Ekonom: Rupiah menguat seiring kemajuan kesepakatan dagang AS-China

Hari ini rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.000 per dolar AS hingga Rp.14.050 per dolar AS

Jakarta (ANTARA News) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi bergerak menguat seiring kemajuan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan China.
   
“Presiden AS Donald Trump melakukan ciutan via Twitter pada akhir pekan lalu untuk menunda penerapan kenaikan tarif 25 persen untuk barang-barang impor China senilai 200 miliar AS yang semestinya pada 1 Maret mendatang, seiring dengan kemajuan pembicaraan dagang antara AS-China yang sedang berlangsung secara intensif,” kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin
   
Sebelumnya, pada 22 Februari 2019. Presiden Trump telah bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China Liu Hie dan akan melanjutkan pertemuan dengan Presiden China XI Jinping pada akhir Maret di Florida. 
   
Dari pembicaraan saat ini, diperoleh kesepakatan China akan membeli barang-barang dari AS senilai 1,2 triliun dolar AS.
   
Menurut Lana, kesepakatan tersebut memberikan sentimen positif terhadap pasar global dan mengurangi ketidakpastian pertumbuhan ekonomi global.
   
“Hari ini rupiah kemungkinan menguat ke level Rp14.000 per dolar AS hingga Rp.14.050 per dolar AS,” ujar Lana.
   
Hingga pukul 9.50 WIB, nilai tukar rupiah masih bergerak menguat 53 poin menjadi Rp14.005 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.058 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Senin pagi menguat jadi Rp14.005 per dolar
Baca juga: Trump akan tunda kenaikan tarif barang China setelah perundingan perdagangan
Baca juga: Yuan China menguat jadi 6,7131 terhadap dolar AS
Baca juga: Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di paruh atas 110 yen

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019