempunyai potensi ekonomi maupun pengembangan sumber pertumbuhan baru dan dapat meminimalkan permasalahan yang menghambat pertumbuhan.

Baca juga: Ekonomi Jakarta kuartal III diperkirakan tumbuh 6,3-6,7 Persen
Baca juga: BI yakin devisa pariwisata 2019 Jakarta tidak turun

Pewarta: Satyagraha
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI yakin devisa pariwisata 2019 Jakarta tidak turun

Jakarta (ANTARA) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Trisno Nugroho menyakini target devisa dari sektor pariwisata pada 2019 tidak mengalami penurunan karena jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tetap tinggi.

“Kita sementara positif, karena Jakarta adalah tempat orang asing pertama masuk,” ujar Trisno dalam diskusi dengan media di Jakarta, Selasa.

Trisno optimistis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta pada 2019 dapat mendekati tiga juta orang karena saat ini pembenahan tempat wisata, penyelenggaraan seminar maupun pertunjukan budaya di ibukota telah teragendakan dengan baik.

Selain itu, beberapa upaya sudah dilakukan oleh Bank Indonesia perwakilan Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi untuk menjaga turis asing supaya mau menetap lebih lama dan meningkatkan kegiatan belanja.

Strategi itu antara lain memperbanyak promosi di media sosial, menempatkan petugas di titik strategis dan memberikan petunjuk informasi wisata yang lebih luas serta memperbanyak titik foto yang unik di berbagai destinasi wisata.
Kemudian, memperbanyak ajang olahraga dan budaya, membenahi paket wisata pribadi maupun open trip, memperbaiki sistem transportasi dari dan menuju tempat wisata serta meningkatkan fasilitas wisata yang sesuai kebutuhan dan karakteristik.

Meski demikian, ia mengakui, kondisi yang sama tidak terjadi di tempat lain, karena beberapa daerah wisata unggulan, salah satunya Mandalika di Nusa Tenggara Barat, sedang melakukan pembenahan setelah terdampak dari bencana gempa bumi.

“Mungkin di daerah bencana, jadi berkurang seperti di Mandalika. Ini dapat mengurangi target, karena wisatawan mancanegara dari luar negeri turun,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah menurunkan target devisa dari sektor pariwisata, dari sebelumnya sebesar 20 miliar dolar AS menjadi 17,6 miliar dolar AS karena berbagai alasan. Meski demikian, target kedatangan wisatawan mancanegara pada 2019 tidak mengalami revisi yaitu tetap 20 juta orang.

Baca juga: Capaian PAD DKI tahun 2019 dari pariwisata menunjukan tren positif
Baca juga: Pariwisata dioptimalkan sebagai sumber baru pertumbuhan Jakarta

Pewarta: Satyagraha
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI yakin devisa pariwisata 2019 Jakarta tidak menurun

Jakarta (ANTARA) – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta Trisno Nugroho menyakini target devisa dari sektor pariwisata pada 2019 tidak mengalami penurunan karena jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tetap tinggi.

“Kita sementara positif, karena Jakarta adalah tempat orang asing pertama masuk,” ujar Trisno dalam diskusi dengan media di Jakarta, Selasa.

Trisno optimistis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Jakarta pada 2019 dapat mendekati tiga juta orang karena saat ini pembenahan tempat wisata, penyelenggaraan seminar maupun pertunjukan budaya di ibukota telah teragendakan dengan baik.

Selain itu, beberapa upaya sudah dilakukan oleh Bank Indonesia perwakilan Jakarta bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi untuk menjaga turis asing supaya mau menetap lebih lama dan meningkatkan kegiatan belanja.

Strategi itu antara lain memperbanyak promosi di media sosial, menempatkan petugas di titik strategis dan memberikan petunjuk informasi wisata yang lebih luas serta memperbanyak titik foto yang unik di berbagai destinasi wisata.
Kemudian, memperbanyak ajang olahraga dan budaya, membenahi paket wisata pribadi maupun open trip, memperbaiki sistem transportasi dari dan menuju tempat wisata serta meningkatkan fasilitas wisata yang sesuai kebutuhan dan karakteristik.

Meski demikian, ia mengakui, kondisi yang sama tidak terjadi di tempat lain, karena beberapa daerah wisata unggulan, salah satunya Mandalika di Nusa Tenggara Barat, sedang melakukan pembenahan setelah terdampak dari bencana gempa bumi.

“Mungkin di daerah bencana, jadi berkurang seperti di Mandalika. Ini dapat mengurangi target, karena wisatawan mancanegara dari luar negeri turun,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah menurunkan target devisa dari sektor pariwisata, dari sebelumnya sebesar 20 miliar dolar AS menjadi 17,6 miliar dolar AS karena berbagai alasan. Meski demikian, target kedatangan wisatawan mancanegara pada 2019 tidak mengalami revisi yaitu tetap 20 juta orang.

Baca juga: Capaian PAD DKI tahun 2019 dari pariwisata menunjukan tren positif
Baca juga: Pariwisata dioptimalkan sebagai sumber baru pertumbuhan Jakarta

Pewarta: Satyagraha
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu sebut pencairan dana bantuan sosial naik 70,1 persen

Kenaikan nominal dan sasaran PKH itu sesuai Undang-Undang APBN 2019 yang ditetapkan DPR dan pemerintah pada Oktober 2018

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pencairan dana bantuan sosial (bansos) dalam dua bulan pertama 2019 mencapai Rp23,6 triliun atau naik 70,1 persen (year on year/yoy) dibandingkan periode sama 2018 sebesar Rp13,9 triliun.

Dalam jumpa pers perkembangan APBN di Jakarta, Selasa, Sri Mulyani mengatakan kenaikan pencairan dana bansos itu karena pertambahan jumlah penerima program keluarga harapan (PKH) dan juga nominal yang diterimanya.

Dengan realisasi Rp23,6 triliun itu, maka porsi dana bansos yang terserap mencapai 23,1 persen terhadap total pagu bansos APBN 2019 sebesar Rp102,1 triliun.

Sri Mulyani menegaskan kenaikan nominal dan sasaran di PKH itu sesuai Undang-Undang APBN 2019 yang ditetapkan DPR dan pemerintah pada Oktober 2018.

“Kita sampaikan di UU APBN, pada 2019 jumlah nominal PKH, dua kali lipat dan jumlah penerima PKH-nya juga meningkat,” kata Menkeu.

Selain realisasi dana PKH, cepatnya pencairan dana bansos juga karena pencairan penerima bantuan iuran (PBI) peserta BPJS Kesehatan.

Sejauh ini, Kementerian Keuangan telah mencairkan sebanyak Rp8,4 triliun untuk membiayai peserta PBI BPJS Kesehatan.

Sementara itu, untuk realisasi subsidi APBN 2019 hingga akhir Februari 2019 sudah mencapai Rp10,72 triliun atau 4,78 persen dari pagu APBN 2019 sebesar Rp224,32 triliun.

Realisasi subsidi sampai Februari 2019 itu lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai 5,73 persen dari pagu anggaran.

“Kondisi ini disebabkan oleh sebagian besar merupakan pencairan belanja subsidi energi, yaitu subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan subsidi listrik,” kata dia.

Adapun untuk realisasi belanja nonkementerian/lembaga (K/L) sampai Februari 2019 mencapai Rp74,46 triliun atau 9,56 persen dari pagu APBN 2019.

Realisasi belanja non-K/L itu lebih tinggi secara nominal dibanding 2018 yang mencapai Rp72,39 triliun atau 11,92 persen dari APBN 2018.

“Namun demikian, secara persentase terhadap APBN, belanja non-K/L mengalami penurunan, antara lain disebabkan oleh menurunnya belanja pembayaran imbalan SBSN dalam negeri yang menyebabkan pembayaran bunga utang menurun,” ujar Sri Mulyani.

Baca juga: Menkeu cairkan Rp2,66 triliun untuk bayar kenaikan gaji PNS
Baca juga: Menkeu : Defisit APBN hingga Februari 2019 Rp54,6 triliun

 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenkeu : Masifnya SBN tidak picu pengetatan likuiditas perbankan

Jakarta (ANTARA) –
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menepis anggapan bahwa masifnya penerbitan Surat Berharga Negara sejak pertengahan 2018 hingga tahun ini menyebabkan perpindahan dana yang akhirnya menimbulkan pengetatan likuiditas bagi industri perbankan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman di Jakarta, Selasa, mengatakan penerbitan surat utang pemerintah juga turut mempertimbangkan kondisi likuiditas di pasar.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kemenkeu sebagai bendahara negara memang rutin menerbitkan surat utang termasuk surat utang untuk nasabah ritel setiap bulannya. Di Januari 2019, Kemenkeu menerbitkan Sukuk Tabungan dengan serapan dana Rp4 triliun.

Kemudian, pada Februari 2019, terdapat Sukuk Ritel yang menurut data terakhir telah menyerap Rp15 triliun.

Namun kata Lucky, pada Maret 2019 mendatang, akan ada SBN ritel yang jatuh tempo. Maka dana dari SBN ritel, akan kembali ke nasabah dan berpotensi kembali ke pasar keuangan. Tidak tanggung-tanggung, dana SBN ritel yang jatuh tempo pada Maret 2019 itu mencapai Rp31,5 triliun.

“Jadi kalau dihitung net, sebenarnya (dana yang masuk ke SBN) negatif,” ujar dia.

Selain itu, menurut dia, perlu dicermati surat utang yang diterbitkan pemerintah juga memiliki denominasi valas, tidak hanya rupiah. Maka perlu dicermati kembali penyebab perlambatan penghimpunna Dana Pihak Ketiga atau simpanan berdenominasi rupiah di perbankan.

“Jadi kalau ada obligasi valas seharusnya itu tidak mengganggu,” kata dia.

Pada 2019, pemerintah masih mempertahankan strategi pendanaan “front-loading” atau penerbitan instrumen utang di awal tahun untuk mengantisipasi tekanan dari perekonomian global di pertengahan dan akhir 2019.

Penerbitan instrumen utang dari pemerintah dengan imbal hasil (yield) yang tinggi dianggap sebagian kalangan perbankan menjadi pemicu perpindahan dana milik nasabah dari instrumen perbankan. Hal itu pula yang disinyalir menjadi salah satu penyebab likuiditas perbankan yang mengetat.

Baca juga: Kemenkeu: Investor masih tertarik Surat Berharga Negara
Baca juga: Kemenkeu: realisasi penerbitan SBN turun 19 persen
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu cairkan Rp2,66 triliun untuk bayar kenaikan gaji PNS

Jadi, pas awal April 2019, tidak hanya gaji April, tapi rapelan kenaikan gaji dari Januari 2019

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan mencairkan anggaran Rp2,66 triliun pada April 2019 untuk membayar rapel kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) periode Januari-April 2019.

“Total rapelan (pencairan sekaligus) Rp2,661 trilun untuk kenaikan gaji PNS pusat, TNI, Polri dan pensiunan,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Sedangkan untuk kenaikan gaji PNS atau aparatur sipil negara (ASN) di tingkat pemerintah daerah, anggaran yang disiapkan dari pagu belanja dana transfer ke daerah.

Kenaikan gaji ditetapkan sebesar lima persen sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil, yang ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 13 Maret 2019.

Kenaikan gaji sebesar lima persen itu berlaku surut mulai 1 Januari 2019 dan dicairkan secara sekaligus untuk periode Januari-April pada 1 April 2019.

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani, mengatakan saat ini kementerian/lembaga sedang memverikasi data untuk jumlah dan besaran kenaikan gaji PNS.

“Jadi, pas awal April 2019, tidak hanya gaji April, tapi rapelan kenaikan gaji dari Januari 2019,” ujar dia.

Sri Mulyani juga berjanji mencairkan dana tunjangan hari raya (THR) kepada seluruh PNS di akhir Mei 2019 sebelum cuti bersama dan perayaan Idul Fitri 2019.

“THR tetap dilakukan, nanti peraturan presiden (perpres) akan dikeluarkan. Pembayarannya sebelum Lebaran. Nanti, kalau tanggal 5 Juni, Lebaran, maka ada libur bersama pada akhir Mei, maka dibayarkan sebelum libur bersama itu,” katanya.

Dalam lampiran regulasi kenaikan gaji itu, turut disebutkan bahwa gaji terendah PNS, golongan I A dengan masa kerja 0 tahun akan naik dari Rp1.486.500 menjadi Rp1.560.800 per bulan.

Sementara gaji tertinggi PNS, golongan IV yang masa kerja lebih 30 tahun akan naik dari Rp5.620.300 menjadi Rp5.901.200 per bulan.

Untuk PNS golongan II dan II A dengan masa kerja 0 tahun, naik dari sebelumnya Rp1.926.000 menjadi Rp2.022.200 per bulan.

Selanjutnya, golongan II D dengan masa kerja 33 tahun, naik dari sebelumnya Rp3.638.200 menjadi Rp3.820.000 per bulan.

Kemudian, golongan III dan III A masa kerja 0 tahun, gaji yang sebelumnya Rp2.456.700 menjadi Rp2.579.400 per bulan, dan golongan III D masa kerja 32 tahun dari sebelumnya Rp4.568.000 menjadi Rp4.797.000 per bulan.

Lalu, gaji PNS golongan IV terendah, yaitu golongan IV A dengan masa kerja 0 tahun, dari sebelumnya Rp2.899.500 menjadi Rp3.044.300 per bulan dan yang tertinggi, IV E dengan masa kerja 32 tahun, dari sebelumnya Rp5.620.300 menjadi Rp5.901.200 per bulan.

Baca juga: Kenaikan gaji PNS sudah diputuskan sejak 2018
Baca juga: Presiden tetapkan penyesuaian gaji pokok PNS berlaku juga untuk CPNS

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPP Timika targetkan 21.205 WP manfaatkan e-filing

Timika (ANTARA) – Jajaran Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Timika, Papua menargetkan sebanyak 21.205 wajib pajak di wilayah itu yang memanfaatkan fasilitas layanan e-filing dalam menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak baik orang pribadi maupun badan.

Kepala KPP Pratama Timika Hery Sumartono di Timika, Selasa, mengatakan diperlukan sosialisasi terus-menerus agar wajib pajak di Timika segera menyampaikan SPT.

“Sampai sekarang yang telah menyampaikan SPT Tahunan baru sebanyak 6.150 wajib pajak dari yang ditargetkan sekitar 47 ribu wajib pajak. Yang sudah menggunakan layanan e-filing sebanyak 5.400. Kami menargetkan sebanyak 21.250 wajib pajak memanfaatkan layanan e-filing ini,” ujarnya.

Menurut dia, layanan e-filing sesungguhnya sangat mempermudah wajib pajak dalam menyampaikan atau melaporkan SPT yaitu dengan mengaktifkan layanan internet melalui telepon pintar.

Khusus di Timika, katanya, masih banyak wajib pajak belum memahami penggunaan e-filing, sebagian lagi masih menunda penyampaian SPT-nya.

“Kami akan akan menyasar ke masing masing Organisasi Perangkat Daerah/OPDuntuk melatih cara menggunakan e-filing. Kalau yang swasta kita lakukan sosialisasi ke perusahaan pemberi kerja,” ujarnya.

Sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (3) UU Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 16 Tahun 2009, sanksi yang diberikan kepada wajib pajak yang tidak atau terlambat melapor SPT Tahunan PPh sebesar Rp100 ribu kepada wajib pajak orang pribadi dan Rp1 juta kepada wajib pajak badan.

Wakil Bupati Mimika Yohanis Bassang saat kegiatan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi di KPP Pratama Timika, Selasa, mengajak seluruh wajib pajak di wilayah itu agar segera menyampaikan SPT tahunannya.

“Sebagus apapun pekerjaan kita, kalau tidak melaporkan pajak sama dengan bohong. Wajib pajak tidak hanya menghitung dan membayar pajak, tetapi juga berkewajiban menyampaikan SPT Tahunan,” kata Bassang.

Bassang mengatakan Pemkab Mimika telah melakukan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 15 persen setiap penerimaan gaji ASN maupun tenaga honorer. Pemotongan pajak dilakukan oleh bendaharawan di setiap OPD.

Jumlah wajib pajak yang terdata di wilayah kerja KPP Pratama Timika hingga 31 Desember 2018 sebanyak 83.430, dengan perincian wajib pajak badan sebanyak 6.457, berstatus aktif atau normal sebanyak 3.995 dan berstatus non aktif sebanyak 2.462.

Selanjutnya wajib pajak orang pribadi non karyawan PT Freeport Indonesia dan perusahaan subkontraktornya) sebanyak 5.344, yang aktif sebanyak 3.071 dan tidak aktif sebanyak 2.273.Sementara wajib pajak or ang pribadi berstatus karyawan tercatat sebanyak 71.629, yang aktif sebanyak 52.535 dan tidak aktif sebanyak 19.094.
 

Pewarta: Evarianus Supar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Selasa sore menguat ke Rp14.235 seiring sikap “dovish” The Fed

Dalam pertemuan 19-20 Maret 2019 ini, The Fed diperkirakan tidak akan seagresif tahun lalu

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore menguat seiring keyakinan para pelaku pasar bahwa bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) akan bersikap hati-hati atau dovish dalam kebijakan suku bunganya.

Kurs rupiah Selasa sore menguat empat poin menjadi Rp14.235 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.239 per dolar AS.

“Dalam pertemuan 19-20 Maret 2019 ini, The Fed diperkirakan tidak akan seagresif tahun lalu. Keyakinan bahwa The Fed semakin dovish bertambah dengan dirilisnya data ekonomi terbaru di AS,” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa.

Indeks perumahan NAHB (National Association of Home Builders/Asosiasi Nasional Pendiri Rumah Tinggal) pada Maret 2019 berada di angka 62, tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.

Pencapaian Maret tersebut berada di bawah konsensus pasar yang memperkirakan kenaikan menjadi 63.

“Artinya, gejala perlambatan ekonomi masih terlihat di negeri adidaya. Mengencangkan ikat pinggang dalam kondisi seperti ini mungkin kurang bijak, bahkan ada peluang untuk memberi sedikit kelonggaran,” ujar Ibrahim.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada Selasa pagi dibuka menguat Rp14.218 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.218 per dolar AS hingga Rp14.238 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.228 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.242 per dolar AS.

Baca juga: IHSG ditutup melemah dipicu aksi ambil untung
Baca juga: Rupiah menguat seiring tenangnya kondisi pasar

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu : Defisit APBN hingga Februari 2019 Rp54,6 triliun

Jakarta (ANTARA) – Realisasi defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hingga Februari 2019 mencapai Rp54,6 triliun atau 0,34 persen terhadap PDB, yang menunjukkan peningkatan dibandingkan defisit fiskal periode sama di 2018 yang sebesar Rp48,3 triliun, kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Defisit anggaran mencapai Rp54,6 triliun memang lebih tinggi daripada periode sama tahun lalu yang sebesar Rp48,3 triliun,” kata Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN di Jakarta, Selasa.

Realisasi defisit anggaran ini berasal dari pendapatan negara dan hibah sebesar Rp217,21 triliun atau 10,03 dari target serta belanja negara Rp271,83 triliun atau 11,04 persen dari pagu APBN.

Pendapatan negara tersebut mencakup penerimaan perpajakan Rp177,24 triliun atau 9,92 dari target, dan penerimaan negara bukan pajak Rp39,9 triliun atau 10,55 persen dari target.

Penerimaan perpajakan tersebut berasal dari penerimaan pajak termasuk PPh migas sebesar Rp160,8 triliun atau 10,2 persen dari target dan penerimaan kepabeanan dan cukai Rp16,3 triliun atau 7,85 persen dari target.

Sedangkan, realisasi belanja negara terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp145,68 triliun atau 8,91 persen dari pagu serta transfer ke daerah dan dana desa mencapai Rp126,14 triliun atau 15,26 persen dari pagu.

Untuk menutup defisit anggaran tersebut, realisasi pembiayaan anggaran mencapai Rp197,56 triliun termasuk untuk pembiayaan investasi Rp2 triliun.

Dalam kesempatan ini, pemerintah juga mencatat neraca keseimbangan primer mencapai defisit Rp20,6 triliun.

Baca juga: Menkeu: Januari 2019 defisit APBN Rp45 triliun, lebih tinggi dari sebelumnya

Baca juga: Tahun pengelolaan anggaran tanpa APBN perubahan

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kemenko Perekonomian-LAPAN kerja sama manfaatkan data sains dan antariksa

…kebijakan yang tepat membutuhkan data yang valid dan akurat

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyepakati kerja sama dalam pemanfaatan data sains dan teknologi penerbangan maupun antariksa untuk mendukung kebijakan prioritas nasional.

Kerja sama ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono dan Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin di Jakarta, Selasa.

Nota Kesepahaman yang diinisiasi sejak Januari 2019 ini akan berlaku selama lima tahun dan akan dituangkan kembali dalam bentuk perjanjian kerja sama.

Komitmen bersama ini akan menjadi landasan dari percepatan program prioritas nasional seperti kebijakan satu peta, moratorium sawit, penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan, dan sistem layanan terintegrasi (OSS).

“Kami mengapresiasi adanya Nota Kesepahaman ini karena kebijakan yang tepat membutuhkan data yang valid dan akurat,” ujar Susiwijono.

Berbagai program tersebut dapat mengatasi permasalahan lintas sektoral kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, serta meningkatkan kepastian berusaha, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Wahyu Utomo menambahkan untuk mendukung pelaksanaan kebijakan dan program prioritas nasional dibutuhkan penyediaan data spasial yang akurat, salah satunya data penginderaan jauh.

Data ini dapat dimanfaatkan pada kebijakan satu peta untuk penyelesaian tumpang tindih pemanfaatan lahan dalam rangka pembangunan nasional dan daerah, serta moratorium sawit untuk penertiban izin perkebunan kelapa sawit.

Oleh karena itu, kerja sama ini perlu didorong secara berkelanjutan agar dapat terlaksana dengan efektif dan efisien untuk menyelesaikan konflik sosial maupun penyalahgunaan sumber daya alam yang disertai proses evaluasi setiap tahun guna perubahan maupun penajaman.

“Kami harus bersungguh-sungguh menggunakan data dan peta yang terintegrasi, terakurat, dan terbaru, untuk merancang pembangunan berkelanjutan,” kata Wahyu.

Ruang lingkup dari Nota Kesepahaman ini tidak hanya memuat pemanfaatan dan diseminasi hasil penelitian, namun juga pengembangan kapasitas sumber daya manusia di seluruh aspek pekerjaan bersama, serta pemanfaatan fasilitas dan sarana prasarana.

Dalam kesempatan ini, Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin mengatakan pemanfaatan layanan citra satelit untuk mendukung berbagai program prioritas nasional dapat menciptakan efisiensi dan telah menghemat triliunan anggaran negara.

Ia menjelaskan penghematan itu mencapai kisaran Rp3 triliun pada 2015, sebesar Rp5 triliun pada 2016, sebanyak Rp7 triliun pada 2017 dan sebesar Rp13 triliun pada 2018.

“Jadi, termasuk dengan adanya nota kesepahaman ini, kami berkontribusi dalam penghematan anggaran yang jumlahnya luar biasa,” kata Thomas.

Baca juga: Presiden Jokowi serukan integrasi segera transportasi Jabodetabek

Baca juga: Presiden Jokowi: Hilangkan ego sektoral dalam pengelolaan transportasi

Pewarta: Satyagraha
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah menguat seiring tenangnya kondisi pasar

Setelah No Deal Brexit ditolak, pasar sudah mulai tenang karena berarti Inggris akan keluar dengan kesepakatan

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak menguat seiring tenangnya kondisi pasar.

Kurs rupiah menguat 16 poin menjadi Rp14.223 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.239 per dolar AS

“Kondisi pasar memang cenderung tenang. Setelah No Deal Brexit ditolak, pasar sudah mulai tenang karena berarti Inggris akan keluar dengan kesepakatan. Jadi sentimen global juga masih tenang,” kata Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yashyi di Jakarta, Selasa.

Selain itu, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed) pada Rabu (20/3) besok diprediksi masih akan mempertahankan tingkat suku bunganya seiring belum meningkatnya pertumbuhan ekonomi AS.

“The Fed juga besok masih diperkirakan dovish soalnya data-data ekonomi Amerika memperlihatkan pertumbuhan ekonomi yang stagnan. Jadi kenaikan suku bunga kemungkinan tidak akan terjadi,” ujar Dini.

Di sisi lain, surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2019 juga memberikan pengaruh positif terhadap pergerakan rupiah.

“Di saat pergerakan pasar global lagi tenang, kita indonesia punya katalis positif dari fundamental kita, terutama surplus “trade balance”. Jadi rupiahnya masih bisa menguat,” kata Dini.

Pada pukul 9.58 WIB, nilai tukar rupiah masih menguat lima poin menjadi Rp14.234 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.239 per dolar AS.

Baca juga: IHSG menguat di tengah sentimen yang variatif

Baca juga: Dolar stabil jelang pertemuan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Baca juga: Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Baca juga: Harga minyak ditutup pada level tertinggi 4-bulan karena pemangkasan OPEC

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Selasa pagi menguat 16 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa pagi, bergerak menguat 16 poin menjadi Rp14.223 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.239 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yuan menguat jadi 6,7062 terhadap dolar AS

Beijing (ANTARA) – Kurs tengah nilai tukar mata uang China renminbi atau yuan menguat 26 basis poin menjadi 6,7062 terhadap dolar AS pada Selasa, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China.

Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Rupiah Selasa pagi menguat 16 poin

Baca juga: Dolar diperdagangkan di paruh bawah 111 yen

Baca juga: Dolar stabil jelang pertemuan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar stabil jelang pertemuan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

The Fed akan menjadi berita besar minggu ini, dan pasar mencari mereka…

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS relatif stabil, hanya sedikit berubah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), menempel dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian tentang ekonomi Amerika dan ekspektasi untuk Federal Reserve (Fed) yang akomodatif membuat greenback tenang.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap euro, yen, pound Inggris dan tiga mata uang lainnya, hampir datar pada Senin (18/3) di 96,555. Indeks mencapai level terendah dua minggu di 96,376 pada awal sesi.

Dolar AS telah melemah dalam beberapa sesi terakhir, karena investor memperkirakan The Fed akan mepertahankan nada dovish ketika bertemu pada Selasa (19/3) dan Rabu (20/3) minggu ini.

Pelaku pasar memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuan overnight tidak berubah dan tetap pada janjinya tentang pendekatan “sabar” untuk kebijakan moneter. Data manufaktur lemah Amerika Serikat pada Jumat (15/3) membantu memperkuat ekspektasi tersebut.

“The Fed akan menjadi berita besar minggu ini, dan pasar mencari mereka untuk memperkuat garis dovish dan terus menekankan poin bahwa mereka ada di sini untuk mendukung pasar,” kata Kepala Global FX, Brad Bechtel di Jefferies, dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Pedagang akan fokus pada apakah pembuat kebijakan akan cukup menurunkan perkiraan suku bunga mereka untuk lebih menyelaraskan pandangan tingkat individu mereka selama tiga tahun ke depan dengan janji kesabaran, kata para analis.

Investor juga akan mengawasi rincian-rincian setiap rencana apa pun oleh The Fed untuk berhenti mengambil alih kepemilikan hampir 3,8 triliun dolar AS dalam bentuk obligasi-obligasi.

“Dengan Fed diperkirakan akan mengurangi perkiraannya untuk kenaikan suku bunga di mendatang, para investor akan memperkirakan ini meningkatkan selera terhadap aset-aset berisiko akhir pekan ini,” kata Wakil Presiden Oanda, Dean Popplewell, yang juga analis pasar pada perusahaan perdagangan valuta asing itu.

Dolar AS menempel pada kisaran perdagangan ketat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya.

Sementara itu, rubel Rusia mencapai level tertinggi tujuh bulan, didukung oleh harga minyak yang lebih kuat dan minat terhadap obligasi negara.

Sterling turun di bawah 1,32 dolar AS, setelah ketua parlemen Inggris mengatakan kesepakatan Brexit dengan Perdana Menteri Theresa May tidak dapat dipilih lagi kecuali ada proposal lain yang diajukan.

“Perkembangan hari ini tidak mengubah pandangan kami bahwa ketidakpastian akan terus mendominasi selama dua minggu ke depan. Kami tidak akan menyarankan menambah posisi jangka panjang sterling mengingat beberapa skenario dalam permainan,” kata Kepala Kantor UBS Wealth Management, Geoffrey Yu di London, Inggris.

“Namun, ‘tidak ada kesepakatan’ Brexit masih bukan kasus dasar kami, dan pasar tampaknya setuju tidak ada kesepakatan yang hanya terbatas pada risiko tambahan pada aset atau portofolio, yang menjelaskan mengapa pound tidak bereaksi lebih buruk,” katanya.

Baca juga: Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Baca juga: Harga minyak ditutup pada level tertinggi 4-bulan karena pemangkasan OPEC

Baca juga: Negara-negara OPEC dan non-OPEC bahas perkembangan pasar di Azerbaijan

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak ditutup pada level tertinggi 4-bulan karena pemangkasan OPEC

Kami akan membiarkan kemungkinan tertinggi baru Brent…

New York (ANTARA) – Harga minyak naik mendekati level tertinggi empat bulan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), didukung oleh prospek perpanjangan pemangkasan pasokan minyak yang dipimpin Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan tanda-tanda penurunan dalam persediaan minyak mentah AS.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei naik 0,38 dolar AS atau 0,6 persen menjadi ditutup pada 67,54 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik 0,57 dolar AS atau 1,0 persen menjadi menetap pada 59,09 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

“Kami akan membiarkan kemungkinan tertinggi baru Brent, terutama karena OPEC+ menegaskan kembali komitmen mereka untuk memangkas produksi lebih lanjut melalui sesi menteri akhir pekan lalu,” kata Presiden Ritterbusch and Associates, Jim Ritterbusch, dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, yang dikenal sebagai OPEC+, bertemu di Azerbaijan akhir pekan untuk memantau pakta pengurangan pasokan minyak mentah mereka, di mana mereka mengatakan akan melampaui komitmen dalam beberapa bulan mendatang.

Grup ini juga membatalkan pertemuan luar biasa yang dijadwalkan 17-18 April, yang berarti grup produsen tidak akan bertemu lagi sampai pembicaraan rutin berikutnya pada 25-26 Juni.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Senin (18/3) bahwa April akan terlalu dini untuk mempertimbangkan keputusan perpanjangan, namun mereka akan terus melakukan upaya untuk mencari pasar yang seimbang.

“Konsensus yang kami dengar … adalah bahwa April akan terlalu dini untuk membuat keputusan produksi untuk semester kedua,” katanya.

Arab Saudi pada Minggu (17/3) mengisyaratkan produsen-produsen mungkin perlu memperpanjang pemotongan 1,2 juta barel per hari melampaui Juni hingga paruh kedua 2019. Kerajaan secara umum telah memotong lebih dramatis daripada beberapa negara lainnya, sementara Rusia, anggota non-OPEC terbesar dalam pakta tersebut, kurang tertarik untuk melanjutkan pengurangan produksi.

“Selama level persediaan meningkat dan kita jauh dari level normal, kita akan tetap di jalurnya, membimbing pasar menuju keseimbangan,” kata menteri Saudi Khalid al-Falih.

Ekspor dari produsen terbesar OPEC itu turun menjadi 7,3 juta barel per hari pada Januari dari 7,7 juta barel per hari pada Desember, data resmi menunjukkan.

Tanda-tanda penurunan tingkat persediaan minyak mentah di pusat penyimpanan AS di Cushing, Oklahoma, juga mendukung minyak berjangka, kata para pelaku pasar.

Stok minyak mentah di Cushing, titik pengiriman untuk WTI, turun 1,08 juta barel dalam seminggu yang berakhir Jumat (15/3), kata para pedagang, mengutip data dari perusahaan intelijen pasar Genscape.

Secara keseluruhan, persediaan minyak mentah AS diperkirakan telah turun minggu lalu, penurunan mingguan kedua berturut-turut, sebuah jajak pendapat pendahuluan menunjukkan.

Produksi minyak AS dari tujuh formasi serpih utama diperkirakan akan mencapai rekor 8,6 juta barel per hari (bph) pada April, naik 85.000 barel per hari, yang akan menjadi kenaikan bulanan terkecil sejak Mei 2018, perkiraan pemerintah.

Baca juga: Negara-negara OPEC dan non-OPEC bahas perkembangan pasar di Azerbaijan

Baca juga: Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah kirim delegasi ke UE atas langkah diskriminatif sawit

Rencananya pada 7 April 2019, tentunya untuk bertemu dengan parlemen Uni Eropa

Jakarts (ANTARA) – Pemerintah siap mengirim delegasi ke Uni Eropa untuk memberikan penjelasan sebagai respons atas langkah diskriminatif terhadap sawit, yang telah dianggap sebagai komoditas berisiko tinggi.

“Rencananya pada 7 April 2019, tentunya untuk bertemu dengan parlemen Uni Eropa,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam jumpa pers di Jakarta, Senin.

Tujuan delegasi ini adalah memberikan tanggapan atas rancangan peraturan Komisi Eropa yaitu Delegated Regulation Supplementing Directive 2018/2001 of the EU Renewable Energy Directive II.

Secara garis besar rancangan itu akan mengisolasi dan mengecualikan minyak kelapa sawit dari sektor biofuel Uni Eropa, sehingga dapat menguntungkan produk minyak nabati lainnya.

Saat ini, Komisi Eropa juga telah mengadopsi Delegated Regulation No C (2019) 2055 Final tentang High and Low ILUC Risk Criteria on Biofuels pada 13 Maret 2019.

Dokumen ini akan diserahkan kepada Dewan dan Parlemen Uni Eropa melalui tahap scrutinize document dalam waktu dua bulan ke depan.

“Rencananya, paling lambat dua bulan, tapi dalam perjalanannya bisa lebih cepat dari dua bulan, jadi kita perlu menyampaikan pandangan dan posisi kita mengenai delegated regulation,” ujar Darmin.

Terdapat 10 agenda yang akan dibawa oleh delegasi yang beberapa di antaranya mengenai pengelolaan sawit berkelanjutan, produktivitas minyak sawit dibandingkan minyak nabati lainnya, dan penciptaan lapangan kerja.

Darmin mengatakan pemerintah saat ini sudah melakukan berbagai langkah agar pengelolaan sawit terus berkelanjutan melalui penanaman kembali untuk mendorong produktivitas.

“Kita benahi pengelolaan supaya sawit lebih berkelanjutan dengan melakukan replanting secara intensif sejak tahun lalu dan melakukan moratorium pembukaan lahan,” ujarnya.

Selain itu, tambah dia, minyak sawit saat ini mempunyai produktivitas beberapa kali lipat dibandingkan komoditas minyak nabati lainnya seperti bunga matahari.

“Kalau satu hektare tanah ditanami sawit, bisa menghasilkan delapan sampai 10 ton. Kalau yang lain, boleh jadi hanya satu ton. Jadi, bisa delapan sampai 10 kali lipat dari minyak nabati lainnya,” ujar Darmin.

Selama ini, pengadaan minyak sawit ini juga telah menciptakan lapangan kerja bagi 17 juta pekerja di Indonesia, sehingga secara tidak langsung memberikan manfaat sosial ekonomi yang besar.

Oleh karena itu, langkah keberatan yang juga disepakati oleh dua produsen sawit lainnya, Malaysia dan Kolombia ini, merupakan upaya untuk melawan standar ganda yang diterapkan Uni Eropa.

“Karena ini diskriminatif dan pihak-pihak sana selalu bicara kerja sama multilateralisme, kita juga siap membawa ini ke WTO, karena bisa diuji langkah-langkah mereka adalah langkah-langkah yang fair atau proteksionisme dengan berbagai macam tudingan,” ujar Darmin.

Baca juga: Menko Perekonomian: Negara produsen sawit kirim misi ke UE
Baca juga: Permintaan domestik naik, ekspor CPO diperkirakan tetap tumbuh 4-5 persen 2019

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Senin sore menguat seiring turunnya harga minyak

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore menguat seiring turunnya harga minyak dunia.

Kurs rupiah Senin sore menguat 21 poin menjadi Rp14.239 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.260 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin, mengatakan, penurunan harga minyak pada hari ini membuat rupiah bergerak positif.

“Penurunan harga minyak tentu membuat biaya impor komoditas ini menjadi lebih murah. Ini membuat tekanan di neraca perdagangan akan berkurang, dan nantinya merambat ke perbaikan di pos transaksi berjalan. Dengan transaksi berjalan yang lebih kuat, meski masih defisit, rupiah punya fondasi yang kuat sehingga tidak mudah terombang-ambing,” ujar Ibrahim.

Menurut Ibrahim, penurunan harga minyak adalah berkah. Indonesia adalah negara net importir minyak, mau tidak mau harus mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri karena produksi domestik yang tidak memadai.

OPEC dan negara produsen minyak lain seperti Rusia dijadwalkan menggelar pertemuan pada 17-18 April 2019 mendatang untuk menentukan kebijakan produksi. Sebelumnya, OPEC Plus sudah menerapkan pemangkasan produksi sampai 1,2 juta barel per hari, dan pertemuan selanjutnya akan menentukan apakah kebijakan ini berlanjut atau tidak.

“Dari internal, neraca dagang Indonesia periode Februari 2019 secara mengejutkan mencatatkan surplus US$ 330 juta,” kata Ibrahim.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka menguat Rp14.238 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.223 per dolar AS hingga Rp14.245 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.242 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.310 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah berpotensi menguat manfaatkan koreksi dolar AS

Baca juga: Rupiah Senin pagi menguat 15 poin

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengamat Transportasi: Pemkot Depok tidak harus bangun LRT

Harus segera diatur agar tata ekonomi pada angkutan konvensional tidak kalah dengan daring (angkutan online).

Depok (ANTARA) – MSCE dan Pengamat Perkotaan dan Transportasi, Dr. Yayat Supriatna beranggapan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, tidak seharusnya membangun moda transportasi Light Rail Transit (LRT) dari Stasiun Pondok Cina, Jalan Margonda ke Harjamukti atau kawasan Cibubur.

Menurut Yayat Supriatna di Kota Depok, Senin, Pemkot Depok seharusnya melakukan perencanaan yang matang dan baik dalam pengaturan transportasi sehingga secara keseluruhannya dapat berjalan beriringan.

Itu dapat terlihat pada sistem pengaturan angkutan umum dan perencanaan dalam pola tata kota yang terintegrasi dengan moda transportasi. Pasalnya secara keseluruhan merupakan salah satu hal terpenting untuk menunjang perekonomian rakyat pada suatu daerah.

Dimana secara keseluruhannya merupakan satu rangkaian utama guna mengetahui perkembangan ekonomi dari skala investasi swasta maupun menengah ke bawah.

“Tapi kalau hanya membangun tanpa memikirkan transportasi ataupum letak pembangunan moda transportasi umum lainnya maka akan timpang tindih, dan akan terjadi peningkatan pengangguran,” katanya.

Seharusnya itu ada pengaturan dan pemantapan dalam pola pengaturan, yang dimana perlunya pembahasan. Dikarenakan pada saat ini sudah masuk pada era teknologi berbasis digital.

Tentu akan banyak masyarakat terutama angkutan umum akan tergantikan. Dan ini, harus ada solusi dari Pemkot Depok selaku pengambil kebijakan dengan organisasi angkutan darat (Organda).

Yayat menambahkan anggaran yang digunakan untuk pembangunan tersebut diperkirakan mencapai Rp 600 miliar. Tentu itu bukan angka yang kecil, dan secara penggunaan harusnya lebih pada pengaturan angkutan maupun peremajaan fasilitas umum.

Kemudian setelah itu beralih pada pengaturan lalulintas, tetapi harus secara menyeluruh. Pasalnya saat ini sudah banyak angkutan berbasis daring (online).

“Ini harus segera diatur agar tata ekonomi pada angkutan konvensional tidak kalah dengan daring (angkutan online),” katanya.

Itu sebenarnya bisa dilakukan pengelolaan satu pintu yang biasa terjadi pada daerah berkembang. Seperti halnya pada negara-negara berkembang yang mempunyai sistem atau pola pengaturan lalulintas khusus angkutan.

Yayat menjelaskan pada dasarnya pembangunan moda transportasi harus terukur dan terarah. Dikarenakan akan banyak gejolak yang timbul, dan tentunya angka pengangguran akan kembali naik.

“Banyak daerah di Kota Depok yang masih perlu angkutan umum, tetapi secara pengelolaan harus jelas dan perlunya pengaturan arus agar ketepatan waktu makin terjamin,” katanya.

Pewarta: Mayolus Fajar Dwiyanto
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah dan BI tetapkan enam kebijakan kejar devisa parawisata

Jakarta (ANTARA) –

Pemerintah dan Bank Indonesia akan mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara dan penerimaan devisa parawisata pada 2019 dengan enam langkah strategis sesuai hasil rapat koordinasi yang diputuskan di Jakata, Senin siang.

Usai rapat itu, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan bahwa langkah strategis pertama adalah percepatan penyelesaian proyek-proyek infrastruktur penopang pariwisata, seperti bandara baru internasional di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, (New Yogyakarta International Airport/NYIA).

“Bandara internasional baru di Yogyakarta yang segera beroperasi. Targetnya, bandara tersebut bisa melayani wisatawan mancanegara pada April 2019 dan untuk seluruh penerbangan pada Oktober 2019,” kata Perry.

Selain bandara baru di Yogyakarta, proyek infrastruktur lain adalah landasan atau “runway” 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, dan penyelesaian pengembangan Bandara Internasional Gusti Ngurah Rai, Bali, untuk memudahkan akses wisatawan mancanegara.

Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada  dapat mencapai 20 juta kunjungan wisman dan dapat menambah devisa 17,6 miliar dolar AS pada 2019.

Selanjutnya, ujar Perry, langkah strategis kedua adalah meningkatkan pengembangan atraksi wisata, yang mengedepankan potensi daerah. Selain itu, peningkatan kualitas pariwisata juga akan ditingkatkan di daerah-daerah perbatasan.

“Pengembangan pariwisata di daerah perbatasan (cross-border tourism) melalui penyelenggaraan sejumlah kegiatan wisata secara periodik,” ujarnya.

Langkah strategis ketiga adalah pemerintah dan BI akan meningkatkan kualitas amenitas atau kenyamanan tinggal wisatawan dengan beberapa program seperti penyelenggaran Idnonesia Bersih untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, kemudian peningkatan daya tarik wisatawan.

Pemerintah juga mengupayakan percepatan pembebasan lahan agar dapat lebih mudah menyediakan tingkat amenitas atau kenyamanan yang baik, seperti yang akan dilakukan di sekitar Danau Toba dan Candi Borobudur.

“Pada langkah keempat, kami akan memperkuat promosi pariwisata nasional untuk meningkatkan lama tinggal (length of stay) wisatawan mancanegara, antara lain melalui promosi digital (marketplace), pengembangan paket wisata, perluasan paket promo wisata (hot deals) di destinasi wisata,” ujar dia.

Pemerintah dan BI juga menyoroti masalah pendanaan untuk pengembangan usaha pariwisata. Di program strategis kelima, pemerintah dan BI akan meningkatkan investasi dan pembiayaan dalam pengembangan destinasi wisata.

Langkah untuk memudahkan pembiayaan ini, antara lain, adanya petunjuk teknis (juknis) untuk penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pariwisata dan penyusunan kajian terkait insentif dan model pembiayaan destinasi wisata.

Di program terakhir, pemerintah dan BI akan menyusun standar prosedur Manajemen Krisis Kepariwisataan dan forum membentuk Manajemen Krisis Kepariwisataan Daerah.***1***

Oleh Indra Arief Pribadi

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah berpotensi menguat manfaatkan koreksi dolar AS

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin, berpotensi menguat memanfaatkan peluang terkoreksinya dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Senin, mengatakan, indeks dolar hari ini diperkirakan melemah terhadap hampir semua mata uang kuat utama dunia.

“Rupiah kemungkinan menguat seiring pelemahan dollar serta surplusnya data neraca perdagangan Januari sebesar 330 juta dolar AS,” ujar Ahmad.

Kemungkinan terkoreksinya dolar AS sendiri didorong oleh melemahnya data Industrial Production Index (IPI) AS menjadi 0,1 persen (bulan ke bulan/mom) di bulan Februari dibandingkan konsensus sebesar 0,2 persen (mom).

Menurut Ahmad, rendahnya pertumbuhan IPI tersebut menunjukan pelemahan yang semakin jelas terhadap ekonomi AS di triwulan pertama 2019.

Sementara itu, poundsterling meningkat terhadap dolar setelah parlemen Inggris memutuskan untuk menolak proposal “No-deal Brexit” dalam proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

“Rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.200 sampai Rp14.250 per dolar AS,” kata Ahmad.

Pada pukul 9.39 WIB, nilai tukar rupiah masih menguat 15 poin menjadi Rp14.245 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.260 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yuan China menguat menjadi 6,7088 terhadap dolar AS

Beijing (ANTARA) –

Kurs tengah nilai tukar mata uang China renminbi atau yuan menguat 79 basis poin menjadi 6,7088 terhadap dolar AS pada Senin, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China.

Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Senin pagi menguat 15 poin

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi bergerak menguat 15 poin menjadi Rp14.245 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.260 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di paruh tengah 111 yen

Tokyo (ANTARA) – Kurs dolar AS berpindah tangan di zona paruh tengah 111 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Senin pagi, sebagian besar sejalan dengan levelnya di New York akhir pekan lalu.

Ketika pasar dibuka, dolar dikutip pada 111,55-56 yen dibandingkan dengan 111,45-55 yen di New York dan 111,65-66 yen di Tokyo pada Jumat (15/3) pukul 17.00 waktu setempat.

Euro, sementara itu, diambil pada 1,1319-1320 dolar dan 126,27-31 yen terhadap 1,1321-1331 dolar dan 126,19-29 yen di New York dan 1,1325-1326 dolar dan 126,45-49 yen pada perdagangan Jumat (15/3) sore di Tokyo.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI pandang surplus Februari positif guna perbaiki transaksi berjalan

..surplus neraca perdagangan nonmigas pada Februari 2019 tercatat 0,79 miliar dolar AS, membaik dibandingkan dengan kondisi pada bulan sebelumnya yang mengalami defisit 0,64 miliar dolar AS.

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) memandang surplus neraca perdagangan pada Februari 2019 berdampak positif terhadap upaya memperbaiki kinerja neraca transaksi berjalan.

Neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2019 mengalami surplus 0,33 miliar dolar AS, membaik dari kondisi pada bulan sebelumnya yang tercatat defisit 1,06 miliar dolar AS.

“Ke depan, BI dan pemerintah akan terus berkoordinasi mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik sehingga tetap dapat memperkuat ketahanan sektor eksternal, termasuk prospek kinerja neraca perdagangan,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam penjelasannya di Jakarta, Jumat.

Onny menjelaskan, surplus neraca perdagangan tersebut banyak dipengaruhi oleh kenaikan pada neraca perdagangan nonmigas akibat penurunan impor nonmigas yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan ekspor nonmigas.

Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas tidak banyak berbeda dibandingkan dengan kinerja bulan sebelumnya.

Adapun surplus neraca perdagangan nonmigas pada Februari 2019 tercatat 0,79 miliar dolar AS, membaik dibandingkan dengan kondisi pada bulan sebelumnya yang mengalami defisit 0,64 miliar dolar AS.

Kondisi ini, katanya, dipengaruhi oleh penurunan impor nonmigas 2,69 miliar dolar AS (mtm), lebih besar dibandingkan dengan penurunan ekspor nonmigas 1,25 miliar dolar AS (mtm).

Dijelaskan, penurunan impor nonmigas terutama terjadi pada impor mesin dan peralatan listrik, besi dan baja, serta mesin/pesawat mekanik.

Penurunan ekspor nonmigas terutama terjadi pada ekspor bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan/nabati serta bijih, kerak, dan abu logam. Penurunan ekspor nonmigas tersebut tidak terlepas dari pengaruh pertumbuhan ekonomi global yang melambat dan harga komoditas ekspor Indonesia yang menurun.

Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas pada Februari 2019 tercatat 0,46 miliar dolar AS, tidak banyak berubah dibandingkan dengan defisit pada bulan sebelumnya sebesar 0,42 miliar dolar AS.

Defisit tersebut dipengaruhi penurunan ekspor migas 0,15 miliar dolar AS (mtm), sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan penurunan impor migas sebesar 0,10 miliar dolar AS (mtm).

Penurunan ekspor migas terjadi pada komponen gas sejalan dengan penurunan volume ekspor dan harga gas. Sementara itu, penurunan impor migas terjadi pada komponen minyak mentah seiring dengan penurunan volume dan harga impor minyak mentah.

Pewarta: Ahmad Buchori
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah akhir pekan menguat ditopang surplus neraca dagang

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan menguat ditopang surplus neraca dagang pada Februari 2019.

Kurs rupiah Jumat sore menguat 18 poin menjadi Rp14.260 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.278 per dolar AS.

“Neraca perdagangan kita ternyata surplus ya. Ini yang membuat rupiah balik menguat setelah sempat melemah sampai ke 14.310,” kata Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yashi di Jakarta, Jumat.

Selain itu, lanjutnya, hari ini kekuatan dolar juga memang cenderung turun karena pasar mulai kembali mengkhawatirkan tentang hubungan dagang Amerika-China karena Trump dan Xi Jinping tidak akan bertemu pada Maret ini.

“Dampaknya permintaan dolar mulai turun dan mulai beralih ke emas, soalnya hari ini harga emas dunianya cenderung naik,” ujar Dini.

Sentimen eksternal lainnya adalah pasar global yang memang cenderung “wait and see” hari ini disamping belum ada rilis data penting, juga masalah Brexit masih ditunggu kejelasannya. Terakhir, parlemen Inggris lebih milih untuk menunda Brexit sehingga Brexit tidak akan terjadi 29 Maret 2019 mendatang.

Dini menuturkan, pada dua hari yang lalu pasar sudah “gila-gilaan” dengan pergerakan poundsterling sehingga menjelang tutup perdagangan minggu ini cenderung lebih tenang pergerakan pasar dan dimanfaatkan untuk mengubah kondisi nilai rupiah.

“Jadi bisa dibilang selain karena ditopang sama neraca perdagangan kita yang surplus, pasar juga tampak memanfaatkan kondisi pasar global yang cenderung dalam volatilitas rendah hari ini,” kata Dini.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka melemah Rp14.290 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.258 per dolar AS hingga Rp14.315 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.310 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.253 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah diprediksi menguat, terpicu surplus neraca perdagangan
Baca juga: Rupiah menguat seiring respon positif pasar atas ketidakpastian Brexit

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Darmin harapkan surplus neraca perdagangan tidak ganggu pertumbuhan

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengharapkan surplus neraca perdagangan pada Februari 2019 tidak mengganggu proyeksi pertumbuhan ekonomi.

“Jangan sampai hasil yang di satu pihak lebih baik karena neraca perdagangan positif tapi nanti pertumbuhannya terpengaruh pula,” kata Darmin di Jakarta, Jumat.

Darmin menjelaskan salah satu kontribusi surplus neraca perdagangan itu karena terjadi penurunan impor yang cukup signifikan.

Ia mengakui turunnya impor ini dapat mengganggu kinerja pertumbuhan ekonomi karena sebagian besar impor adalah bahan baku dan bahan modal yang dibutuhkan untuk investasi.

Meski demikian, tambah dia, dampak dari turunnya impor tidak akan langsung terlihat karena baru terlihat dalam satu atau dua tahun ke depan.

“Impor barang modal, mesin-mesin dan sebagainya itu dampaknya tidak tahun ini, sehingga kita masih punya ruang untuk menjawab persoalan yang menyangkut pertumbuhan,” ujarnya.

Darmin juga mengharapkan adanya upaya lebih untuk mendorong kinerja ekspor agar pembenahan neraca perdagangan terus berlanjut secara berkesinambungan.

“Situasi dunia masih terus berubah, belum pulih, ekspor kita ketiga negara (tujuan ekspor), tadinya ke Jepang masih positif, sekarang tiga-tiganya sudah negatif,” katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Februari 2019 mengalami surplus 330 juta dolar AS yang terdiri dari ekspor sebesar 12,53 miliar dolar AS dan impor 12,2 miliar dolar AS.

Meski demikian, realisasi ini tercapai karena kinerja ekspor dan impor mengalami penurunan dibandingkan periode sama tahun 2018.

Sebelumnya, pada Februari 2018, realisasi ekspor tercatat mencapai 14,13 miliar dolar AS dan impor sebesar 14,18 miliar dolar AS.

Pewarta: Satyagraha
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menkeu tinjau program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat di Banten

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berdialog dengan para perajin anggota program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan Ultra Mikro (Umi) saat meninjau kegiatan Sinergi Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Rakyat di Kampung Pojok, Sindangsari, Banten, Jumat (15/3/2019). Kementerian Keuangan bersama sejumlah BUMN dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) menyalurkan bantuan modal hingga Rp2,1 triluin untuk membantu 847 ribu usaha mikro yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia dalam program pengembangan Investasi Berdampak Sosial (Social Impact Investment). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/pras.

Darmin ingatkan upaya agar neraca perdagangan konsisten lebih baik

Jakarta (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengingatkan pentingnya upaya agar neraca perdagangan maupun neraca transaksi berjalan dapat lebih baik secara berkelanjutan.

“Kelihatannya kerja kerasnya masih belum cukup, artinya masih perlu bekerja lebih keras lagi untuk membuat neraca perdagangan dan neraca berjalan bisa konsisten lebih baik,” kata Darmin di Jakarta, Jumat.

Darmin mengungkapkan hal tersebut dalam menanggapi realisasi neraca perdagangan pada Februari 2019 yang tercatat surplus 330 juta dolar AS.

Ia memberikan apresiasi atas kinerja neraca perdagangan yang surplus, namun penurunan ekspor migas maupun nonmigas menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah.

“Situasi dunia masih terus berubah, belum pulih, ekspor kita ketiga negara (tujuan ekspor), tadinya ke Jepang masih positif, sekarang tiga-tiganya sudah negatif,” kata Darmin.

Selain itu, impor yang ikut turun patut diwaspadai karena impor saat ini didominasi oleh bahan baku maupun bahan modal yang dibutuhkan untuk mendorong pembangunan.

“Situasi kita bukan hanya bagaimana menaikkan ekspor, tapi juga supaya kita jaga pertumbuhan, sehingga impornya tidak merosot,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Februari 2019 mengalami surplus 330 juta dolar AS yang terdiri dari ekspor sebesar 12,53 miliar dolar AS dan impor 12,2 miliar dolar AS.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Januari-Februari 2019 tercatat defisit sebesar 734 juta dolar AS. 

Baca juga: Sri Mulyani: Pemerintah tetap waspada walau neraca perdagangan surplus

Baca juga: BPS: Neraca perdagangan Februari 2019 surplus, meski ekspor turun

Pewarta: Satyagraha
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pemerintah galakkan bantuan pembiayaan ultra mikro

Sampai sekarang, keseluruhan sejak 2017, total anggaran UMi Rp7 triliun dan ini terus begulir

Banten (ANTARA) – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil dengan menggalakkan pemberian pembiayaan kredit ultra mikro (UMi) yang masih berjalan hingga kini sejak diluncurkan pada 2017 lalu.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan UMi merupakan salah satu bentuk Social Impact Investment (SII) yang memerhatikan terbentuknya dampak sosial berdampingan dengan keuntungan finansial.

“Sampai sekarang, keseluruhan sejak 2017, total anggaran UMi Rp7 triliun dan ini terus begulir,” ujar Sri Mulyani dalam kegiatan “Sinergi Program Pemerintah Untuk Kesejahteraan Rakyat” di Kampung Pojok, Desa Sindang Sari, Serang, Banten, Jumat.

Program UMi yang diluncurkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada pertengahan tahun 2017, sampai saat ini telah menjangkau 34 provinsi dan hampir 540 kabupaten/kota. Pembiayaan UMi yang telah disalurkan hingga tahun 2018 sebesar Rp2,1 Triliun kepada 846.572 usaha mikro.

Di provinsi Banten, dana yang telah disalurkan sebesar Rp90,5 Miliar kepada 32.538 usaha mikro. Sementara itu, sebesar Rp15,8 Miliar pebiayaan UMi telah disalurkan kepada 5.888 usaha mikro. Kabupaten Serang merupakan wilayah nomor dua setelah kabupaten Tangerang di provinsi Banten yang paling banyak menerima bantuan pembiayaan UMi.

Sasaran pembiayaan UMi adalah masyarakat yang baru mulai usaha mikro dan membutuhkan modal kecil maksimal Rp10 juta, serta belum dapat terfasilitasi oleh perbankan. Jumlah usaha mikro telah mencapai 72 persen atau 44 juta dari sektor usaha secara nasional.

Salah satu pelaku usaha mikro, Sri Sulastri (40) mengaku sangat terbantu dengan adanya pembiayaan UMi. Ia mendapatkan pinjaman dan juga pendampingan dari Koperasi Abdi Kerta Raharja sebesar Rp2 juta dengan tenor 25 minggu.

“Alhamdulillah, sejak suami saya meninggal, saya harus membiayai sekolah anak-anak sendiri. Saya sangat terbantu dengan pinjaman dari UMi ini untuk bayar sekolah tiga anak saya. Per minggu saya cuma nyicil Rp92.100 ke koperasi,” ujar perempuan yang sehari-harinya menjual jamu tersebut.

Untuk lebih menyejahterakan masyarakat dan mendorong perkembangan usaha UMi, Pemerintah bersama PT PLN juga telah berhasil meningkatkan jumlah desa berlistrik dari 72.141 desa pada tahun 2016 menjadi 75.682 pada tahun 2017.

Selain itu ada program penyediaan air minum. Sampai dengan akhir tahun 2018, Program Nasional Penyediaan Air Minum (PAMSIMAS) telah dilaksanakan di 22.961 desa yang tersebar di 376 kabupaten/kota di 33 provinsi dan berhasil menyediakan tambahan pelayanan air minum bagi 16,7 juta jiwa dan fasilitas sanitasi layak bagi 15,4 juta jiwa.

Dengan tersedianya listrik dan air bersih yang terjangkau, masyarakat kecil dengan usaha UMi diharapkan dapat lebih fokus dalam mengembangkan usahanya menjadi usaha kecil, menengah, dan besar.

Hari ini Kemenkeu menginisiasi program sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) dalam bentuk pemberian bantuan pinjaman bagi pelaku usaha kecil dan mikro bagi masyarakat desa.

Menkeu Sri Mulyani Bersama dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau program-program pemerintah antara lain pembiayaan Ultra Mikro , PAMSIMAS, dan Program Listrik Desa oleh PLN.
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Utang luar negeri Indonesia meningkat 7,2 persen pada Januari

Pertumbuhan ULN 7,2 persen (year on year/yoy) yang relatif stabil tersebut sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ULN pemerintah di tengah perlambatan pertumbuhan ULN swasta

Jakarta (ANTARA) – Utang luar negeri Indonesia meningkat 7,2 persen secara tahunan pada akhir Januari 2019 menjadi 383,3 miliar dolar AS atau setara dengan Rp5.404 triliun, berdasarkan asumsi kurs referensi Bank Sentral akhir Januari 2019.

Menurut Statistik Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia yang dilansir Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Jumat, utang luar negeri Indonesia hingga akhir Januari 2019 itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 190,2 miliar dolar AS dan utang swasta termasuk BUMN sebesar 193,1 miliar dolar AS.

“Pertumbuhan ULN 7,2 persen (year on year/yoy) yang relatif stabil tersebut sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ULN pemerintah di tengah perlambatan pertumbuhan ULN swasta,” tulis Bank Sentral dalam laporannya.

Adapun ULN pemerintah yang sebesar 187,2 miliar dolar AS atau tumbuh 3,7 persen (yoy) dipengaruhi oleh arus masuk dana investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) selama Januari 2019.

Aliran dana ke SBN itu, disebut BI, menunjukkan peningkatan kepercayaan investor asing terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

Sektor-sektor prioritas yang dibiayai melalui utang luar negeri pemerintah antara lain sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, sektor konstruksi, sektor jasa pendidikan, sektor administrasi pemerintah, pertahanan, dan jaminan sosial wajib, serta sektor jasa keuangan dan asuransi.

Sedangkan, utang luar negeri swasta melambat pada Januari 2019. Jumlah ULN swasta hanya meningkat 1,5 miliar dolar AS, atau tumbuh 10,8 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan tahunan Desember 2018 yang sebesar 11,5 persen (yoy).

“Perlambatan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan ULN sektor industri pengolahan dan sektor jasa keuangan dan asuransi yang melambat. Sementara itu, pertumbuhan ULN sektor pertambangan dan sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas (LGA) mengalami peningkatan dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya,” tulis Bank Sentral.

BI memandang struktur utang luar negeri Indonesia tetap sehat saat ini, yang terlihat dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di kisaran 36 persen.

Rasio tersebut, menurut Bank Sentral, masih berada di kisaran rata-rata negara dengan kapasitas ekonomi serupa (peers).

Di samping itu, struktur ULN Indonesia tetap didominasi ULN berjangka panjang yang memiliki pangsa 86,2 persen dari total ULN.

“Bank Indonesia dan Pemerintah terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan ULN dan mengoptimalkan perannya dalam mendukung pembiayaan pembangunan, dengan meminimalisasi risiko yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian,” ujar Bank Sentral.

Baca juga: Utang luar negeri naik menjadi Rp5.312 triliun

Baca juga: BI keluarkan aturan baru soal utang luar negeri perbankan

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Banyumas alokasikan Rp33,5 miliar untuk kenaikan gaji PNS

Purwokerto (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalokasikan anggaran sebesar Rp33,5 miliar untuk memenuhi kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) di wilayah itu, kata Kepala Badan Keuangan Derah (BKD) Kabupaten Banyumas Eko Prijanto.

“Anggaran sebesar Rp33,5 miliar itu merupakan kenaikan 5 persen untuk satu tahun,” katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat.

Ia mengatakan besaran anggaran tersebut sudah disesuaikan dengan rencana kenaikan gaji PNS sebesar 5 persen seperti yang tercantum dalam Undang-Undang APBN 2019. “Dalam mengalokasikan anggaran tersebut, kami mengikuti kebijakan nasional,” tegasnya.

Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut terkait dengan kenaikan gaji PNS tersebut.

Dia mengakui jika dalam pemberitaan media massa maupun informasi yang beredar di media sosial, kenaikan gaji PNS tersebut berlaku mulai bulan April 2019.

Selain itu, kata dia, dalam pemberitaan jupada bulan April juga akan dilakukan pembayaran rapel kenaikan gaji bulan Januari hingga Maret.

“Kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Jakarta. Kalau memang benar ada tugas untuk merapel, ya kami akan rapel tetapi kalau tidak ada ya tidak dirapel,” katanya.

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Kabupaten Banyumas, jumlah PNS yang bertugas di lingkungan Pemkab Banyumas mencapai kisaran 12.300 orang, sedangkan yang pensiun pada tahun 2019 sekitar 400 orang.

“Rata-rata setiap dua bulan ada 100 orang PNS yang pensiun,” kata Kepala BKDD Kabupaten Banyumas Achmad Supartono.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan bahwa pencairan kenaikan gaji PNS 2019 akan terealisasi pada April, dan mereka juga akan menerima rapelan kenaikan gaji dengan jumlah sekaligus yang dihitung mulai Januari 2019.

“UU APBN kan untuk (mulai) Januari. Untuk Mei dan selanjutnya dibayarkan tepat waktu pembayaran gajinya.” kata Menkeu di Jakarta, Rabu (13/3).

Sri Mulyani mengatakan kenaikan gaji PNS itu diatur dalam UU APBN 2019 yang disahkan pada Oktober 2018.

Dalam UU itu, kata dia, PNS mendapat kenaikan gaji pokok sehingga diperlukan peraturan pemerintah sebagai petunjuk hukum untuk melaksanakan perintah UU ini.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga menjelaskan bahwa kenaikan gaji PNS 2019 itu baru dibayarkan April, namun besarannya akan mencakup kenaikan gaji dari Januari-April. ***1***

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sri Mulyani: Pemerintah tetap waspada walau neraca perdagangan surplus

Nanti kita akan lihat statistiknya lebih dalam, tapi paling tidak dengan surplus ini memberikan suatu positive signal kepada kita…

Jakarta (ANTARA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan tetap waspada walau neraca perdagangan Februari 2019 mengalami surplus setelah defisit pada bulan sebelumnya.

“Kita akan tetap terus waspada. Kenapa? Karena ini positifnya karena dua-duanya negatif yaitu ekspor negatif 11,3 persen dan impornya turun lebih dalam lagi,” ujar Sri Mulyani di sela-sela kunjungannya meninjau program pemerintah di Kampung Pojok, Desa Sindang Sari, Serang, Banten, Jumat.

Menurut Sri Mulyani, harus diperhatikan faktor-faktor yang menyebabkan neraca perdagangan Februari surplus apakah karena faktor musiman atau lebih karena fundamental perekonomian Indonesia akibat dampak pelemahan ekonomi dunia.

“Kita juga harus lihat dampak dari penurunan impor itu apakah diganti dengan substitusi impor, sehingga seluruh kebutuhan bahan baku barang modal itu masih tetap berjalan,” katanya.

Apabila tidak ada substitusi impor, lanjut Sri Mulyani, hal tersebut berarti sektor-sektor produksi yang menggunakan bahan baku dan barang modal itu, akan mengalami dampak dari penurunan impor tersebut.

“Nanti kita akan lihat statistiknya lebih dalam, tapi paling tidak dengan surplus ini memberikan suatu positive signal kepada kita namun PR-nya masih banyak dan harus kita lakukan,” ujar Sri Mulyani.

Baca juga: BPS: Neraca perdagangan Februari 2019 surplus, meski ekspor turun

Baca juga: BPS: Ekspor industri turun bukan deindustrialisasi

Baca juga: BPS: Upah nominal harian buruh Februari 2019 naik

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah diprediksi menguat, terpicu surplus neraca perdagangan

Rupiah juga mendapatkan sentiment positif setelah lembaga peringkat dunia Fitch Rating…

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat ini diprediksi akan bergerak menguat didorong surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2019.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, Jumat, mengatakan sebelumnya memperkirakan rupiah menguat dengan surplus data neraca perdagangan Februari 2019  sekitar 200 juta dolar AS, namun ternyata pengumuman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) pagi ini  surplus lebih tinggi mencapai 330 juta dolar AS.

“Rupiah juga mendapatkan sentiment positif setelah lembaga peringkat dunia Fitch Rating mempertahankan peringkat surat utang Indonesia BBB dengan outlook stabil,” ujarnya.

Untuk dolar AS sendiri, lanjut Ahmad, pada hari ini diperkirakan akan melemah terhadap hampir semua mata uang kuat dunia. Hal tersebut didorong oleh melemahnya data penjualan rumah baru AS di bulan Januari sebesar minus 6,9 persen jauh di bawah ekspektasi sebesar minus 0,9 persen.

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

“Rupiah hari ini kemungkinan menguat ke level Rp14.200 hingga Rp14.277 per dolar AS,” katanya.

Pada pukul 10.17 WIB, nilai tukar rupiah masih melemah 19 poin menjadi Rp14.297 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.278 per dolar AS

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukan rupiah melemah menjadi Rp14.310 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.253 per dolar AS.

Baca juga: BPS: Neraca perdagangan Februari 2019 surplus, meski ekspor turun

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Baca juga: Harga minyak di Asia terbebani ancaman perlambatan ekonomi

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PLN tambah pembangkit listrik EBT di Pulau Flores

Kupang (ANTARA) – PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur menambah dua pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) yang memanfaatkan tenaga surya yaitu PLTS Maumere-Ropa-Ende di Pulau Flores berkapasitas 2×1 mega watt.

General Manager PT PLN Wilayah NTT, Ignatius Rendroyoko di Kupang, Jumat mengatakan, pengeoperasian PLTS tersebut ditandai dengan pendandatangan Tanggal Operasi Komsersial (COD) bersama PT Indo Solusi Utama selaku pihak yang membangun, pada Kamis (13/3) di Kupang.

“PLTS ini beroperasi secara efektif mulai hari ini dan akan memperkuat pasokan kelistrikan pada dua kabupaten di Pulau Flores,” kata Redroyoko.

Ia mengatakan, PLTS Maumere-Ropa-Ende berlokasi di dua tempat yaitu Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka dan Desa Popanda, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende.

Dijelaskannya, PLTS ini mampu menghasilkan energi listrik sebesar 2.634.500 kWh per tahun atau sebanding dengan penggunaan bahan bakar solar sebanyak 724.488 liter per tahun.

“Selanjutnya listrik yang dihasilkan dari PLTS ini akan disalurkan melalui jaringan distribusi 20 kilo Volt pada sistem Maumere dan sistem Ende,” katanya.

Menurut Redroyoko, pemanfaatan PLTS ini sebagai bentuk komitmen PLN bersama pemangku kepentingan lain dalam mengurangi emisi dan peningkatan energi baru terbarukan.

“Pemanfaatan energi baru terbarukan tentu akan selalu menjadi bagian dari prioritas kami di PLN dengan dua variable yakni bersumber dari tenaga matahari dan angin,” katanya.

Ia menambahkan, penambahan pasokan listrik diharapkan bisa mempercepat pembangunan ekonomi di daerah itu dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kurs rupiah melemah 17 poin, dekati Rp14.300/dolar

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah 17 poin menjadi Rp14.295 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.278 per dolar AS.

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Baca juga: Harga minyak di Asia terbebani ancaman perlambatan ekonomi

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Melemah tipis, dolar diperdagangkan di paruh atas 111 yen

Tokyo (ANTARA) – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) berpindah tangan di kisaran paruh atas 111 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Jumat pagi, sebagian besar sejalan dengan levelnya di New York semalam (Kamis).

Ketika pasar dibuka, dolar dikutip pada 111,75-76 yen dibandingkan dengan 111,65-75 yen di New York dan 111,59-60 yen di Tokyo pada Kamis (14/3) pukul 17.00 waktu setempat.

Euro, sementara itu, diambil pada 1,1306-1307 dolar dan 126,35-36 yen terhadap 1,1298-1308 dolar dan 126,21-31 yen di New York, serta 1,1323-1324 dolar dan 126,36-40 yen pada perdagangan Kamis (14/3) sore di Tokyo. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Baca juga: Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 174,67 poin

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Utang global sekarang berjumlah sekitar 240 triliun dolar AS, itu 100 dolar AS triliun lebih tinggi daripada sebelum krisis keuangan

Ottawa (ANTARA) – Meningkatnya utang global memperlambat pertumbuhan ekonomi dan membuat Kanada serta negara-negara lain di dunia lebih rentan terhadap periode ketidakstabilan keuangan lainnya, kata Deputi Gubernur Senior Bank Sentral Kanada, Bank of Canada (BOC), Carolyn Wilkins, Kamis (14/3).

Berbicara kepada audiensi profesional dan mahasiswa keuangan di Vancouver, ia mencatat bahwa sementara sistem keuangan global berada di tempat yang lebih baik daripada satu dekade yang lalu, ketidakpastian perdagangan dan risiko-risiko geopolitik lainnya dapat membuat hal itu keluar jalur.

“Utang global sekarang berjumlah sekitar 240 triliun dolar AS, itu 100 dolar AS triliun lebih tinggi daripada sebelum krisis keuangan,” kata Wilkins. Ia menambahkan, “Itu adalah headwind untuk pertumbuhan dan membuat kita rentan terhadap periode lain ketidakstabilan keuangan.”

Di sisi domestik, Wilkins mengatakan bahwa tingkat utang rumah tangga yang tinggi adalah “kerentanan keuangan domestik nomor satu kami,” tetapi kemudian menambahkan bahwa aturan hipotek (KPR) yang lebih ketat yang diperkenalkan tahun lalu telah meningkatkan kualitas pinjaman baru.

Rasio utang rumah tangga Kanada terhadap pendapatan melebar ke rekor 174 persen pada kuartal keempat 2018, Statistik Kanada mengatakan pada Kamis pagi (14/3).

Bank sentral Kanada – yang telah menaikkan suku bunga lima kali sejak Juli 2017 – tetap bersikap pasif dalam keputusan suku bunganya pekan lalu, memperingatkan ada “peningkatan ketidakpastian” tentang waktu kenaikan di masa depan dan menghapus susunan kata seputar perlunya kenaikan suku bunga ke rentang netral dari waktu ke waktu.

Nada yang lebih dovish mendorong pasar-pasar uang untuk memperhitungkan dengan kemungkinan penurunan suku bunga pada akhir tahun, dengan probabilitas yang melayang sekitar 35 persen menjelang pidato Wilkins. Wilkins tidak menyebutkan perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut pada Kamis (14/3).

Wilkins mengatakan bahwa resolusi jangka panjang untuk perang perdagangan AS-China saat ini diperlukan, karena konflik tersebut mengancam pertumbuhan di seluruh dunia.

“Dalam perang dagang, tidak ada yang mendapat untung dan semua orang merugi,” katanya, menambahkan penghentian tarif-tarif AS untuk baja dan aluminium juga akan menjadi bantuan selamat datang bagi Kanada dan negara-negara lain yang terkena dampak.

Pejabat AS pekan lalu mengatakan bahwa ada kemajuan dalam perundingan dengan China, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai kesepakatan dalam perang tarif saling balas, yang telah membebani pasar global selama berbulan-bulan. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lannya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena pound sterling memperpanjang kerugiannya setelah parlemen Inggris memilih untuk menunda Brexit, menyebabkan kekhawatiran di kalangan investor atas ketidakpastian baru tentang kesepakatan perceraian Inggris-Uni Eropa.

Inggris akan meminta Uni Eropa (UE) untuk menunda keberangkatannya dari blok itu sampai paling tidak 30 Juni, setelah anggota parlemen memberikan suara pada Kamis (14/3) di mana mereka juga menolak referendum kedua.

Perdana Menteri Theresa May sekarang akan memperbarui upaya untuk mendapatkan persetujuan Brexit yang dua kali ditolak oleh parlemen Inggris pada minggu depan. Dia memberi tekanan pada anggota parlemen pembangkang untuk mendukungnya dengan mengancam penundaan lebih lama jika mereka memberikan suara menentangnya.

Setelah seminggu yang sangat fluktuatif untuk pound, yang mencapai tertinggi sembilan bulan ketika anggota parlemen menolak meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan, perdagangan relatif tenang pada Kamis (14/3). Namun dorongan May untuk pemungutan suara lagi tentang kesepakatan Brexit menyiapkan panggung untuk pertarungan lain antara dirinya dan pemberontak euroceptics dan berarti lebih banyak ketidakpastian bagi investor.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1300 dolar AS dari 1,1329 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3236 dolar AS dari 1,3217 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7063 dolar AS dari 0,7090 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,74 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,03 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0041 franc Swiss dari 1,0032 franc Swiss, dan menguat menjadi 1,3323 dolar Kanada dari 1,3303 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Rupiah menguat seiring respon positif pasar atas ketidakpastian Brexit

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Setelah tertekan 2018, ekonom ini yakin pasar keuangan Indonesia kembali bergairah

Jakarta (ANTARA) – Ekonom Chatib Basri meyakini pasar keuangan Indonesia pada tahun ini akan kembali bergairah setelah pada 2018 tertekan imbas dari arus modal keluar karena bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunganya.

“Di dalam konteks ini, saya mau bilang ini akan membuat pasar keuangan di Indonesia kembali bergairah. Karena kalau The Fed menahan kenaikan suku bunga, maka arus modal akan kembali ke emerging market. Kalau arus modal kembali ke emerging market dia akan masuk di stock dan bond,” ujar Chatib saat diskusi ekonomi dan politik di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis.

Menteri Keuangan periode 2013-2014 menuturkan, tatkala The Fed pada akhir Desember 2018 mengatakan akan lebih bersabar untuk menaikkan suku bunganya, nilai tukar rupiah bisa menguat dari Rp15.120 menjadi Rp14.200, bahkan sempat ke Rp13.900. Ia sendiri meyakini tahun ini The Fed tidak akan menaikkan suku bunganya.

“Artinya, penguatan rupiah masih akan terjadi tahun ini karena kemungkinannya The Fed masih akan menaikkan suku bunga hanya satu kali atau bahkan menghentikannya tahun ini,” katanya.

Spekulasi pasar sendiri menilai The Fed masih akan menaikkan suku bunganya satu kali pada tahun ini. Apabila itu terjadi, maka Bank Indonesia diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga acuannya atau BI 7-Day Reverse Repo Rate di level 6 persen.

“Ada kemungkinan BI menaikkan satu kali lagi sebesar 25 basis poin, tapi saya tidak melihat hal itu,” ujar Chatib.

Selain penguatan rupiah, sikap dovish The Fed juga berdampak pada pasar obligasi Indonesia. Imbal hasil obligasi Indonesia tenor 10 tahun turun dari 8,4 persen jadi 7,9 persen. Ia mengatakan, jika Fed Fund Rate bertahan di sekitar 2,5 persen, imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun mungkin di sekitar 2,6 persen.

“Selisih dari spread swap transaction dolar AS dan rupiah itu 4 persen. Kemudian, marginnya 1 persen, jadi kalau di AS itu 2,6 persen mungkin obligasi 10 tahun kita akan di kisran 7,6 persen di tahun ini. Ini yang bisa menjelaskan mengapa bond market kita menjadi sangat bullish. Saya sangat bullish dengan sektor keuangan,” kata Chatib.

Ia menambahkan, jika The Fed mencoba menghentikan normalisasinya dan lebih bersabar dalam kebijakan suku bunganya, pada tahun ini rupiah akan mampu menguat di kisaran Rp13.900 hingga Rp14.000 per dolar AS, maka indikasinya portofolio investasi akan kembali ke Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Yang menarik apakah Bank Indonesia sudah bisa menurunkan suku bunganya? Dugaan saya, dengan kondisi current account deficit yang masih menganga, ruang untuk menurunkan suku bunga saat ini masih agak sulit,” ujarnya.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Proyek rel layang kereta api Medan – Bandara Kualanamu rampung dikerjakan

Medan (ANTARA) – PT Wika Beton menyelesaikan pemasangan box girder sehingga rel layang kereta api rute Medan – Bandara Kualanamu sepanjang 10,8 kilometer itu bisa dioperasikan April 2019.

Manajer proyek PT Wika Beton, Mukhtar Yunus,  di Medan, Kamis, mengatakan dengan selesainya seluruh pemasangan box girder, maka proyek rel itu sudah rampung.

Dia mengatakan itu usai pemasangan box girder terakhir rel layang kereta api Medan – Bandara Kualanamu itu.

“Tinggal Baltek (Balai Teknik Perkeretapian) dan PT KAI (Kereta Api Indonesia) yang menentukan jadwal kapan jalur itu dioperasikan.Menurut rencana jalur itu dioperasikan April,” ujarnya.

Mukhtar mengakui pengerjaan proyek jalur/rel layang kereta api itu dilakukan penuh kehati-hatian.

“Pengerjaan dilakukan ekstra hati – hati karena pembangunan dilakukan di atas jalur kereta api yang aktif dan termasuk jalan raya,” katanya.

Pembangunan seperti pemasangan box girder membutuhkan standar keamanan yang lebih ketat agar tidak ada “kecelakaan”.

Pejabat Pembuat Komitmen Medan 1 Baltek Perkeretaapian Kemenhub RI, Fahrul Rifai Hasibuan menyebutkan, pengerjaan proyek rel layang kereta api itu totalnya udah 96 persen.

“Dengan selesai pemasangan box girder, maka proyek itu segera diserahkan ke KAI.Diharapkan Aptil 2019, rel layang itu sudah bisa dioeperasikan PT KAI,” katanya.

Fahrul Rifai Hasibuan menegaskan 
dengan beroperasinya rel layang , maka nantinya akan mengurangi 42 frekuensi lalu lintas kereta api dari dan ke Bandara Kualanamu per harinya melalui jalur bawah.

Dengan demikian, katanya, proyek rel kereta api layang yang pertama di Sumatera itu yang dimulai sejak 2015 akan mampu menekan angka kemacatan lalu lintas di jalan raya.***1***

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BI : Penegasan peringkat Fitch bukti ketahanan ekonomi Indonesia

Jakarta (ANTARA) –
Bank Indonesia memandang penegasan peringkat utang Indonesia dari Fitch Ratings menjadi BBB dengan prospek (outlook) stabil merupakan pengakuan atas ketahanan eksternal ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mengafirmasi peringkat utang Indonesia untuk “sovereign credit rating” pada level BBB prospek stabil (Investment Grade/Layak Investasi) per 14 Maret 2019.

“Itu merupakan keyakinan lembaga pemeringkat utang atas perekonomian Indonesia dan resiliensi sektor eksternal Indonesia di tengah kondisi ekonomi global yang masih dipenuhi ketidakpastian,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Ke depan, Bank Sentral akan tetap konsisten menempuh bauran kebijakan untuk memperkuat stabilitas eksternal dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

“Untuk itu, koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait juga akan terus dipererat,” kata Perry.

Beberapa faktor yang mendukung keputusan tersebut, ujar Perry, adalah prospek pertumbuhan ekonomi yang baik dan beban utang pemerintah yang relatif rendah di tengah tantangan ketergantungan terhadap sumber pembiayaan eksternal dan juga penerimaan pemerintah yang rendah Perry memandang prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia terus menunjukkan penguatan dibandingkan dengan negara-negara dengan kapasitas ekonomi serupa (peers).

Permintaan domestik diperkirakan tetap baik di tengah kinerja ekspor yang terbatas karena permintaan global yang melambat. Konsumsi dan investasi tetap menjadi sumber utama pertumbuhan seiring dengan adanya bonus gaji pegawai negeri sipil, peningkatan dana bantuan sosial, dan pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur khususnya oleh BUMN.

Dari sisi eksternal, “sovereign credit” Indonesia diyakini tetap aman dan memadai dalam menghadapi kemungkinan terjadinya pergerakan nilai tukar yang cukup signifikan. Hal itu bisa saja terjadi jika otoritas moneter Amerika Serikat kembali melakukan pengetatan kebijakan moneter pada akhir tahun.

Dia menambahkan rendahnya beban utang pemerintah dibanding negara-negara lain menjadi faktor peredam tekanan sementara.

Inflasi Indeks Harga Konsumen secara rata-rata diperkirakan mencapai 3,4 persen di 2019 dan suku bunga kebijakan diperkirakan tidak akan berubah.

Hal ini sejalan dengan tujuan BI untuk memperkuat stabilitas eksternal dengan mengendalikan defisit neraca berjalan dan menjaga daya tarik aset keuangan Indonesia. Perry menuturkan BI akan menempuh pelonggaran kebijakan makroprudensial dalam waktu dekat.

Pada sisi fiskal, pengurangan defisit fiskal menjelang pelaksanaan Pemilu 2019 menunjukkan sikap konservatif Indonesia di bidang kebijakan fiskal.

“Defisit fiskal tercatat 1,8 persen dari PDB pada tahun 2018 atau lebih rendah daripada defisit fiskal pada 2017 yang mencapai 2,3 persen, sebagian besar ditopang pertumbuhan penerimaan yang tinggi serta upaya untuk memperbaiki penerimaan pajak,” ujar dia.

Baca juga: BI: kenaikan peringkat “Fitch” cermin stabilitas terjaga
Baca juga: BI: penetapan dari Fitch tingkatkan keyakinan investor

 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia-Djibouti sepakat bentuk perjanjian dagang istimewa

… kami menyampaikan usulan untuk mengadakan preferential trade agreement, dan itu langsung di-iya-kan, disambut baik oleh PM Djibouti…

Jakarta (ANTARA) –  

Wakil Presiden, Jusuf Kalla (kanan), dan Perdana Menteri Djibouti, Abdoulkader Kamil Mohamed, bicara kepada pers, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (14/3/2019). (ANTARA/Fransiska Ninditya) Pemerintah Indonesia mengusulkan perjanjian dagang istimewa atau preferential trade agreement dengan Djibouti, menyusul kunjungan kehormatan PM Djibouti, Abdoulkader Kamil Mohamed, ke Indonesia.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan, usulan itu disampaikan langsung Wakil Presiden, Jusuf Kalla, kepada Mohamed, dalam pertemuan Kalla-Mohamed, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis.

“Perdagangan kita banyak sekali yang melalui Djibouti; dengan penduduk sekitar 1 juta (orang), perdagangan kita itu sudah lebih 200 juta (dolar AS). Oleh karena itu tadi kami menyampaikan usulan untuk mengadakan preferential trade agreement, dan itu langsung di-iya-kan, disambut baik oleh PM Djibouti,” kata Marsudi, usai mendampingi Kalla, dalam pertemuan Kalla-Mohamed.

Marsudi menyatakan, Djibouti menjadi salah satu negara yang dilalui jalur perdagangan Indonesia ke Afrika, sehingga menjadi penting bagi kedua negara untuk memiliki perjanjian dagang tersebut.

“Ada keperluan kita untuk membuat satu pengaturan perdagangan, sehingga barang-barang kita yang masuk ke dan melalui Djibouti itu tidak kena tarif yang cukup besar,” jelasnya.

Djibouti sejak dulu menjadi salah satu pelabuhan penting dunia dan turut menentukan perekonomian global di Afrika timur. Posisinya juga penting dalam konteks pertahanan global, di antaranya menjadi persinggahan penting kapal-kapal perang banyak negara di perairan Afrika timur itu.

Selain perjanjian dagang, Kalla dan Mohamed juga sepakat menjajaki kerja sama di bidang pengembangan pelabuhan, sesuai dengan rekomendasi pada Indonesia-Africa Forum 2018 lalu.

“Jadi (kerja sama) antara Pelindo kita dengan otoritas pelabuhan yang ada di sana (Djibouti), Pak Wapres mengingatkan bahwa akan lebih baik apabila hal itu juga dapat ditindaklanjuti,” kata Marsudi.

Kalla menerima kunjungan kehormatan Mohamed di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, untuk membicarakan upaya penguatan hubungan bilateral kedua negara.

“Baru saja kita bicara dengan Perdana Menteri Djibouti tentang hubungan dan juga langkah-langkah yang baik untuk meningkatkan hubungan antarkedua negara,” kata Kalla usai pertemuan tertutup mereka.

Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ditjen Pajak catat pelaporan SPT gunakan “e-filing” capai 92 persen

Kami akan membuka layanan di kantor hingga Sabtu (30/3/2019), tapi wajib pajak tetap bisa menggunakan e-filing, kapan saja dan tidak tergantung waktu

Jakarta (ANTARA) – Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyatakan sebanyak 92 persen pelaporan surat pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan hingga pertengahan Maret 2019 telah dilakukan secara elektronik atau e-filing.

“Dari 5,97 juta SPT, sebanyak 92 persen e-filing, jadi terbukti bahwa e-filing sangat membantu masyarakat untuk menyampaikan SPT,” kata Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Hestu Yoga Saksama di Jakarta, Kamis.

Sistem e-filing merupakan cara penyampaian SPT tahunan secara elektronik yang dilakukan secara daring (online) dan sewaktu-waktu (real time) melalui internet pada website Direktorat Jenderal Pajak.

Terdapat keuntungan dari sistem ini dibandingkan pelaporan manual yaitu lebih cepat karena tidak perlu ke kantor pajak dan menghindari antre serta lebih nyaman karena dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Selain itu, sistem ini lebih mudah karena sudah dilengkapi dengan fitur auto-calculation sehingga jumlah pajak yang terutang serta status laporan dapat langsung diketahui.

Hestu menambahkan tingginya penggunaan sistem elektronik ini karena wajib pajak telah menyadari kemudahan dari e-filing dan tidak perlu lagi hadir ke kantor pelayanan pajak untuk menyampaikan dokumen kertas.

Dalam kesempatan ini, Hestu ikut mengimbau wajib pajak orang pribadi segera menyampaikan kewajiban penyampaian SPT menggunakan e-filing untuk menghindari gagal lapor atau server overload.

Untuk itu, ia meminta wajib pajak yang telah memiliki dokumen pendukung seperti bukti potong pajak penghasilan segera melapor dan tidak perlu menunggu batas akhir 31 Maret 2019.

“Kami akan membuka layanan di kantor hingga Sabtu (30/3/2019), tapi wajib pajak tetap bisa menggunakan e-filing, kapan saja dan tidak tergantung waktu,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pajak mencatat realisasi pelaporan SPT wajib pajak hingga pertengahan Maret 2019 telah mencapai 5,97 juta atau tumbuh 10,7 persen dari periode sama 2018 sebesar 5,4 juta.

Sementara itu, jumlah wajib pajak terdaftar wajib SPT pada 2019 mencapai 18,3 juta wajib pajak, meningkat dibandingkan periode 2018 sebesar 17,6 juta wajib pajak.

Baca juga: DJP: realisasi pelaporan SPT dekati enam juta
Baca juga: Menkeu harapkan kepatuhan lapor SPT capai 85 persen

Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah terkoreksi turun setelah penguatan tiga hari beruntun

Pelemahan rupiah dipengaruhi faktor eksternal yaitu terkait isu Brexit dan juga pelemahan yuan

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah, yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, terkoreksi turun setelah mengalami penguatan dalam tiga hari terakhir secara beruntun.

Kurs rupiah sore ini melemah 13 poin menjadi Rp14.278 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.265 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis, mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi faktor eksternal yaitu terkait isu Brexit dan juga pelemahan yuan.

“Anggota parlemen Inggris memilih untuk menolak meninggalkan Uni Eropa tanpa perjanjian penarikan. Sementara, Yuan juga turun setelah rilis data output pabrik di bawah perkiraan,” ujarnya.

Sementara itu, Washington menargetkan untuk memotong ekspor minyak mentah Iran sekitar 20 persen menjadi di bawah satu juta barel per hari yang mengakibatkan harga minyak mentah dunia kembali menguat.

“Ini akan berpengaruh terhadap membengkaknya neraca perdagangan Indonesia karena impor BBM yang dengan sendirinya akan lebih mahal dan membutuhkan dolar AS yang lebih besar,” katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan merilis data perdagangan internasional Indonesia periode Februari 2019 pada Jumat (15/3/2019) pagi.

Prediksi para analis memperkirakan ekspor terkontraksi alias minus 4,26 persen (yoy), impor naik tipis 0,4 persen, dan neraca perdagangan minus 841 juta dolar AS.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada Kamis pagi dibuka menguat Rp14.240 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.240 per dolar AS hingga Rp14.280 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.253 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.269 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah menguat seiring respon positif pasar atas ketidakpastian Brexit
Baca juga: Didorong peningkatan bursa global, IHSG ditutup menguat 0,56 persen
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kantor Kepresidenan: Indonesia punya empat dana abadi pada 2020

Yang ada saat ini, baru dana abadi pendidikan, nanti tahun depan kita akan punya empat dana abadi

Jakarta (ANTARA) – Kantor Staf Kepresidenan menyebutkan Indonesia akan memiliki empat jenis dana abadi untuk berbagai kebutuhan mulai dari pendidikan hingga pengembangan kebudayaan pada 2020.

“Yang ada saat ini, baru dana abadi pendidikan, nanti tahun depan kita akan punya empat dana abadi,” kata Deputi II Kantor Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho dalam diskusi Membangun Karakter dan Mental SDM Indonesia di Kantor Staf Kepresidenan, Gedung Eks Bina Graha Jakarta, Kamis.

Ia menyebutkan dana abadi lainnya adalah dana abadi kebudayaan. Dana abadi itu ditujukan untuk pengembangan kebudayaan yang akan dimulai dengan jumlah Rp5 triliun.

Tiga dana abadi lainnya yaitu dana abadi pendidikan, dana abadi riset, dan dana abadi perguruan tinggi. Dana abadi riset akan dimulai dengan jumlah Rp1 triliun dan akan naik hingga Rp50 triliun.

Sementara dana abadi pergururuan tinggi ditujukan untuk mendorong perguruan tinggi di Indonesia naik peringkat di kancah internasional.

Diskusi media itu juga menghadirkan narasumber Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Rosarita Niken Widyastuti yang juga merupakan Sekjen Kemkominfo.

Narasumber lain yaitu Deputi V Kemenko PMK I Nyoman Shuida, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Aksesibilitas Marjuki, dan Deputi IV Kemenpora Chandra Bekti.

Sementara itu mengenai pengangguran, Yanuar mengatakan orang menganggur bukan saja karena tidak tersedia lapangan kerja, tetapi juga kemampuan (skill) yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri.

“Apa yang dibutuhkan industri tidak ada pada tenaga kerja yang dihasilkan,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, Pemerintahan Jokowi-JK fokus pada pendidikan vokasi untuk menyiapkan angkatan kerja ke era baru.

“Beliau mendorong perguruan tinggi dan kampus beradaptasi dan menghasilkan lulusan yang siap bekerja,” kata Yanuar.

Baca juga: Kemristekdikti usul adanya dana abadi penelitian
Baca juga: Pemerintah siapkan Perpres dana abadi pendidikan

 

Pewarta: Agus Salim
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019