Dolar sedikit menguat setelah testimoni Ketua Bank Sentral AS

New York (ANTARA News) – Kurs dolar AS sedikit lebih kuat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor terus mencerna testimoni dari pejabat utama bank sentral AS.

Ketua Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed)  Jerome Powell mempresentasikan hari kedua kesaksiannya di depan Komite Jasa-jasa Keuangan DPR AS pada Rabu (27/2), mengatakan bank sentral akan mengumumkan rencana mengakhiri kelebihan atau surplus neraca “secepatnya”.

Sementara mengatakan The Fed memandang kondisi-kondisi ekonomi saat ini sebagai sehat dan prospeknya baik, Powell juga memperingatkan “beberapa arus lintas dan sinyal-sinyal yang saling bertentangan” selama beberapa bulan terakhir dalam kesaksiannya pada Selasa (26/2) kepada Komite Perbankan Senat.

Baca juga: Defisit perdagangan AS dalam barang naik 12,8 persen pada Desember

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,15 persen menjadi 96,1529 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1370 dolar AS dari 1,1396 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3308 dolar AS dari 1,3273 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7140 dolar dari 0,7193 dolar.

Dolar AS dibeli 111,03 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,52 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0010 franc Swiss dari 0,9990 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3148 dolar Kanada dari 1,3167 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Harga emas jatuh, tertekan penguatan dolar

Baca juga: Harga minyak naik dua persen, stok AS jatuh dan OPEC abaikan Trump

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019