Dolar melemah di tengah penguatan pound

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) di tengah kenaikan besar dalam mata uang pound Inggris.

Anggota parlemen Inggris memberikan suara dengan margin 43, mengkonfirmasi keputusan mereka untuk menolak Brexit tanpa kesepakatan pada Rabu (13/3).

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1329 dolar AS dari 1,1296 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3217 dolar AS dari 1,3084 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7090 dolar AS dari 0,7087 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,03 yen Jepang, lebih rendah dari 111,27 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0032 franc Swiss dari 1,0069 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3303 dolar Kanada dari 1,3362 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas melonjak 11,20 dolar AS tembus tingkat pskologis

Baca juga: Minyak naik sekitar dua persen setelah pertumbuhan pasokan melemah

Baca juga: Wall Street ditutup lebih tinggi, investor pantau gerakan saham Boeing
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019